Sebuah pepatah mengatakan, usaha keras tak akan mengkhianati hasil yang didapat. Meski terdengar sepele, perjuangan tanpa kenal kata menyerah yang dilakukan secara ikhlas, secara perlahan pasti akan menemui kesuksesannya sendiri. Hal inilah yang terjadi pada sosok pria yang satu ini. Meski pernah mengenyam pendidikan tinggi, ia tak malu melakoni pekerjaan sebagai seorang pemulung sampah.

Bahkan, dari pekerjaan tersebut, pria yang pernah mengenyam pendidikan teknik sipil ini, mampu menyekolahkan kelima anaknya. Beberapa diantaranya ada yang menempuh pendidikan di sebuah perguruan tinggi ternama di Kota Bogor. Seperti apa rahasia sukses dari sosok pria tersebut, simak ulasan berikut.

Seorang sarjana yang menjadi pemulung sampah

Pemulung yang pernah berkuliah teknik sipil [sumber gambar]
Pria bernama Beni tersebut, tergolong sosok luar biasa yang sangat inspiratif. Ia seolah tak malu meski melakoni pekerjaan sebagai seorang pemulung sampah. Padahal, Beni merupakan sosok terpelajar yang pernah mengenyam pendidikan tinggi hingga jenjang sarjana. Pada 1994 silam, ia tak lagi sempat mengurus ijazah teknik sipilnya hingga saat ini. Alhasil, ia tak pernah mendapatkan gelar sarjana tersebut. Namun begitu, Beni ternyata masih mampu melanjutkan kisah hidupnya hingga saat ini meski hanya sebagai pemulung sampah.

Sukses sekolahkan anak hingga jenjang perguruan tinggi

Ilustrasi suskes kuliahkan anak [sumber gambar]
Dengan pendapatan Rp 25 ribu per hari, Beni sukses menyekolahkan anak-anaknya hingga ke perguruan tinggi. Dari kelima buah hatinya tersebut, yang tertua masih menempuh pendidikan di Institut Pertanian Bogor. Sedangkan yang terkecil, masih duduk di bangku SMP. Yang mengesankan, meski pendapatannnya tergolong minim, Beni masih sanggup menyisihkan sebagian dari rezekinya tersebut untuk biaya pendidikan anak-anaknya. Salut ya Saboom!

Semangat hidupnya yang patut ditiru

Semangat hidupnya patut untuk ditiru [sumber gambar]
Hidup menggelandang di jalanan sebagai pemulung, tak lantas memupus asa Beni untuk berhenti berharap. Ia rela tidur di jalanan setiap hari asalkan kelima anaknya bisa bersekolah setinggi-tingginya dan hidup layak di masa depan. Ia akan tetap melakoni pekerjaannya sebagai pemulung sampah, hingga sang anak menjadi orang yang sukses. Wah, patut ditiru nih semangatnya!

Meski melakoni pekerjaan yang selama ini sering dianggap sebelah mata, Beni ternyata sukses menyekolahkan anaknya hingga perguruan tinggi. Mengejutkan bukan? Dengan pendapatan yang tergolong minim, ia seolah tak menyerah dalam setiap usahanya. Semangat hidup dan harapan besar kepada sang anak-lah, yang menjadi jalan kesuksesan pada dirinya.