“Apa yang ditanam hal itulah yang dipetik” agaknya menjadi satu pepatah yang tepat untuk menggambarkan nasib Daniel Correa. Pasalnya, setelah melakukan hal senonoh terhadap istri orang, ia harus rela merenggang nyawa dengan keadaan tragis. Bahkan sebelum kematiannya korban sempat merasakan penyiksaan sampai ajal menjemputnya untuk pergi ke dunia berbeda.

Kasus ini sendiri juga sempat menghebohkan jagad sepak bola di Negeri Samba lantaran meninggalnya Correa ini sebelumnya tidak pernah terbayangkan. Selain itu kondisi saat meninggal dalam kondisi yang mengenaskan juga menyimpan duka ke beberapa insan bola Brasil. Lalu seperti apakah kisah Daniel Correa yang mati dalam keadaan tragis tersebut? Temukan jawabannya di ulasan berikut ini.

Penyebab Daniel Correa dihabisi dengan keadaan keji

Perilaku Daniel Correa [Sumber Gambar]
Seperti telah diungkapkan di awal tadi perilaku buruk Correa lah yang menyebabkan ia harus merasakan hal ini. Melansir laman CNN Indonesia, pemain 24 tahun merenggang nyawa dengan keadaan tragis disebabkan lantaran sebelumnya ia mencoba memperkosa istri Edson Brittes Junior. Singkat cerita, ketika selepas acara pesta ulang tahun, Correa yang seharusnya pulang kediamannya malah mencoba untuk menduri pasangan orang lain. Edson yang mengetahui perilaku tidak terpuji tersebut langsung melempar pelaku keluar sambil menghajar punggawa Sao Bento tersebut.

Correa meninggal dengan kepala dan kemaluan di potong

Ilustrasi Correa Meninggal [Sumber Gambar]
Melanjutkan apa yang telah diungkap di ulasan tadi, dalam keadaan marah dan mestinya gelap mata ternyata membuat Edson tidak puas dengan hanya mengajar pelaku dengan pukulan saja. Ia juga melakukan praktek mutilasi terhadap Correa untuk melampiaskan amarahnya. Melansir laman Marca yang dikutip dari Viva.com saat ditemukan mayat Correa dalam kondisi mengenaskan dengan kepalanya dipenggal dan kemaluannya dipotong dan dibuang di semak-semak. Melihat peristiwa tersebut bisa terbayangkan sobat Boombastis bagaimana marahnya seorang Edson.

Pesan terakhir Correa sebelum meninggal dunia

Correa Sao Paulo [Sumber Gambar]
Kendati tidak mampu untuk menyelamatkan diri, namun pemain berposisi sebagai gelandang ini masih sempat menuliskan sebuah pesan terakhirnya. Melansir Liputan6, ia berujar lewat sebuah pesan di WhatsApp kepada temannya, kalau akan memakan ibu yang dari gadis yang berulang tahun (Istri Edson). Tidak hanya itu, sebelum melakukan tindakan senonoh ia juga sempat mengirim foto dengan posisi berbaring disebelah nyonya Edson tersebut. Berkaca dari hal tersebut pepatah apa yang ditanam itulah diperoleh memang pantas untuk diberikan kepada pemain pinjaman Sao Paulo tersebut.

Kematiannya lebih tenar dari kariernya

daniel correa freitas berlaga [Sumber Gambar]
Berbicara tentang Daniel Correa, ternyata apa terjadi pada dirinya tersebut lebih tenar dari kariernya bersama kesebelasan Sao Bento. Bermain di kompetisi kasta kedua Brasil bisa dikatakan namanya tidaklah mentereng. Bahkan ia juga merupakan pemain yang dilabeli terbuang lantaran tidak mampu menembus skuad utama klub Sao Paulo. Selain itu, tim yang dibelanya kini juga bertengger di posisi 10 klasemen dari 12 perserta. Hal ini membuat sangat berpeluang untuk terdegradsi ke kompetisi lebih rendah lagi.

Begitulah sobat kisah mengenai Daniel Correa. Apa yang dialaminya adalah bukti kalau kebajikan mesti akan berujung kepada hal buruk. Jadi, untuk sahabat-sahabat Boombastis marilah berbuat hal-hal positif agar apa yang kita tuai juga hasil yang baik pula. Semoga tenang di sana Correa dan kasus ini tidak akan terulang kembali di dunia sepak bola.