Selama ini, para prajurit yang tergabung dalam TNI baik angkatan darat, laut, atau udara, mereka masuk dalam daftar pasukan yang paling ditakuti. Hal tersebut tak lain karena sang prajurit ini sudah memiliki sejumlah latihan keras sehingga tampak tak memiliki rasa takut lagi dalam dirinya. Mereka juga kerap diterjunkan untuk menyelesaikan misi-misi berat yang sedang dihadapi Indonesia.

Tetapi, namanya juga manusia biasa, selihai apapun pasti ada titik di mana mereka akan menemukan waktu-waktu sulit selama bertugas. Nah, dalam bahasan kali ini, Boombastis.com akan mengulas tentang kisah para tentara yang hilang selama mereka mereka diterjunkan dalam sebuah misi.

Hilang selama seminggu dalam pelatihan di hutan Ranca Upas

Sebelum dinyatakan resmi sebagai prajurit TNI, para siswa terlebih dahulu melewati latihan fisik dan mental, salah satunya adalah upaya pelolosan diri yang berlokasi di hutan lindung Ranca Upas Bandung bagi calon TNI AU. Ada kisah unik di sini, di mana ketika proses tersebut salah satu dari mereka bersembunyi di bawah jembatan yang konon angker. Ia dinyatakan hilang selama tuju hari dan tidak bisa ditemukan oleh para senior pelatih.

Kisah anggota yang dicari selama 7 hari [Sumber gambar]
Usut punya usut, si calon prajurit ini mengaku bahwa ia tersesat di sebuah keraton. Di sana ia disajikan makanan enak, diberi uang dan emas. Anehnya, saat hendak menunjukkan emas yang ia peroleh, yang ada hanya daun dan batu kerikil. Menurut warga sekitar, Ranca Upas memang dulunya hutan belantara yang dipenuhi oleh makhluk buas.

Hilangnya anggota TNI pemadam kebakaran di hutan Riau

Cerita ini pernah dimuat dalam detik.com dan diceritakan oleh Kasrem 031 Wira Bima, Kol CZI I Nyoman. Pada tahun 2016 lalu, 5 anggota TNI Denrudal, Pratu Wahyudi diterjunkan untuk melakukan aksi pemadaman kebakaran lahan dan kawasan hutan belantara Desa Pasir Putih Kecamatan Bagan Sinembah , Kab Rokan Hilir (Rohil) Riau. Setelah usai menjalankan misi, di tengah jalan pulang mereka menyadari jika ada salah satu anggota yang hilang.

Pratu Wahyudi yang tewas di hutan Riau [Sumber gambar]
Pencarian pun dilakukan namun tak membuahkan hasil. Saat ditelepon, si anggota mengatakan bahwa ia berada di atas pohon. Sayangnya, tak ada satu pun yang melihat dirinya. Saat diteriaki juga tidak ada balasan, padahal si tentara tersebut mengaku bahwa ia mendengar sahutan teman-temannya dan sudah balas berteriak. Aneh saja, suaranya tidak bisa terdengar oleh 4 rekannya. Enam hari setelahnya, ia ditemukan tewas di bawah pohon besar –yang sudah bolak balik dilewati tim pencari sebelumnya. Menurut warga sekitar hutan tersebut memang angker dan penuh aroma mistis.

Cerita prajurit Kopassus hilang di belantara Papua

Papua memiliki medan hutan yang sangat sulit karena masih berupa belantara yang juga dikelilingi banyak pegunungan. Cerita kali ini dikutip dari okezone.com, dan diceritakan oleh Iwan Santosa dan E.A Natanegara dam buku Kopassus untuk Indonesia. Ia menceritakan bahwa seorang prajurit bernama Selvanus (nama samaran) pernah mengalami kisah mistis saat bertugas di hutan Papua. Ketika itu, ia ditempatkan sebagai komandan pos di Timika yang waktu itu sangat rawan karena keberadaan pentolan Organisasi Papua Merdeka (OPM), Kelly Kwalik dan Thadeus Yogi.

Prajurit Kopassus di hutan Papua [Sumber gambar]
Ia ditugaskan untuk menggerebek markas OPM yang harus ditempuh dengan 6 hari jalan kaki. Di tengah perjalanan itulah Selvanus hilang, saat ia menyeberangi sungai malah masuk ke air terjun yang tidak ia ketahui. Selama beberapa hari, antara sadar dan tidak ia merasa sudah berada di alam lain. Selvanus dinyatakan hilang selama 18 hari, sebelum kemudian ditemukan oleh warga Timika.

Dinyatakan hilang di laut, 4 orang TNI ini akhirnya selamat

Kali ini tidak berhubungan dengan hal mistis seperti kisah sebelumnya, melainkan hilang di laut karena perahu yang mereka tumpangi mengalami masalah teknis. Hilang pada 10 Agustus 2017, empat orang anggota TNI Angkatan Darat dinyatakan hilang. Seperti dilansir dari Liputan6.com, mereka terombang-ambing di tengah laut selama 24 jam, sudah mendayung tetapi tak kuat melawan arus air.

Prajurit TNI yang selamat dari laut [Sumber gambar]
Di sinilah kemampuan mereka sebagai TNI layak diapresiasi. Para tentara ini memanfaatkan minyak di tangki atau jeriken dan kertas, lalu dinyalakan untuk membuat cahaya atau signal untuk diketahui tim Basarnas yang ketika itu melakukan pencarian. Alhasil, cara ini cukup bekerja dan membuat mereka bisa diselamatkan sehari setelahnya.

Kisah para tentara yang hilang ini memang nyata adanya. Mungkin bukan merupakan hal aneh jika mereka yang bergumul dengan kehidupan di hutan bisa saja diculik atau disembunyikan oleh penghuni dari dunia lain. Karena beberapa hutan di Indonesia memang dikenal oleh masyarakat sekitar tempat hunian yang angker dan punya aura mistis.