Tak hanya guru, ada banyak sekali pahlawan tanpa tanda jasa yang ada di sekeliling kita. Mereka memang kadang tak terlihat karena pekerjaannya yang lebih sering dianggap remeh. Contoh saja, tukang sampah. Walaupun pekerjaan ini bergelut dengan segala macam jenis barang sisa, tanpa tukang sampah hidung kita tentu akan sangat terganggu.

Selain tukang sampah, profesi sedot WC juga layak disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Mungkin saat disebut sedot WC, kita sudah mual terlebih dahulu membayangkannya, nah, apalagi mereka yang malakoninya bukan? Pekerjaan menyedot tinja atau memperbaiki toilet tersumbat sekilas memang mudah, namun nyatanya tak semua orang mampu melakukannya loh.

Penyedot WC haruslah berpengalaman

Dalam sebuah video yang diunggah oleh Vice Indonesia, Boombastis.com mencoba meringkas cerita dari seorang penyedot tinja bernama Aan Kuntoro. Ia sudah memiliki brand tersendiri yang dinamakan Sedot WC Aan Jaya. Pak Aan menceritakan bahwa pertama kali terjun ke dunia sedot WC karena ia ingin bekerja tanpa banyak aturan. Akhirnya, pada tahun 2011, dirinya bekerja sebagai sopir tangki tinja. Ia mengatakan bahwa pekerjaan menyedot WC bukan cuma main sedot saja, tetapi harus punya pengalaman.

Profesi tukang sedot WC [Sumber gambar]
Melakoni pekerjaan sebagai tukang sedot limbah tinja ternyata juga harus kreatif. Jika selama ini kamu sering menjumpai iklan sedot WC di tiang listrik, pak Aan mengatakan bahwa itu hanyalah satu dari banyak opsi cara mengiklankan jasa. Metode seperti itu sendiri tak selamanya berjalan lancar, karena itu pula ia memilih untuk membangun website.

Pekerjaan berat dengan bayaran rendah

Persoalan uang yang didapat dari melakoni pekerjaan ini jangan ditanya berapa banyaknya. Seperti yang ada di channel Anak Kampung TV, untuk satu lubang hanya dihargai 300-400 ribu rupiah saja. Jumlah tersebut sangat rendah jika dibandingkan dengan duka yang dialami oleh para penyedotnya. Kembali ke cerita pak Aan, ia mengatakan bahwa bau tinja sangat khas dan menusuk hidung, ya bisa dibayangkan sendiri, Sahabat. Berbeda lagi jika sudah sekian lama, warnanya sudah menghitam dan baunya seperti bau got.

Ketika sedang menjalankan tugasnya, tentu ada beragam benda yang ditemukan, mulai dari tissue hingga pembalut. Menurutnya, faktor tersebutlah yang paling sering membuat toilet tersumbat. Pak Aan pernah mandi air tinja karena kesalahan yang ia lakukan selama proses penyedotan. Namun, walaupun begitu ia mengatakan bahwa semua hanya butuh proses dan kesabaran. Selama ikhlas, pekerjaan apapun akan terasa lebih ringan.

Ke mana tinja tersebut dibuang?

Nah, pertanyaan yang enggak kalah buat penasaran adalah, ke mana tinja-tinja yang disedot tersebut dibuang? Melansir video merdeka.com, unit akan membawa tinja ke tempat pembuangan akhir, di mana tinja akan dikelola dengan dua cara, manual dan menggunakan mesin. Dalam proses ini akan ada pemisahan antara sampah, pasir, lumpur, serta air.

Tempat pembuangan akhir tinja [Sumber gambar]
Air yang nantinya ditempatkan di kolam khusus ini pun mengalami beberapa fase penyaringan lagi dan lagi. Sedangkan pasir yang bercampur dengan lumpur bisa dikelola dan dijadikan sebagai pupuk, terutama untuk padi dan tanaman budidaya lain.

BACA JUGA: Penyelam Septic Tank, Pekerjaan yang Bikin Muntah tapi Punya Jasa Tak Karuan Besarnya

Selama ini mungkin kalian merasa bahwa sedot WC hanya profesi rendahan, yang bekerja juga hanya duduk, setelah selesai bisa pergi begitu saja. Tidak, ada banyak hal pahit yang dialami oleh para penyedot limba manusia ini. Toh, tak semua orang mau saat ditawari pekerjaan ini bukan? Jadi, sekarang mari menghargai seberapa kecil pun pekerjaan seseorang.