Kemampuan sebuah negara untuk membayar utang biasanya dilihat dari rasio jumlah hutang dan dibandingkan dengan pendapatan domestik bruto (PDB). Biasanya hutang ini digunakan untuk membiayai proyek atau digunakan pemerintah untuk menstimulasi perekonomiannya. Jika sebuah negara memiliki utang sesuai dengan kemampuannya membayar, hal tersebut tidak masalah. Namun, sering kali sebuah negara memiliki jumlah hutang di luar kemampuan membayarnya.

Artikel Lainnya
Tak Gila Jabatan dan Harta, 4 Pejabat Zaman Dulu Ini Rela Tinggal di Rumah Sangat Sederhana
16 Meme ‘Katanya’ Ini Pas Banget Bikin Baper Orang-orang yang Suka Plin-Plan

Baca Juga : 7 Negara Dengan Kasus Asusila Pada Wanita Paling Mengerikan di Dunia!

Dilansir majalah Forbes, pada Juli lalu, di dunia ini terdapat 5 negara dengan rasio hutang tertinggi. Rasio hutang mereka berada di atas 100% dibanding PDB-nya. Berikut adalah 5 negara dengan rasio hutang tertinggi, termasuk salah satunya negara yang dinyatakan bangkrut yaitu Yunani.

1. Jepang, Rasio Utang Sebesar 272.2%

Perekonomian negeri sakura ikut terseret arus resesi global. Meski begitu, perekonomian Jepang masih mengalami banyak kemajuan semenjak kepemimpinan menteri Shinzo Abe. Jepang masih terus berusaha mengembangkan sektor ekonominya, khususnya sektor teknologi, di mana mereka bersaing ketat dengan Korea Selatan.

Jepang
Jepang [ImageSource]
Meskipun demikian, rasio utang Jepang terhadap produk domestik bruttonya masih menjadi yang tertinggi di dunia yaitu sebesar 272.2%. Angka rasio hutang mereka terus menanjak, setelah beberapa bulan sebelumnya berada di kisaran 245,5%. Kenaikan utang ini disebabkan oleh kebijakan ofensif Abe yang memperbesar belanja pemerintah demi pertumbuhan ekonomi.

2. Yunani, Rasio Utang Sebesar 172.5%

Hingga detik ini Yunani masih dililit hutang dan tidak berdaya menyelesaikan kebangkrutan mereka. Mereka masih menanti dan berharap adanya bantuan dari Uni Eropa. Negeri yang jelas-jelas dinyatakan bangkrut ini memiliki rasio hutang sebesar 172.5%.

Yunani
Yunani [ImageSource]
Pemerintah Yunani saat ini tengah berupaya mengajukan pemotongan utang kepada krediturnya, namun kesepakatan sulit dicapai. Beberapa waktu lalu segala bentuk tabungan dan reksadana di Yunani sempat dibekukan total. Banyak ahli yang pesimis akan kemampuan Yunani dalam menyelesaikan krisis tersebut.

3. Italia, Rasio Utang Sebesar 132.6%

Menyusul Yunani, Italia tercatat sebagai negara dengan rasio utang tertinggi kedua di Eropa. Rasio utang mereka berada di kisaran 132.6% terhadap produk domestik bruto. Meski tidak separah Yunani, namun negara ini juga terus bergulat dengan krisis.

Italia
Italia [ImageSource]
Langkah yang diambil pemerintah di Roma untuk menanggulangi utang adalah dengan memprivatisasi aset negara. Pemerintah juga telah memprivatisasi saham perusahaan jasa pos nasional Italia, Poste Italiane. Negara ini terus berbenah agar tidak ikut terseret krisis ekonomi yang menjalar di Eropa.

4. Portugal, Rasio Utang Sebesar 129%

Selama bertahun-tahun, Portugal berusaha meningkatkan kemakmuran negara mereka lewat utang. Pada tahun 2015, rasio utang negara di selatan Eropa tersebut mencapai angka 126% atau sekitar 293 milyar USD. Mereka berusaha sekuat tenaga agar tidak ikut terjebak dalam krisis Eropa yang sudah berjalan selama bertahun-tahun.

Portugal
Portugal [ImageSource]
Meskipun begitu, pusat pemerintahan mereka di Lisbanon telah mencatat banyak kemajuan di bidang ekonomi. Negara tersebut berhasil memperbaiki ekonominya sedikit demi sedikit dengan program penghematan anggaran. Portugal juga berusaha meningkatkan sektor ekonomi kreatif mereka.

5. Singapura, Rasio Utang Sebesar 105.5%

Secara geografis, Singapura memang tercatat sebagai negara kecil. Namun secara ekonomi, mereka memiliki kemampuan yang tidak bisa diremehkan. Perekonomian yang bergairah juga membuat utang negara ini termasuk salah satu yang paling tinggi di Dunia.

Singapura
Singapura [ImageSource]
Saat ini rasio utang Singapura mencapai 105.5% atau sekitar 310 milyar dolar AS. Jika dihitung per kepala, maka satu penduduk Singapura mempunyai hutang sekitar 750 juta rupiah. Meski begitu, di kawasan Asia, Singapura menjadi salah satu negara dengan perekonomian paling tangguh.

Bagaimana dengan Indonesia? Rasio utang pemerintah Indonesia hingga akhir 2014 mencapai 25.9% dari PDB. Hingga Mei 2015, total utang pemerintah Indonesia mencapai 2.843 trilliun. Jumlah itu naik 62.28 triliun dari bulan sebelumnya.

Baca Juga : 10 Negara Paling Dermawan pada ‘Negeri Tetangga-nya’

Mata uang kita juga terus mengalami kelemahan akibat penguatan nilai dolar. Dolar semakin menanjak akibat perekonomian AS yang semakin membaik sejak resesi di tahun 2008. Mari kita dukung kebijakan pemerintah agar stabilitas ekonomi negara ini kembali terjaga.