Masalah surga atau neraka yang akan kita tuju kelak memang hanyalah Allah yang tau, tetapi ke mana kita akan kembali tentunya bisa dilihat dari banyaknya kebaikan yang dilakukan selama hidup di dunia. Dalam ajaran agama Islam, setiap mereka yang bertauhid, iman dan taqwa kepada Allah maka pada akhirnya ia akan tetap dimasukkan ke dalam surga dan bisa mencicipi nikmatnya.

Akan tetapi, ada nih orang-orang yang sudah mendapat jaminan surga tanpa harus antre terlebih dahulu melalui hisab amal kebajikan. Siapakah mereka? Pastinya adalah orang-orang pilihan yang tingkat ketaatannya luar biasa hebat. Makanya, kali ini Boombastis.com akan membahas 10 sosok yang sudah pasti punya tiket ke surga.

Khulafaur Rasyidin, empat sahabat Nabi Muhammad SAW

Khulafaur Rasyidin adalah gelar yang dinisbatkan kepada empat orang sahabat setia Nabi Muhammad SAW. Beliau adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib. Mengapa mereka masuk dalam golongan orang yang pasti masuk surga? Jawabannya pasti karena kebaikan yang sudah mereka lakukan semasa hidup bersama sang Rasul.

Ilustrasi Khulafaur Rasyidin [Sumber gambar]
Abu Bakar adalah orang yang pertama kali membenarkan perjalanan Isra’ Mi’raj yang dilakukan Rasulullah, Umar adalah pemimpin yang sangat tegas dan membela rakyat kecil, Utsman mendedikasikan hartanya di jalan Allah, dan Ali, orang pertama yang masuk Islam sekaligus ikut menjadi saksi perjalanan Muhammad dalam menyebarkan agama Allah.

Sa’ad bin Abi Waqqas, sang pemilik doa mustajab

Sa’ad bin Abi Waqqas masuk dalam jajaran orang pertama yang memeluk Islam, ia masuk ketika usianya 27 tahun. Selama masa di dunia, Sa’ad juga ikut berjuang dalam perang di jalan Allah, salah satunya adalah ketika melawan tentara Persia di Qadissyah. Sebagai seorang yang berjuang dalam Islam, pilihan Sa’ad sebagai muslim sempat ditentang oleh ibunya.

Ilustrasi Sa’ad bin Abi Waqqas [Sumber gambar]
Sang Ibu mogok makan dan minum karena Sa’ad tak mau kembali diajak menyembah berhala. Namun, keteguhan hati mengalahkan semuanya, meskipun itu orang yang paling ia cintai. Sa’ad juga masuk dalam jajaran Sahabat Nabi yang doanya tidak tertolak. Ya, karena amal ibadah dan keteguhan hatinya tentunya.

Thalhah bin Ubaidillah, seorang syahid yang berjalan di muka bumi

Adalah Thalhah bin Ubaidillah, seorang yang berasal dari Suku Quraisy dan pernah menjadi konsultan Nabi Muhammad SAW. Thalha terkenal sebagai seorang pedagang di usianya yang masih sangat muda. Selain itu, ia juga cerdik dan pintar serta punya strategi berdagang yang baik sehingga dapat mengalahkan pedagang-pedagang lain yang lebih tua.

Ilustrasi Thalhah dalam perang [Sumber gambar]
Sama seperti Sa’ad bin Abi Waqqas, saat mengetahui Thalhah masuk Islam, keluarga dan orang sekitar menentang keputusan itu, bahkan ada yang sampai berlaku kasar padanya. Tetapi, semua tak membuat Thalhah gentar, pada akhirnya nama Thalhah justru tercatat sebagai syahid yang dijamin masuk surga. Ia tercatat sebagai orang penting dalam perang Uhud. Pun ia meninggal setelah terkena panah musuh pada Perang Jamal.

Sa’id bin Zaid, sang Singa di Perang Yarmuk

Mendapat julukan Abu al-Aawar, Sa’id bin Zaid adalah sahabat Nabi sekaligus sepupu dekat Umar bin Khattab. Dirinya memeluk Islam ketika awal Islam masuk dan tersebar di kota Makkah. Jika dilihat dari nasab, orangtuanya memang merupakan sosok yang taat dan menyembah Allah saat orang lain memuja berhala. Alhasil, Sa’id bin Zaid lahir dari sosok orangtua yang saleh dan taat. Masuk dalam salah satu dari 10 nama yang pasti masuk surga, sejarah mencatat Sa’id sebagai seorang pahlawan dalam Perang Yarmuk.

Ilustrasi Sa’id bin Zaid [Sumber gambar]
Tanpa rasa takut ia menghunuskan pedangnya, menyerang musuh yang waktu itu jumlahnya jauh lebih banyak dari pasukan Sa’id. Namun, dengan tanpa rasa takut dan pertolongan Allah, mereka para kaum muslimin memenangkan perang tersebut.

BACA JUGA: 11 Sosok Ini Dipastikan Masuk Neraka di Hari Kiamat Menurut Al-Quran

Selain nama di atas, masih ada Az-Zubair bin Al-‘Awwam, Abdurrahman bin Auf, Abu Ubaidah bin al-Jarrah yang juga sudah pasti masuk ke dalam Jannatul Firdaus dengan segala kenikmatannya. Mereka mendapatkan ganjaran seperti itu karena memang melakukan perjuangan, jihad, atau bahkan memberi nyawanya demi Islam dengan sangat totalitas. Jadi, menjadi ganjaran yang setimpal jika Allah membalas dengan surga. Bagaimana dengan kita, apa yang sudah kita persiapkan untuk kehidupan kekal mendatang?