Universitas Gadjah Mada (UGM) adalah Universitas terbaik di Indonesia yang ada di Yogyakarta. UGM banyak dibicarakan bukan hanya karena pendidikannya yang bagus saja, tetapi juga konon ada mitos yang mengatakan jika kampus ini banyak ‘penghuninya’, selain mahasiswa loh ya.

Ya, beberapa alumni yang sudah tak lagi menempuh pendidikan di UGM mengatakan jika kampus mereka memang angker. Bahkan, makhluk-makhluk tak kasat mata tersebar di beberapa gedung dan ruangan kelas, mereka adalah sosok-sosok legend. So, mari kita simak ada di mana saja mereka, cekidot!

Mbak Yayuk, hantu di Fakultas Ekonomi yang bunuh diri karena skripsi

Ilustrasi Mbak Yayuk [sumber gambar]
Hantu legend dan populer pertama adalah Mbak Yayuk. Menurut banyak sumber, Mbak Yayuk ini dulunya adalah mahasiswa dari Fakultas Ekonomi. Ketika kuliah, ia merupakan mahasiswa yang rajin. Sayang, saat akan sidang, skripsinya ditolak oleh dosen. Sehingga, Mbak Yayuk frustasi karena tugas akhir tersebut tak kunjung selesai. Ia akhirnya bunuh diri dan menjadi penunggu abadi di Fakultas Ekonomi. Penampakan Mbak Yayuk sering nongol saat sore hingga malam hari. Mahasiswa abadi yang sebenarnya, gengs.

Sosok bapak di Gedung Pusat yang sering bertanya “sudah malam atau sudah tau?”

Gedung UGM [sumber gambar]
Di Gedung Pusat, ada satu sosok yang juga tak kalah terkenal. Entah benar atau tidak, cerita ini terkenal karena konon dulu ada 2 mahasiswa yang belajar di sekitar gedung pusat. Mereka duduk di bangku yang ada di sana. Tiba-tiba, mereka disapa oleh bapak-bapak yang entah siapa. Sayang, bolpoin salah satu dari mereka terjatuh, hingga untuk mengambilnya harus menunduk ke bawah. Sang mahasiswa terkejut karena melihat si bapak melayang. Ia pamit dan pulang duluan, kemudian SMS temannya kalau bapak itu bukan manusia. Karena takut si mahasiswa pamit pulang dengan dalih ‘sudah malam’. Sambil menyeringai bapak tersebut berkata “sudah malam atau sudah tau?”

Mbak Rohana yang ada di Jembatan penghubung Fakultas Peternakan, Kedokteran Hewan dan Pertanian

Jembatan di mana Mbak Rohana beraksi [sumber gambar]
Nah, selain Mbak Yayuk dari Fakultas Ekonomi ada Mbak Rohana yang berkuasa di jembatan penyeberangan Fakultas Peternakan, Kedokteran Hewan dan Pertanian. Mbak Rohana ini disinyalir sering lewat dan mengagetkan mahasiswa. Cerita yang terkenal mengenai pertemuan dengan Mbak Rohana adalah, mahasiswa akan melihat perempuan di jembatan, lalu perlahan ia seperti terjatuh ke bawah. Dengan begitu, yang melihat akan histeris, tetapi saat dilihat, tak ada orang atau korban yang jatuh. Sereemmmmmm @@#$&*()$

Kejadian motor mogok di Jl. Kinanthi

Gedung lama di Jl Kinanti [sumber gambar]
Salah satu spot yang terkenal sering terjadi hal-hal horror adalah satu jalan yang memisahkan gedung registrasi UGM dan kampus swasta yang mangkrak. Di era 90-2000an, tempat ini sangat terkenal karena banyak pengendara mengalami mati mesin motor saat lewat sana. Hal tersebut uniknya, bukan sekali ataupun dua kali, melainkan cukup sering terjadi. Yang membuat orang yakin jika jalan tersebut punya ‘penghuni iseng’ adalah saat sudah lewat, mesin akan kembali menyala. Wah, apakah benar ada penunggunya ya?

Larangan menyanyi ‘Gugur Bunga’ di area bundaran Teknik pascasarjana UGM

Bundaran UGM [sumber gambar]
Sementara di kalangan para mahasiswa pascasarjana, ada mitos yang enggak kalah terkenal. Cerita yang sudah berkembang puluhan tahun ini melarang siapapun untuk menyanyikan lagu ‘Gugur Bunga’ saat melewati bundaran Teknik pascasarjana UGM. Jika larangan ini dilakukan, maka akan ada sosok yang menghampirimu. Caranya pun unik, kedatangannya akan berbau harum tapi dengan wujud menyeramkan. Duh, ada enggak yang pernah mengalami hal seperti ini?

BACA JUGA: 5 Cerita Hantu Kampus yang Kisahnya Melegenda Seantero Indonesia

Cerita-cerita di atas memang hanya urban legend, namun para mahasiswa sudah paham dan percaya akan hal itu. Sebagai catatan, kalau misalnya kamu tidak mengganggu mereka, makhluk tersebut rasanya juga tidak akan berani menampakkan diri. Tapi enggak tau ya kalau misal mereka memang iseng, itu artinya kamu memang sedang tidak beruntung.