Mengenang Tragedi Sambas, Pertikaian Ngeri di Kalimantan yang Jarang Dibicarakan

oleh Rizal
07:00 AM on Aug 2, 2016

Ketika membicarakan pertikaian yang ada di Kalimantan kita pasti langsung teringat akan tragedi Sampit. Memang kejadian itu sangat ikonik sekali, namun tragedi mengerikan di tanah Mandau bukan cuma yang terjadi di Sampit. Masih ada beberapa kejadian ngeri lainnya yang tak kalah menyeramkan, salah satunya adalah tragedi Sambas. Tak jauh beda dari Sampit, peristiwa ini benar-benar mengerikan dan masih jadi bahasan yang tabu serta sensitif di kalangan masyarakat sampai hari ini.

Tak beda dari tragedi Sampit, kejadian Sambas ini juga tentang pertikaian antar etnis, tepatnya antara masyarakat Madura dan juga Melayu. Kejadian ini sangat mengerikan karena korbannya begitu banyak dan membuat Sambas seperti kota-kota mati untuk sejenak. Sungguh ngeri kalau mengingat saat itu.

Baca Juga
Inilah 4 Kisah Pria Beruntung 2017, yang Berhasil Bikin Bule “Ngebet” Nikah
Inilah Perbandingan Kekuatan Militer Palestina dan Israel, Ibarat Semut Lawan Gajah

Ulasan ini tidak bertujuan untuk kembali menguak luka lama, namun hanya sebagai bahan refleksi untuk diambil pelajarannya. Sebisa mungkin tak lagi terjadi hal yang semacam ini. Dan berikut adalah fakta dan kronologi kejadian mengerikan itu.

Tragedi Sambas Melibatkan Etnis Madura dan Melayu

Berbeda dari konflik Sampit yang mempertemukan etnis Madura dan Dayak, kejadian Sambas ini menghadapkan masyarakat Madura dan Melayu yang ada di daerah itu. Diketahui keduanya memang terlibat banyak masalah antara satu sama lain selama beberapa tahun. Hingga kemudian terakumulasi menjadi konflik massal yang puncaknya terjadi di tahun 1999.

Konflik antara masyarakat Melayu dan Madura [Image Source]
Konflik antara masyarakat Melayu dan Madura [Image Source]
Sebenarnya konflik ini tak hanya antara etnis Madura dan Melayu, namun menurut literatur dan saksi, orang-orang Dayak pun juga ambil bagian. Orang-orang Dayak diketahui berada di pihak masyarakat Melayu namun jumlah massanya tidak begitu besar.

Kejadian Besar yang Berawal dari Masalah Sepele

Sama seperti Perang Dunia I yang diawali dari kejadian kecil berupa tewasnya seorang bangsawan, kejadian Sambas pun juga seperti itu. Pertikaian berdarah antar etnis ini terjadi hanya karena hal-hal yang sangat remeh dan masih sangat bisa diselesaikan hanya dengan musyawarah. Kalau menurut cerita-cerita yang ada, pertikaian ini dimulai dari seorang warga Madura yang kedapatan mencuri ayam salah satu orang Melayu di sana.

Konflik besar berawal dari hal sepele [Image Source]
Konflik besar berawal dari hal sepele [Image Source]
Warga Melayu tersebut pun tidak terima kemudian menganiaya si orang Madura. Tidak terima dengan ini, sejumlah besar orang-orang Madura pun balik menyerang beberapa orang Melayu yang mengakibatkan tiga orang tewas. Dari sini keadaan pun makin memburuk. Sering sekali terjadi perkelahian hanya karena hal-hal kecil.

Pertikaian yang Terjadi Bukan Satu Atau Dua Kali

Semenjak tewasnya warga Melayu yang dikeroyok oleh ratusan orang Madura, kedua etnis ini pun tegang dan sangat sensitif. Saking sensitifnya, tak sengaja senggol saja mungkin bisa jadi perkelahian besar. Setelah tragedi curi ayam dan tewasnya tiga orang Melayu itu, kedua pun mulai saling menyerang satu sama lain.

Konflik sering terjadi [Image Source]
Konflik sering terjadi [Image Source]
Sudah ada beberapa pertikaian, namun yang paling parah tentu di tahun 1999 yang bisa dibilang sebagai puncak kejadian. Orang-orang Melayu yang dibantu oleh masyarakat Dayak melakukan sweeping dan penyerangan ke pemukiman orang-orang Madura. Bangunan dirusak dan dibakar dan orang-orang Madura yang bisa ditemukan dihajar lalu dibunuh. Sangat ngeri ketika itu, apalagi orang-orang Madura juga sesekali melakukan aksi balasan.

Jumlah Korban yang Ternyata Sangat Banyak

Konflik Sambas ini melibatkan massa yang sangat besar, makanya tak heran kalau pada akhirnya jatuh korban yang juga tak sedikit. Tidak begitu jelas berapa manusia yang tewas bersimbah darah gara-gara kejadian ini. Namun, jumlahnya diperkirakan sangat banyak. Ada yang mengatakan 200 orang, tapi versi yang lain mengatakan 400 orang yang tewas dari kejadian ini.

Masyarakat Madura mengungsi [Image Source]
Masyarakat Madura mengungsi [Image Source]
Tak hanya korban nyawa, kejadian ini juga menghasilkan banyak kerusakan fisik lainnya. Ratusan rumah dirusak lalu dibakar, Masjid dihancurkan, sekolah dirusak, dan sebagainya. Kejadian ini sendiri juga memaksa puluhan ribu orang Madura untuk mengungsi ke daerah yang lain.

Aksi Aparat yang Kurang Protektif

Hal yang disayangkan dari kejadian ini adalah aparat yang tak bisa melakukan aksi preventif. Mereka sudah diturunkan namun belum benar-benar berhasil membuat konflik ini berhenti seketika. Aparat sendiri menurut cerita-cerita yang beredar lebih banyak membantu warga yang jadi korban. Entah mengevakuasi atau membimbing mereka ke tempat penampungan.

Konflik antara masyarakat Melayu dan Madura [Image Source]
Konflik antara masyarakat Melayu dan Madura [Image Source]
Meskipun aparat kurang bisa melakukan aksi nyata, namun pada akhirnya polisi berhasil menangkap para tersangka yang berjumlah sekitar 208 orang. Walaupun yang disidangkan hanya sebanyak 59 orang saja.

Sakit hati tentu saja kalau mengingat lagi cerita ini. Tapi, mengulik kejadian yang pernah ada tak melulu soal mengingatkan rasa sakit. Kita juga bisa belajar dari kesalahan masa lalu untuk kemudian tidak melakukannya lagi di masa sekarang. Semoga di masa depan kejadian macam ini takkan pernah terulang lagi.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
5 Kejadian Nyleneh Orang Indonesia yang Terekam Google Street View, Awas Ngakak! Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo 12 Kelakuan Pengguna Medsos “Kelewat Awam” Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Jengkulitan Kisah Sedih Eva, Calon Pengantin Yang Tertabrak Kereta Saat Mengantar Undangan Pernikahannya Salut! 5 Artis Tajir Ini Nggak Segan Pamerkan Kelakuan Bak ‘Rakyat Jelata’ di Sosial Media Kocak, Obrolan Orang Mesum PDKT Ngajak Chatting Endingnya Malah Bikin Ngakak 7 Aktris Sinetron Kolosal Cantik dan Seksi ini Pernah Menghiasi Layar Kaca Kamu Zaman Dulu 5 Ibu Mertua Paling ‘Membahayakan’ Sedunia Inilah Perubahan Wajah Thalia Maria Marcedes dari Cantik Sampai Cantik Banget Dulu Terkenal Sering Tampil Hot, Begini Kabar ‘Mama Abdel’ Sekarang yang Makin Bikin Deg-degan Inilah 4 Pernikahan Super Mewah Anak Pejabat dan Konglomerat Indonesia yang Bikin Mata Terbelalak Inilah 4 Alasan Mengapa Israel Harus Tunduk Hormat pada Indonesia Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis 10 Postingan Nyeleneh Pengguna Medsos Pamer Kemesraan, Berasa Pingin Nampol Lihatnya Inilah Beberapa Kelakuan ‘Gak Lazim’ Saat Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, Kamu Pasti Salah Satunya 14 Tahun Berlalu, Begini Kabar Pemain Sinetron “Di Sini Ada Setan” yang Dulu Bikin Kamu Bergidik Ngeri Mulai dari Tikus hingga Lumpur, Inilah 4 Negara Miskin yang Konsumsi Makanan Seadanya Belum 30 Tahun, 5 Cewek Cantik Zaman Now Ini Sudah Bergelimang Harta, Hampir Saingi Syahrini! Foto-Foto Ini Memperlihatkan Betapa Seru dan Kocaknya Adegan di Balik Layar Film Superhero Idaman Anak 90-an Dulu Dianggap Naturalisasi Gagal Bersinar, Kini Nasib Van Beukering Malah Bikin Melongo
BACA JUGA