Berbicara Wali Songo pastinya menjadi nama yang tidak asing di telinga kita. Begitu juga dengan fakta baru Wali Songo yang kini banyak diungkap. Sebagai salah satu ulama besar para wali memang mempunyai pengaruh terhadap penyebaran Islam di Indonesia. Banyak masyarakat tanah air memeluk Islam karena melihat mereka. Tidak hanya itu saja ada peran juga dalam membantu rakyat mengusir penjajah.

Para ulama ini sendiri sudah meninggalkan dunia atau wafat sudah beberapa abad lalu. Namun tidak menyurutkan orang untuk meneliti fakta baru tentang mereka. Banyak sekali yang telah diungkap dan tak jarang membuat banyak orang terkejut. Salah satunya adalah apabila mereka semua keturunan raja tanah Jawa. Lalu seperti apakah fakta baru Wali Songo? Simak ulasannya berikut.

Dari sembilan wali mereka masih memiliki hubungan keluarga

Wali Songo

Sebagai penyebar agama islam tersohor di Indonesia. Mungkin orang belum banyak yang tahu apabila kesembilan ulama ini memiliki hubungan darah satu sama lain. Hal ini disebabkan lantaran para Wali Songo merupakan saudara atau anak yang meneruskan ajaran islam di Indonesia. Seperti Sunan Gresik yang memiliki anak bernama Raden Rahmat yang lalu mendirikan pesantren di daerah Surabaya kemudian dikenal Sunan Ampel. Dari Raden Rahmat inilah muncul anaknya yang meneruskannya yaitu Sunan Drajat dan Bonang. Kondisi inilah yang menjadikan mereka bisa dikatakan masih berkeluarga.

Turut serta membentuk kebudayaan Jawa

Budaya Indonesia

Islam bukanlah agama pertama kali yang ada di Indonesia. Sebelumnya masyarakat tanah air menganut kepercayaan Hindu dan Buddha. Lantaran hal ini dulu para Wali Songo menyebarkan agama islam dengan menggunakan wayang untuk media dakwahnya. Tidak hanya itu saja, para pemuka agama ini juga sering menggunakan tembang untuk mempermudah masyarakat belajar islam. Syiar agama islam seperti ini dilakukan agar tidak mengubah kebudayaan yang telah berlaku dikalangan masyarakat. Jadi tidak heran apabila saat itu kepercayaan ini sangat mudah menyebar dikalangan penduduk Indonesia.

Sebagai pelopor berdirinya pesantren di Indonesia

Pesantren

Berbicara mengenai pesantren saat ini pastinya sudah tubuh subur di berbagai daerah di Indonesia. Tapi tahukah kamu, asal mula dari adanya tempat belajar ini adalah dari Wali Songo. Saat itu untuk mempermudah belajar agama para ulama tersebut mendirikan pondok. Dengan bangunan layaknya sekolah, pesantren dapat menjadi media besar untuk memperdalam islam. Para Wali juga percaya dengan adanya bangunan kepercayaan ini mudah untuk disampaikan. Pesantren pertama kali didirikan oleh Sunan Gresik tahun 1800 SM. Berawal dari Sunan inilah pesantren terus tumbuh sampai sekarang.

Anggota Wali Songo masih keturunan Raja di nusantara

Sunan Kalijogo

Sebelum dimpin oleh presiden seperti sekarang Indonesia dahulu merupakan daerah para raja. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kerajaan di wilayah Indonesia. Lantaran kondisi seperti inilah banyak dari anggota Wali Songo masih memiliki keturunan darah biru. Seperti Sunan Gunung Jati merupakan salah satu keturunan raja dari kerajaan Pajajaran. Lalu ada Sunan Kali Jaga merupakan anak dari Adipati Tuban, yaitu Arya Wilatikta.

Berbagai fakta baru Walisongo menjadi bukti bagaimana hebatnya mereka dahulu. Bahkan banyak ajarannya yang sudah bertahun-tahun itu tetap digunakan hingga sekarang. Terlepas dari banyaknya bahasan nyata atau tidak Walisongo, para pemuka agama itu tetap menunjukkan bahwa agama islam sudah berada di Indonesia sejak lama dan mampu hidup damai dengan kepercayaan lainnya. Jadi apabila sekarang banyak perseteruan agama menandakan kita sedang berjalan mundur.