Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Stanford di Amerika Serikat mengungkapkan, orang Indonesia berjalan kaki rata-rata 3.513 langkah setiap hari. Jumlah ini jauh di bawah rata-rata global yang mencapai 5.000 langkah per hari. Alhasil, penelitian yang dipublikasikan pada jurnal ilmiah berjudul Nature ini membuktikan sekaligus menjadikan orang Indonesia yang masyarakatnya paling malas di dunia dalam hal berjalan kaki.

Padahal, ada banyak manfaat tersembunyi jika rutin melakukan olahraga yang satu ini. Hanya dilakukan selama 30 menit setiap hari atau minimal seminggu sekali, bisa memberikan manfaat yang besar pada tubuh dan organ-organ di dalamnya. Bagi para penderita penyakit diabetes tipe 2, inilah salah satu obat mujarab yang aman dan mudah untuk dilakukan. Penasaran, yuk intip seperti apa manfaat rutin berjalan kaki yang dikutip dari laman Alodokter.

Menurunkan berat badan

Ilustrasi menurunkan berat badan [sumber gambar]

Melakukan gerakan seperti berjalan cepat selama 30 menit, ternyata mampu membakar setidaknya 150 kalori per hari. Memang, semakin kencang langkah yang dilakukan tentu nilai kalori yang dibakar akan bertambah besar. Kalau terlalu over, bukan jalan kaki lagi namanya, tapi sudah masuk olahraga lari! Jadi, pilihlah ritme berjalan yang sesuai dengan kemampuan tubuh. Jangan lupa, hal ini bisa ditunjang dengan menerapkan pola makan yang sehat.

Mengurangi rasa stres yang ada di pikiran

Ilustrasi mengurangi stress [sumber gambar]

Saat otot kaki digunakan untuk melangkah atau berjalan, tubuh akan melepaskan hormon endorfin secara alami yang berguna untuk kesehatan secara psikologi. Efeknya adalah membuat diri merasa lebih baik, mengurangi rasa cemas, serta depresi. Tak hanya berjalan kaki, aktivitas fisik lainnya juga bisa memicu hal tersebut. Manfaat lainnya yang tak kalah penting adalah, kita bisa memperbaiki mood dan membuat tidur jadi lebih nyenyak.

Mencegah diabetes tipe 2 hingga penyakit osteoporosis

Ilustrasi menurunkan risiko diabetes tipe 2 [sumber gambar]

Salah satu manfaat paling penting dari rutin berjalan kaki adalah, kegiatan ringan ini ternyata bisa menurunkan risiko penyakit diabetes tipe 2 sebanyak 30 persen. Caranya, cukup berjalan kaki setidaknya selama 30 menit dalam sehari, di mana hal tersebut bakal memicu otot untuk bekerja lebih sehingga kemampuannya untuk menyerap glukosa meningkat. Selain itu, rutin berjalan kaki juga bisa membangun dan mempertahankan kesehatan tulang dari ancaman pengeroposan (osteoporosis).

Baik untuk kesehatan jantung

Selain kedua penyakit di atas, berjalan kaki secara rutin selama 30 menit ternyata bisa membuat jantung lebih sehat. Enaknya lagi, detak dan denyut jantung saat melakukan aktivitas seperti berjalan kaki misalnya, bisa diketahui lewat aplikasi Android bernama Instant Heart Rate: HR Monitor & Pulse Checker. Dikenal karena keabsahan data yang disajikan, aplikasi ini juga dipercayai oleh lembaga penelitian terkemuka seperti UCSF untuk pelatihan penelitian kardiologi, dan digunakan dalam UCSF Health eHeart Study untuk keakuratannya.

Meningkatkan kekebalan tubuh

Yuk mulai jalan kaki [sumber gambar]

Lemak menumpuk, tubuh sakit-sakitan, hingga sederet keluhan yang mungkin sering kamu alami, merupakan tanda bahwa dirimu kurang berolahraga. Untuk itu, coba paksakan diri untuk rutin berjalan kaki minimal 30 menit sehari. Selain membakar lemak dan kalori yang ada, olahraga murah meriah ini juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang berguna melawan infeksi. Enggak usah pake lama, ayo jalan kaki sekarang!

BACA JUGA: Kisah Sutiyo Suyatno, Jalan Kaki Keliling Indonesia Selama 19 Tahun Hingga Habiskan 30 Sandal

Bagi kamu yang masih suka bermalas-malasan dan enggan jalan kaki, olahraga yang satu ini ternyata bisa membuat badanmu jadi lebih sehat loh. Tak hanya itu, penyakit seperti diabetes tipe 2 juga masih bisa dicegah jika rutin dilakukan. Kalau sudah tau begini, enggak usah gengsi kalau jalan kaki ya..