Remaja zaman sekarang memang ada-ada saja kelakuannya. Tak ada lagi rasa malu saat melakukan perbuatan buruk dan viral di media sosial. Tentu, kita juga tidak bisa menyangkal bahwa berbagai macam teknologi canggih membuat hampir semua perbuatan kita bisa menjadi konsumsi umum. Maka, yang paling bijak adalah memanfaatkan media sosial untuk kegiatan yang baik-baik.

Segala aktivitas yang sekiranya tidak pantas ditayangkan dan akan membuatmu dihujat oleh orang satu Indonesia, maka jangan lakukan. Sebelum ini, pernah viral sekelompok mahasiswi yang memberantaki makanan dan barang-barang di sebuah minimarket. Disusul lagi dengan remaja yang meremas mie instant yang belum ia beli.

Setelah aksi mereka viral di media sosial dan dapat komentar yang kurang baik, maka tak ada jalan lain kecuali meminta maaf dan berjanji tak akan mengulanginya lagi. Sayangnya, tindakan yang seperti ini terus terulang lagi dan lagi. Seolah permintaan maaf dari kejadian-kejadian sebelumnya tidak dijadikan sebagai pelajaran.

Inilah yang terjadi pada sekelompok remaja lelaki asal Pasuruan ini. Mereka tampak menggeber motor mereka. Yang membuat netizen kesal adalah tempat tersebut merupakan TPU (kuburan). Satu demi satu kuburan tersebut dilintasi layaknya trek ketika sedang off road. Dua bocah ini dengan santai bermain di tengah pemakaman tanpa rasa bersalah.

Bermain motor di kuburan [sumber gambar]
Aksi mereka ini dilakukan dengan sengaja. Selain dua orang anak lelaki tersebut, ada satu lagi pihak yang bertugas sebagai kameramen dan merekam kelakuan temannya. Sambil tertawa, video tersebut kemudian diunggah dan diviralkan ke media sosial. Bukannya malah mendoakan ahli kubur ya, malah bermain dan merusak tanah di atas kuburan tersebut.

Sontak saja, video ini direpost ulang oleh berbagai akun Instagram dan banjir hujatan netizen. Warganet menyayangkan di mana letak sopan santun mereka saat melakukan kegiatan trek-trekan tersebut. Seharusnya tau dong mana yang baik dan mana yang buruk. Melakukan tindakan yang tak baik di kuburan merupakan tanda kurangnya etika seseorang.

Setelah video ini tersebar, akun @makassar_iinfo kembali membagikan permintaan maaf dari anak-anak ini. Rupanya mereka baru sadar kemudian setelah mendapat banyak kecaman dari netizen. ” Buat seluruh netizen di Indonesia 🙏🙏🙏. Ini Video Klarifikasi dan permintaan maaf, Bocah yang Trek-Trekan (cross) di atas Makam ( area kuburan) yang viral di Media Sosial. Semoga ke depannya kalian tdk mengulangi hal-hal yg buruk lg ya, jadilah anak yg berprestasi kebanggaan ortu, bukan anak yg bikin malu…. Amin yarroballalamin 🙏 🙏. Polda jatim polres pasuruan polsek grati 👍👍👍” Tulis @makassar_iinfo.

Kejadian seperti ini sudah sering sekali terjadi, dan nampaknya selalu dilakukan lagi dan lagi. Mungkin harus ada hukuman tertentu agar anak-anak yang kurang mengerti etika dan sopan santun seperti mereka bisa benar-benar kapok. Lha, buktinya banyak kejadian yang sudah-sudah berlalu begitu saja tanpa menjadi pelajaran bagi yang lain, kan?