Indonesia tak pernah lepas dengan yang namanya sejarah. Kisah yang ada di zaman dahulu itu memiliki jejak yang masih ada sampai sekarang. Misalnya aja adalah buku, barang-barang peninggalan dan lukisan. Tak jarang barang peninggalan tersebut sering dikaitkan dengan hal mistis.

Kalian tau Lukisan Prabu Siliwangi? Ya, itu adalah salah satu benda yang ‘katanya’ banyak menyimpan misteri. Dan yang paling banyak dibicarakan sih matanya yang konon selalu mengikuti ke mana kita pergi. Di balik keseramannya, ada fakta-fakta yang nggak kalah mengejutkan.

1. Dilihat dari mana pun, Prabu Siliwangi terlihat mengikuti

Lukisan Prabu Siliwangi ini memang sangat kontroversi. Itu semua karena kemampuannya yang arah matanya bisa mengikuti ke mana para pengunjung pergi. Bukan hanya bagian mata saja, tetapi juga badannya. Tubuh sang prabu juga seakan mengikuti para pengunjung.

Lukisan seakan mmengikuti ke mana para pengunjung pergi [image source]
Dilansir dari detik travel, lukisan Sang Prabu tersebut juga berbeda ketika para pengunjung melihat dari sisi kanan, kiri dan depan. Selain matanya yang seperti mengikuti, badan dari Prabu terlihat tinggi kekar dan kadang-kadang pendek besar. Hmm bagaimana menurut kalian?

2. Dibuat oleh pelukis asal Kota Garut

Lukisan Prabu Siliwangi ini dibuat oleh seorang seniman asal Garut. Gambar ini dilukis olehnya tahun 2004 silam. Dengan warna yang dominan coklat dan putih sebagai pelengkapnya membuat lukisan tersebut seakan ‘hidup’.

Dibuat oleh pelukis asal Garut [image source]
Karya ini dibuat oleh si seniman karena ia pernah didatangi oleh Prabu Siliwangi dalam mimpinya. Tak langsung datang begitu saja, ternyata pelukis tersebut melakukan tafakur dan puasa terlebih dahulu. Dan banyak orang menganggap bahwa mungkin dari itulah Lukisan Prabu Siliwangi menjadi hidup. Tetapi para seniman yang telah melihat gambar tersebut beranggapan jika lukisan itu adalah hasil dari ilusi optik.

3. Prabu Siliwangi yang ‘katanya’ tak pernah meninggal

Banyak dikisahkan bahwa Prabu Siliwangi ini tak pernah meninggal. Atau yang biasa disebut dengan menghilang secara gaib alias moksa. Dan konon katanya Sang Prabu menghilang di Gunung Salak.

Prabu SIliwangi yang ‘dianggap’ tak pernah meninggal [image source]
Dari cerita yang telah beredar lama tersebut, banyak warga yang mengaitkan hal ini dengan lukisan yang berada di Keraton Kasepuhan. Cirebon. Masyarakat mengganggap bahwa Lukisan tersebut adalah titisan dari Prabu Siliwangi. Dari hal itulah yang ‘mungkin’ menyebabkan gambar tersebut seolah-olah hidup.

4. Anak kecil yang pernah kesurupan setelah melihat Lukisan Prabu Siliwangi

Kisah mistis lukisan yang satu ini emang nggak ada habisnya. Salah satunya adalah cerita anak kecil yang pernah kesurupan setelah melihat lukisan Prabu Siliwangi. Di saat kesurupan, anak tersebut berbicara dengan Bahasa Sunda dan suaranya seperti orang dewasa. Orangtua sang anak sangat yakin jika ini adalah roh dari Prabu Siliwangi.

Anak kecil kesurupan setelah melihat lukisan Prabu Siliwangi [image source]
Berkali-kali anak itu berucap kalau orangtua dari bocah ini harus menjaga dan membimbingnya agar memiliki hidup yang benar. Akhirnya perwakilan dari Keraton Kasepuhan turun tangan untuk menyembuhkan anak malang tersebut. Ternyata bocah kecil itu sudah kesurupan selama satu minggu lebih.

5. Hasil foto yang terkadang gelap pada sisi Lukisan Prabu Siliwangi

Namanya juga orang Indonesia, pasti di mana-mana mengabadikan momennya dengan berfoto. Apalagi kalau berkunjung ke tempat wisata yang tak pernah didatangi. Sama seperti wisatawan yang bertandang ke Keraton Kasepuhan Cirebon yang pasti ingin foto dengan lukisan fenomenal tersebut.

Hasil foto yang terkadang gelap [image source]
Anehnya, banyak pengunjung yang mengeluhkan kalau hasil fotonya gelap. Padahal keadaan di dalam ruangan terang dan handphone yang mereka pakai tak ada masalah. Dan ternyata, menurut pemandu wisatawan yang ada di Keraton hal itu sangat lumrah terjadi karena biasanya hati dari sang pengunjung sedang tidak bersih.

Entah benar atau tidak Lukisan Prabu Siliwangi tersebut bisa mengikuti arah pengunjung atau sekedar ilusi optik. Yang terpenting adalah kita mempercayai bahwa gambar tersebut adalah hasil karya yang patut diapresiasi karena dapat mengundang banyak orang untuk melihatnya. Banyak membaca dan jangan cepat percaya tentang hal mistis yang banyak diceritakan.