Tak dapat dipungkiri beberapa kisah di kitab suci memang kadang bikin kita merinding. Mulai dari siksa neraka hingga kota-kota zaman dulu yang dimusnahkan karena maksiatnya. Namun demikian semua jadi pelajaran untuk umat manusia di masa depan agar tidak mengulangi hal serupa.

Bicara soal kota zaman dulu, ternyata akhir-akhir ini ada bukti baru mengenai kota Sodom. Ya kota yang namanya sempat diabadikan di beberapa kitab suci itu ternyata bisa ditemui bukti keberadaannya. Lalu benarkah itu? Simak ulasan berikut.

Penemuan mengenai keadaan bekas daerah Sodom

Kita mungkin sudah akrab dengan kisah sebuah daerah bernama Sodom yang ada di dua kitab suci, Islam dan Kristen. Dijelaskan bahwa daerah ini mengalami bencana luar biasa akibat ulahnya sehingga harus diluluh lantakan.

Ilsutrasi Sodom [sumber gambar]
Namun beberapa waktu yang lalu beberapa peneliti menemukan hal yang baru yang berhubungan dengan daerah ini. Tepatnya di salah satu daerah di lembah Yordania diyakini oleh peneliti sebagai bekas daerah sodom berasal. Hal itu karena ada beberapa jejak-jejak peninggalan yang membuktikan sempat ada peradaban di sana. Namun demikian, peradaban itu musnah lantaran adanya suatu bencana.

Meteor yang ikut menghancurkan kota Sodom

Siapa sangka kalau dari hasil temuan para ahli terbaru ditemukan kalau sebuah benda dari langit jatuh di kota Sodom. Hal inilah yang menjadi salah satu kemungkinan hancurnya kota ini karena hantaman meteor. Meskipun mungkin meteor yang jatuh itu tidak sebesar yang menghancurkan para dinosaurus namun paling tidak cukup untuk memusnahkan kota.

Adanya Meteor [sumber gambar]
Para arkeolog dari Trinity Southwest University, mengungkapkan kemungkinan ada kurang lebih 65 ribu jiwa yang sebelumnya mendiami kota itu. Hingga akhirnya ledakan luar biasa dari meteor menghancurkan semuanya dan akhirnya memicu terciptanya air asin di laut mati. Alhasil tidak hanya bisa dijelaskan dari sisi agama, namun juga bukti sainsnya ada.

Lalu bagaimana penampakan dari Sodom sendiri

Dari beberapa penemuan yang ditemukan di sana, beberapa peneliti dapat menjelaskan bagaimana bentuk dari kota Sodom zaman dulu. Dilansir dari Viva, di kota bekas Sodom bernama Tall el-Hammam itu diperkirakan dulu adalah sebuah ladang pertanian yang sangat subur ketimbang daerah lainnya.

Kerajaan masa lalu [sumber gambar]
Namun setelah terjadi ledakan, menjadi gersang dan tak bisa ditanami lagi. Sedangkan besarnya kota Sodom ini lima atau sepuluh kali luas kota-kota di sekitarnya. Ada pula reruntuhan batu atau dinding bekas tembok pertahanan yang diperkirakan dibangun pada zaman perunggu. Tembok itu sendiri jadi bukti lumayan majunya Sodom zaman dulu.

Sodom yang lenyap karena kelakuan penduduknya

Nah, sedangkan dari jika dilihat dari sudut pandang agama, Sodom adalah sebuah kota yang sengaja dimusnahkan oleh Allah SWT karena perilaku pengikutnya. Baik di Islam maupun Kristen mengungkapkan kejadian mengenai kota Sodom dan Amora (Gamora) yang penduduknya punyak hasrat seksual menyimpang.

Banyak yang menyimpang [sumber gambar]
Mereka lebih suka pada sesama jenis ketimbang lawan gendernya. Oleh sebab itu Nabi Luth AS (Lot) diutus ke sana untuk memperbaiki akhlak mereka. Namun siapa sangka yang ada malah para penduduk Sodom dan Amora malah tidak mempedulikannya dan lebih suka berhubungan dengan sesama jenis. Oleh sebab itu daerah itu dimusnahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

BACA JUGA: 6 Fakta Terkuburnya Kota Pompeii di Italia Ini Akan Membuatmu Merinding!

Adanya beberapa penemuan mengenai kota Sodom ini tentunya menjadi bukti bahwa apa yang diajarkan dalam agama ternyata benar adanya. Ya, kota yang dulu penuh dengan maksiat dapat ditemukan sisa-sisa peradabannya. Hal ini tentunya harus membuat iman kita jadi lebih baik lagi.