Nama Sjamsul Nursalim menjadi buruan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah ditetapkan sebagai tersangka. Dilansir dari laman nasional.tempo.co, dirinya merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemenuhan kewajiban obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) pada Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), di mana ekonomi Indonesia tengah tergerus krisis pada 1997.

Tak hanya dirinya, istrinya yang bernama Itjih Nursalim juga ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK. Di kalangan dunia usaha Indonesia, Sjamsul bukanlah sosok sembarangan. Dirinya dikenal sebagai pemilik perusahaan PT Gajah Tunggal yang merupakan produsen ban terkemuka tanah air. Seperti apa sepak terjang Sjamsul hingga menjadi tersangka korupsi?

Masuk daftar Forbes sebagai 50 orang terkaya di Indonesia

Masuk dalam daftar Forbes 2018 sebagai orang terkaya ke-36 di Indonesia [sumber gambar]
Sjamsul Nursaim bukanlah sosok sembarangan. Sebagai pemilik PT Gajah Tunggal yang merupakan produsen ban terkemuka tanah air, dirinya termasuk sosok pengusaha yang kaya raya di Indonesia. Dilansir dari laman forbes.com, ia masuk dalam daftar 2018 Indonesia’s 50 Richest Net Worth di urutan 30 dari 50 pebisnis dengan kekayaan mencapai $810M (Rp 11,606 triliun). Sayang, kekayaan yang demikian besarnya ternyata masih belum cukup. Oleh KPK, ia ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi BLBI.

Jadi tersangka bersama sang istri dan rugikan negara hingga Rp 4,58 triliun

Ditetapkan sebagai tersangka bersama sang istri [sumber gambar]
Sjamsul yang juga pengendali saham Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI), akhirnya ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi BLBI. Laman nasional.tempo.co menuliskan, ia dan istrinya menjadi target KPK dalam perkara dugaan korupsi pemenuhan kewajiban obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia pada Badan Penyehatan Perbankan Nasional. Dalam kasus tersebut, Sjamsul diduga menerima uang sebesar Rp 4,58 triliun.

Pengusaha ban yang memiliki banyak aset di dalam dan luar negeri

Dikenal sebagai pengusaha suskses di Indonesia [sumber gambar]
Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Sejumlah aset milik Sjamsul Nursalim beserta istri, Itjih Nursalim, akan disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain menjadi bos Gajah Tunggal, pengusaha kelahiran 1942 itu juga memiliki aset lain berupa saham perusahaan yang tersebar di beberapa bidang, seperti Tuan Sing Holdings dan Gul Teek, Habitat Properties, saham mayoritas Mitra Adiperkasa,25 dan persen saham Polychem Indonesia.

Diduga tengah berada di Singapura

Sjamsul Nursalim diduga berada di Singapura [sumber gambar]
Karena dikabarkan berada di Singapura, Sjamsul udah dikirimi surat untuk diperiksa sebagai saksi namun dia juga tidak hadir. Alhasil, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu melakukan kerjasama dengan otoritas berwenang dari negeri Singa tersebut. Laman news.detik.com menuliskan, KPK menyebut bisa menggunakan opsi pengadilan in absentia bila tersangka kasus dugaan korupsi Sjamsul Nursalim dan istrinya Itjih Nursalim tak kooperatif atau tidak menghadiri proses persidangan.

BACA JUGA: Modal Wajah Lugu Tanpa Dosa, Pria Ini Sukses Bikin Indonesia Rugi Triliunan Rupiah

Menjadi salah satu dari 50 orang terkaya di Indonesia, rupa-rupanya belum membuat seorang Sjamsul Nursalim berpuas diri. Alih-alih mensyukuri kekayaan yang dimiliki, ia malah tersandung kasus korupsi dengan nilai hingga mencapai Rp 4,58 triliun. Jumlah yang terbilang sangat fantastis untuk dikorupsi. Gimana menurutmu Sahabat Boombastis?