Mungkin beberapa dari kita pernah melihat beberapa figur yang mungkin berpenampilan aneh dan lusuh, namun sangat dihormati oleh banyak orang. Tak jarang, masyarakat yang bertemu dengannya kerap mencium tangan dari sosok tersebut. Siapakah mereka gerangan? Mengapa keberadaannya tampak diistimewakan?

Di kalangan masyarakat, sosok yang kerap berpenampilan nyentrik dan mungkin terlihat lusuh itu dianggap sebagai wali Majdub, yakni orang-orang terpilih yang sengaja menyembunyikan kewaliannya dengan bertingkah di luar kebiasaan orang pada umumnya. Siapa saja mereka? Simak ulasan Boombastis berikut ini.

Kiai Haji Mustofa, Sampang, Madura

Sosoknya pertama kali viral di dunia maya karena penampilannya yang terlihat tidak biasa. Bukan seperti tokoh agama pada umumnya, pria asal Desa Buker, Jrengik, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, justru hanya tampil mengenakan sarung tanpa baju sehelai pun.

Kiai Haji Mustofa, Sampang, Madura [sumber gambar]
Sosok yang diketahui bernama Kiai Haji Mustofa itu, terlihat sangat dihormati oleh orang-orang di sekitarnya. Beberapa santri yang terlihat menghampiri bahkan mencium tangan sang kiai seraya membungkuk. Layaknya adab seorang murid terhadap guru yang lazim ditemui di pondok pesantren.

Gus Jakfar, Pasuruan

Selain Kiai Haji Mustofa, ada juga sosok Gus Jakfar yang berasal dari Pasuruan, Jawa Timur. Dilansir NU Online, Gus Jakfar merupakan putera bungsu Kiai Saleh, pengasuh pesantren “Sabilul Muttaqin”. Keberadaannya sangat dihormati penduduk setempat karena diyakini memiliki kelebihan berupa ucapannya yang mudah terkabul.

Meski demikian, Gus Jakfar tak berpenampilan seperti kebanyakan tokoh agama atau anak kiai (gus). Sama seperti Kiai Haji Mustofa di Sampang, Jawa Timur, ia hanya mengenakan celana pendek tanpa memakai baju dalam kesehariannya. Rambutnya yang terlihat panjang dan berwarna merah, membuat sosok Gus Jakfar terlihat mencolok.

Habib Syaikhon bin Mustofha Al-Bahar atau Wan Sehan

Sosok Wan Sehan bisa dibilang merupakan figur yang sangat dikenal di Indonesia. Meski kerap melakukan perbuatan nyeleneh (jaszb), banyak orang yang menghormatinya dan menganggap Wan Sehan sebagai Waliyullah Majdub. Sosok yang dikenal dekat dengan Allah subhanahu wa ta ala namun memiliki tingkah yang unik.

Dalam beberapa video yang beredar di internet, Wan Sehan kerap terlihat melakukan beberapa hal yang unik, seperti mencoret-coret mobil mewah dengan pilox, menyobek uang kertas, mengacak-acak makanan di sebuah majelis Maulid, hingga mencampur nasi dengan kopi. Hal-hal tersebut dinilai memiliki isyarat tertentu bagi mereka yang percaya.

KH. Kholilurrahman atau Ra Lilur

Kiai Kholilurrahman atau yang lebih dikenal dengan ‘Ra Lilur’, dikenal akan kewaliannya bagi masyarakat Madura, Jawa Timur. Pria yang dikenal sebagai cicit Syaikhona Kholil Bangkalan tersebut, diyakini merupakan seorang yang ‘jadzab’ atau yang sering melakukan hal-hal yang tak dapat dicerna pikiran manusia biasa.

Di mata orang secara umum, sosok Ra Lilur terlihat sederhana seperti masyarakat pada umumnya, yakni hanya mengenakan baju singlet putih, celana hitam setinggi lutut, dan sebuah senter kecil yang ia bawa ke mana-mana. Menurut salah seorang keponakan Ra Lilur, Ismael Amin Kholil yang dikutip dari NU Online mengatakan, Ra Lilur pernah ‘bertapa’ di tengah lautan dan dikenal fasih berbahasa Arab.

BACA JUGA: Shalat di Atas Pohon hingga Rambut Api, Para Kiai Nusantara Ini Sosoknya Disegani karena Karomahnya

Meski terkadang keberadaan mereka menuai pro dan kontra di masyarakat soal, figur para wali Majdub tersebut telah dikenal dan sangat dihormati oleh banyak orang. Selain dianggap memiliki kelebihan tertentu, anggapan sebagai seorang wali membuat para tokoh di atas membuat mereka dikenal khalayak luas. Gimana menurutmu Sahabat Boombastis?