Rumor kematian Kim Jong Un yang masih abu-abu membuat banyak netizen mengeluarkan spekulasi. Mulai dari apa yang akan terjadi pada Korea Utara pasca ditinggal Kim Jong Un hingga the next leader yang akan menduduki tahta sebagai pemangku kekuasaan tertinggi di Korut. Sejauh ini, banyak yang berpendapat kalau Jong Un benar-benar meninggal, maka besar kemungkinan meletus perang saudara.

Perang ini sendiri merupakan perebutan kekuasaan. Nama Kim Yo Jong (adik perempuan Kim Jong Un) adalah kandidat presiden terkuat saat ini. Namun, tak kalah dari Yo Jong, ada Kim Hansol, yang merupakan anak dari Kim Jong Nam, saudara Jong Un yang dibunuh.

Anak dari Kim Jong Nam

Kim Jong Nam [sumber gambar]
Kim Hansol merupakan anak dari Kim Jong Nam dengan istri keduanya, Lee Hye-kyong. Hansol sendiri lahir di Pyongyang, Korea Utara pada 16 Juni 1995. Namun, Hansol dipindahkan ke Macau pada tahun 2000-an bersama ayah dan ibunya. Kim Jong Nam sendiri diasingkan oleh Kim Jong Il, Jong Nam kemudian diduga tewas dibunuh oleh intelejen Korea Utara dalam perjalanan dari Malaysia ke Macau. Keluarganya tampak seperti ‘dibuang’, namun mereka masih berada dalam perlindungan pemerintah Cina sampai saat ini.

Background pendidikan di luar negeri

Kim Hansol [sumber gambar]
Hansol merupakan salah satu anak yang punya prestasi gemilang, hanya saja ia sempat ditolak beberapa lembaga pendidikan karena statusnya sebagai warga Korea Utara. Hansol akhirnya bersekolah di United World College di Mostar, Bosnia-Herzegovina yang memberi kesempatan bagi anak-anak dari wilayah konflik. Setelah lulus dari sekolah Bosnia, ia melanjutkan Di Le Havre Campus of France’s Sciences Po University, Paris sebagai mahasiswa program sarjana Eropa-Asia dengan konsentrasi hubungan antara Eropa dan Asia.

Punya banyak teman dan pribadi lebih terbuka

Kim Hansol dan pacarnya [sumber gambar]
Umumnya, orang-orang yang hidup di Korea Utara sangatlah hidup tertutup. Bahkan, untuk bisa mengakses internet saja mereka harus memiliki izin. Berbeda dengan Hansol, ia sempat aktif di beberapa media sosial seperti YouTube Facebook dan Blogger. Sayang, lagi-lagi karena statusnya sebagai warga negara Korut, akun itu ia tutup karena kekhawatiran akan nyawanya terancam karena aktif di sosmed. Merupakan sosok periang, Hansol punya banyak teman, bahkan memiliki kekasih.

Berpotensi menjadi pemimpin Korea Utara

Berpotensi memimpin Korut [sumber gambar]
Dalam satu pernyataannya, Hansol ingin pulang dan membuat Korea Utara lebih baik lagi ke depannya. Ia bahkan berani memberikan kritik terhadap cara kepemimpinan pamannya, Kim Jong Un. Selain itu, pendidikan barat yang ia dapat selama ini mungkin bisa sangat berguna jika ia naik tahta. Korea Utara mungkin akan jauh lebih terbuka dan tidak lagi punya aturan-aturan ketat seperti sekarang ini.

BACA JUGA: Kim Yo Jong, Adik Kim Jong Un yang Tak Kalah Garang dan Disebut ‘Fotocopy’ Sang Diktator

Namun, untuk bisa duduk di kursi pemerintahan sebagai seorang presiden, Kim Hansol tentunya harus melewati dan berjuang melawan kandidat paling kuat untuk saat ini, yaitu bibinya sendiri, Kim Yo Jong. Menurutmu siapa di antara keduanya yang punya hak lebih besar? Anak dari saudara kandung atau adik langsung?