Rumah itu, tempat berlindung yang mutlak dibutuhkan oleh tiap manusia. Apalagi, keluarga yang memiliki buah hati yang masih kecil. Bisa membayangkan jika seseorang tidak memiliki tempat tinggal sampai berbulan-bulan? Tentu sulit. Namun nyatanya, kasus tersebut benar-benar terjadi pada Faizal dan keluarganya.

Artikel Lainnya
Kembali Telan Korban, Inilah 4 Hal yang Membuat Piton Bisa Memangsa Manusia Hingga Tewas
Sangat Ampuh! Inilah 5 Trik Mujarab untuk Hilangkan Karat yang Menempel Pada Knalpot

Kisah sedihnya pertama kali dibagikan oleh netizen bernama Zack. Awalnya, Zack tanpa sengaja bertemu dengan Faizal di Area Rest and Service (R&R) di Sungai Buloh, Malaysia. Faizal saat itu mendatangi Zack hanya untuk meminjam kabel jumper untuk menghidupkan mobilnya. Saat Zack berniat membantu, betapa terkejutnya ia melihat mobil Faizal yang sudah terlihat seperti ‘rumah’ itu. Berikut adalah kisah selengkapnya.

Terkatung-katung selama dua bulan

Kondisi mobil yang penuh dengan perlengkapan anak [sumber foto]
Berawal dari rasa penasaran Zack, akhirnya ia sedikit bertanya-tanya kenapa Faizal dan keluarganya bisa tinggal dalam mobil. Menurut Faizal, dia sudah tinggal dalam mobil sekitar dua bulan. Dia telah kehilangan rumahnya, dan tidak sanggung menyewa rumah lain. Ia dan keluarga pun memutuskan tinggal dalam mobil yang bisa diparkir di pinggir jalan raya.

Pria yang tidak memiliki identitas

Faizal dan keluarga [sumber foto]
Selain tidak memiliki rumah, ternyata Faizal juga tidak memiliki identitas. Ayahnya merupakan warga asli Malaysia, sementara ibunya orang Indonesia. Faizal mengaku dia lahir di rumahnya, di Selangor. Namun dia tidak bisa mendapatkan akte karena bidan yang membantu kelahirannya meninggal. Selain tak memiliki identitas, Faizal juga tak memiliki pendidikan yang cukup. Dia mengaku hanya sekolah hingga kelas 5 SD. Sementara istrinya juga menganggur setelah dipejat oleh bos-nya karena ketahuan hamil. Kondisi ekonomi keluarga Faizal pun makin memprihatinkan.

Pekerjaan dengan gaji kecil

Kondisi mobil Faizal [sumber foto]
Selama ini, Faizal hanya berprofesi sebagai tukang cuci mobil dan hanya berpenghasilan sekitar 50 ringgit sehari, atau sekitar 174 ribu. Dengan gaji itu, Faizal harus menghidupi istri dan tiga orang anaknya yang masih kecil. Anak sulungnya berusia 8 tahun, sementara anak kedua berusia lima tahun dan anak ketiga berusia dua tahun. Harusnya, Faizal memiliki seorang anak lagi yang berusia dua bulan bulan, namun karena masalah ekonomi yang menjeratnya, Faizal dan istri memutuskan untuk membiarkan orang lain mengasuh anak bungsunya.

Anti minta-minta

mobil Faizal [sumber foto]
Kondisi gaji kecil dan banyak kebutuhan membuat Faizal memiliki utang 100 ringgit, atau sekitar 350 ribu. Itu yang membuat dia sekeluarga terusir dari rumahnya. Tak tega melihat Faizal dan keluarga yang terlunta-lunta, Zack akhirnya membawa mereka ke hotel sementara waktu. Zack juga sempat bertanya, kenapa Faizal tidak meminta bantuan saja. Namun, Faizal mengaku tidak ingin merepotkan orang lain atas masalah yang menimpa keluarganya. Dia ingin bekerja keras, karena yakin Allah telah memberikan ujian yang harus dilalui.

Dari kisah Faizal, setidaknya kita bisa bercermin, bahwa selama ini kehidupan kita selama ini begitu banyak kenikmatan. Dari perjuangan Faizal pula, kita bisa belajar bahwa sesulit apa pun kondisi kita, tak perlu merepotkan orang lain. Karena bantuan yang sebenarnya hanya datang dari yang Maha Kuasa.