Masyarakat Indonesia memang seolah tak bisa dilepaskan dengan yang namanya klenik. Mungkin sudah jadi tradisi kali ya, jadi jangan kaget kalau sampai saat ini pun profesi seperti dukun masih laris di pasaran. Uniknya metodenya pun berkembang, yang dulu hanya dilakukan di satu tempat kini bisa dilaksanakan ritual secara online. Ada-ada saja ya.

Bicara soal klenik dan mistis, kita mungkin jarang mendengar hal tersebut dalam dunia balap Indonesia. Namun faktanya, hal di luar nalar sering ditemui bahkan bikin bulu kuduk merinding mendengarnya. Lalu cerita seram apa saja yang sempat dipaparkan berhubungan dengan dunia balap? Berikut ulasannya.

Sosok hitam di arena balapan liar di Bumi Serpong Damai

Sekitar akhir tahun 2017 silam, sempat heboh tentang beredarnya foto yang berhasil menangkap sesosok setan di arena balap liar. Foto tersebut diambil di sebuah jalan di Bumi Serpong Damai, Tangerang. Bagaimana tidak, di dalam foto, nampak sesosok bayangan hitam di sebelah kiri “joki” yang akan melakukan start.

Sosok hitam balapan [Sumber Gambar]
Namun, hasil jepretan foto tersebut justru menimbulkan tudingan miring, terutama kepada sang “joki”. Banyak yang menuduh sang joki main dukun, dan beranggapan bahwa sosok hitam tersebut merupakan “jimat” milik sang joki yang akan memulai aksinya di arena balapan, entah sebagai “jimat keselamatan”, atau sebagai “jimat kemenangan”.

Mesin yang penuh semut, dan kejadian tidak masuk akal lainnya

Kejadian mistis di arena balapan  lainnya sempat pula disaksikan oleh pembalap vespa, Bambang Gunadi  Kanit Reskrim Polsek Bogor Utara. Dia mengaku, pernah melihat seorang bapak-bapak di tribun penonton membawa barang berbentuk seperti lidi. Saat bapak tersebut mematahkan lidinya, sontak vespa salah seorang pembalap di arena langsung patah di bagian tengah dan membuat pembalapnya terjatuh.

Kejadian aneh balapan vespa [Sumber Gambar]
Tak sampai di situ,  suatu hari pernah vespa seorang pembalap mengalami mogok mendadak saat pertandingan akan dimulai. Padahal saat melakukan tes jalur sebelumnya, tidak ada kendala apapun. Barulah ketika dilakukan pengecekan mesin, ternyata karburator vespa dipenuhi oleh semut. Mengingat bahwa semut tidak mengonsumsi bensin, hal ini jelas sangat mengherankan dan di luar akal sehat kita.

Misteri wangi bunga di balap liar Asia Afrika

Arena balap liar jalan Asia Afrika, Senayan mungkin tak asing lagi di telinga. Namun jarang orang yang mendengar mengenai kisah seram di baliknya. Dilansir dari Merdeka, semisal yang diungkapkan olah Karjan (55 tahun) mengenai kejadian seram yang ada di sana. Bagaimana tidak, dalam malam-malam tertentu tercium bau-bau wewangian tak biasa seperti bunga dan menyan.

Bau wewangian aneh [Sumber Gambar]
Padahal ketika di cari tak ditemui sumber baunya. Awalnya tentu Karjan sempat kaget dengan kejadian ini, namun lama-kelamaan semua jadi biasa. Para pembalap pun juga sempar merasakan kejaduan yang serupa, oleh sebab itu kadang mereka butuh ‘’pegangan’ jika tak mau terjadi apa-apa. Ya jalan yang satu ini tidak hanya terkenal dengan balapan serunya tapi juga angker.

Tali pocong dan beberapa ‘pegangan’ pembalap liar

Di dalam ajang balapan khususnya di Indonesia, baik resmi atau liar, tidak hanya dibutuhkan skill yang mumpuni dalam “ngejoki” motor saja, tapi juga terkadang dibutuhkan “dukungan tak kasat mata” supaya kemenangan dapat diraih. Tali pocong yang diikatkan di rangka motor, dipercayai dapat mempercepat laju kendaraan yang ditunggangi sang joki secara signifikan dibandingkan dengan kompetitornya.

Pegangan balap liar [Sumber Gambar]
Yang tidak kalah unik yakni saat sang joki motor dilarang menyentuh tanah sebelum balapan, sehingga sebelum naik motor, dia digendong beramai-ramai oleh rekan setimnya. Kok sepertinya hal semacam itu dilakukan untuk menghindari santet ya? ya, memang demikian. Bahkan ada pula tim yang sengaja melindungi sang joki supaya motornya tidak disentuh oleh kompetitor.

BACA JUGA: Mengungkap Fakta Cabe-cabean yang Katanya Sudah Ada Sejak Zaman Kolonial

Cukup merinding juga ya melihat beberapa kisah mistis dalam arena balap ini. Namun kembali lagi, percaya atau tidak semua dikembalikan pada pembaca. Namun satu hal yang pasti akan lebih baik kalau bertanding secara sportif, apalagi dalam ajang resmi. Ketimbang balap liar yang bisa bawa petaka.