Entah kenapa masih saja ada yang tega memanfaatkan kekurangan orang lain demi keuntungan pribadi yang hanya sesaat. Seperti kisah Abad Adah, seorang kakek sepuh yang kesehariannya berjualan es lapis kehilangan uang sebesar Rp 300 ribu simpanannya karena dicuri oleh seseorang.

Kisah yang dibagikan oleh akun Instagram @silihasahsilihasuhsilihasih itu, mengingatkan akan perjuangan lainnya dari mereka yang telah sepuh, namun tetap gigih berjualan. Sayang, upaya keras mereka itu sering dimanfaatkan oleh mereka yang tak punya hati lewat cara-cara kotor untuk mengambil keuntungan. Seperti apa kisahnya? Simak ulasan berikut ini.

Kakek penjual bensin yang sering ditipu pembeli

Kakek Mistam penjual bensin [sumber gambar]
Kakek Mistam merupakan seorang penyandang tunanetra yang sehari-harinya berjualan bensin eceran di warung sederhana miliknya. Kekurangan secara fisik itu justru dimanfaatkan oleh pembeli berhati iblis yang tega menipu dirinya. Mulai dari membayar uang yang tak sesuai dengan jumlah bensin yang dibeli, hingga meminjam jeriken miliknya namun tak dikembalikan.

Penjual rokok sederhana yang dibayar dengan uang mainan

Kakek Suroso yang dibayar dengan uang palsu [sumber gambar]
Seorang penjual rokok di Kawasan Jalan Juanda Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, sempat viral berberapa waktu lalu lantaran ditipu pembeli dengan uang mainan. Kakek yang diketahui bernama Suroso itu tertipu pembeli yang datang membeli rokok di warungnya dengan uang palsu senilai Rp 400 ribu.

Uang Rp 300 ribu milik Abah Adah raib dicuri orang

View this post on Instagram

ABAH PENJUAL ES LAPIS jajanan masa kecil πŸ˜₯ Beliau bernama Abah Adah umur Abah sekarang sudah 93thn katanya😒 teringat sewaktu kecil dulu jajanan ini banyak di minati karna warnanya yang menarik dan rasanyapun cukup enak 😒 namun sekarang jajanan ini tidak terlalu banyak di minati karna terlalu banyak makanan yang lebih modern padahal jajanan ini sangat murah hanya Rp. 1000 😒 Abah adah menjual es lapis milik bosnya, Abah hanya punya keuntungan beberapa ratus rupiah saja dari satu buah es yang terjual 😭 sedikit mendengar cerita dari Abah katanya jualan saat ini sedang sepi karna anak-anak sekolah pada di liburkan dan untuk penghasilanyapun tidak tentu terkadang kalau barang dagangan yang Abah jual laku sedikit Abah tidak meminta upah ke pemilik, kata Abah kasian kepada pemilik es lapis kalau harus memberi upah kepada Abah karna berang dagangan yang lakunya hanya sedikit😭 hati Abah ini sangat mulia meskipun sudah berjualan cukup jauh kalau barang dagangan lakunya sedikit Abah sampai tidak meminta upah kepada pemilik es tersebut 😭 ( abah jualan di sekitaran jalan soreang ) Setelah pertemuan kami kemarin, siang tadi kami mengunjungi kontrakan Abah untuk sekedar memberi sedikit sembako dan silaturahmi, namun Abah belum pulang 😒 Sangat kaget kami ketika dapat informasi dari tetangga Abah, karena katanya minggu lalu Abah kehilangan uang simpanannya untuk bayar kontrakan 😭 keterlaluan sekali yang tega ngambil uang tersebut 😭 Padahal untuk ngumpulin uang Rp. 300.000 itu abah harus keliling sangat jauh tiap harinya 😭 Kata tetangganya, abah disitu tinggal sendiri 😒 Tetangganyapun kurang tau tentang keluarga Abah karena Abah bukan asli orang situ 😒 (cek slide ke3) . . Sahabat, kita patungan untuk bantu Abah yuk ? πŸ™πŸ˜’ barangkali ada yang mau ikut patungan untuk bantu, Bisa transfer ke NO REK DONASI : . 130-00-174911-61 A.n YAYASAN SILIH ASAH SILIH ASIH SILIH ASUH INDONESIA Bank MANDIRI πŸ™ ( KODE BANK : 008 ) Tolong konfirmasi ke DM @silihasahsilihasihsilihasuh ya kalau sudah transfer πŸ™ . . Seperti biasa, setiap titipan yang masuk akan kami tulis pada Rincian donasi pada postingan selanjutnya, 1 hari sebelum penyerahan πŸ™ OPEN DONASI SAMPAI 21 JULI 2020 πŸ™

A post shared by SILIH ASAH SilihASIH SilihASUH (@silihasahsilihasihsilihasuh) on

Nasib kurang beruntung menimpa seorang penjual es yang bernama Abah Adah. Lewat ungghan akun Instagram @silihasahsilihasuhsilihasih, diceritakan bahwa sang kakek kehilangan uang Rp 300 ribu tabungannya dari hasil penjualan es karena dicuri orang. Padahal, uang tersebut akan digunakan untuk membayar kontrakan.

Pembeli tega dua kali menipu seorang kakek dengan uang palsu

Kebingungan setelah ditipu dengan uang mainan [sumber gambar]
Seorang kakek pedagang buah menjadi korban penipuan pembeli yang tidak bertanggung jawab. Menurut cerita yang diunggah oleh akun Instagram @indopostofficial, kakek tersebut tertipu sebanyak dua kali lewat orang yang sama dengan uang pecahan Rp 50 ribu palsu untuk membeli dagangan, dan uang pecahan Rp 100 ribu yang ditukarkan dengan 2 lembar Rp 50 ribu asli. Total, sang kakek tertipu Rp 150 ribu.

Kakek penjual pisang yang uangnya dirampok sebesar Rp 1,1 juta

Kakek penjual pisang yang dirampok [sumber gambar]
Kisah miris lainnya juga Kakek Suratman, seorang pedagang buah pisang dengan gerobak dorong. Uang sebesar Rp 1,1 juta yang ditabungnya hilang karena dirampok 3 orang pembeli. Saat itu, si kakek diminta untuk bertransaksi di dalam mobil karena pisangnya hendak di beli. Nahas, ia kemudian dirampok hingga kehilangan uang Rp 1,1 juta yang dikantonginya.

BACA JUGA: Hidup Pas-pasan, Kakek 92 Tahun ini Justru Bisa Makmur Karena Kebiasaan Uniknya

Ada perasaan sedih, geram, sekaligus merasa iba saat membaca kisah yang menimpa para kakek di atas. Padahal, mereka berjualan dengan bersusah payah hanya untuk mencukupi hidupnya sehari-hari dengan cara yang halal. Meski dari segi usia tak lagi muda. Semoga ada jalan yang terbaik ya Sahabat Boombastis.