Di balik carut-marut sepak bola Indonesia beberapa tahun ini, bukan sebuah rahasia lagi kalau bermunculan bakat-bakat tanah air yang mampu berkarier di mancanegara pada tahun 2019. Meski jumlahnya bisa dihitung dengan jari, namun mereka menjadi sedikit gambaran kalau sepak bola negara kita bertaji. Tidak itu saja, mereka yang kini berlaga di luar juga jadi bukti kalau pesepakbola Indonesia laku di luar negeri.

Masih mengulas tentang para garuda di luar negeri, kira-kira bagaimana kiprah pesepakbola-pesepakbola tanah air di kompetisi manca ya. Apakah ada yang mampu membuat kesebelasannya juara, atau malah mampu menciptakan aksi-aksi jempolan. Nah, dari pada bingung membayangkannya. Berikut Boombastis mempunyai kabar mengenai Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan di Liga-liga luar negeri.

Mantan kapten Timnas, Egy Maulana rasakan retentan hal positif

Egy Maulana Vikri [Sumber Gambar]
Kalau diukur secara raihan trofi bisa dikatakan Egy Maulana Vikri menjadi pemain Indonesia di luar negeri yang paling gemilang kariernya. Hal ini lantaran baru-baru ini bersama klubnya yakni Lechia Gdansk, ia merengkuh lambang supermasi tertinggi sepak bola Polandia. Tidak hanya itu, selama bermain di Lechia Gdansk II, pemain asal Medan ini juga sukses mengemas sejumlah gol dan bantu timnya meraih hasil positif saat mengarungi laga-laga di kasta kelima Liga Polandia. Berkaca dari raihannya Egy juga menjadi orang Indonesia pertama mampu juara di kompetisi resmi Benua Biru.

Pemain berbakat asal Medan Firza Andika raih kemenangan

Firza Andika bermain di Belgia [Sumber Gambar]
Sama dengan kompateriotnya di Timnas U-19 tadi, Firza Andika juga menjadi pesepakbola muda bermain di Eropa. Kalau Egy di Polandia, mantan Punggawa PSMS ini berkarier di Belgia. Meski masih kesulitan menembus tim utama, namun baru-baru ini dengan AFC Tubize U-21 Friza sukses bantu timnya menang 2-1 atas Deux Acren. Tapi sebelum laga itu, pilu sempat dirasakan pemuda 19 tahun ini. Pasalnya, timnya harus rela terdegradasi dari divisi kedua Liga Belgia. Asal mau terus belajar, bermain di level mana saja bukanlah masalah. Toh, sepak bola Indonesia juga tidak baik-baik amat.

Saddil Ramdani bantu timnya tembus posisi atas Liga Malaysia

Saddil bersama Pahang FA [Sumber Gambar]
Pemain Indonesia lain yang juga berkarier di luar negeri adalah Saddil Ramdani. Mantan Persela Lamongan ini kini membela Pahang FA yang berkompetisi di Liga teratas Malaysia. Selama di Negeri Jiran, ia tergolong pemain asing yang bermain reguler. Di mana sudah mencatatkan 12 pertandingan dan satu gol bersama Pahang. Selain itu, Saddil juga kini membantu klubnya tersebut menembus peringkat papan atas klasemen liga. Di mana saat menduduki posisi ke dua di Malaysia Super League. Bersama Saddil Pahang FA sukses catatkan 7 kali kemenangan.

Penyerang Naturalisasi Ezra Walian bantu RKC Waalwijk tembus 10 besar

Ezra Walian bermain di Liga Belanda [Sumber Gambar]
Setali tiga uang dengan sosok tadi, Ezra Walian juga menjadi pemain Indonesia kini bermain di kompetisi mancanegera. Jebolan akademi Ajax Amsterdam ini, sekarang memperkuat RKC Waalwijk. Sebuah klub yang untuk saat ini berlaga di kompetisi kasta kedua Belanda. Bersama Waalwijk, pada musim kompetisi 2018/2019 penyerang janggung ini memperoleh peringkat yang lumayan di liga. Di mana klub identik warna kuning menduduki peringkat ke delapan. Dengan catatan menang 18 kali, seri 5 kali, dan sudah menelan kekalahan sebanyak 15 kali.

BACA JUGA: Selain Egy Maulana, 5 Pemain Ini Juga Pernah Berlaga di Klub Antah Berantah Eropa

Begitulah tadi kabar dari para pemain Indonesia di kompetisi mancanegara. Kendati jauh dari kata sempurna, namun dengan bermain mereka di luar negeri merupakan hal baik. Selain menambah ilmu, juga bisa menjadikan mereka tumbuh sebagai pesepakbola yang hebat nantinya. Besar harapan kalau ke depan semakin banyak lagi putra Indonesia bisa bermain di luar negeri.