Mengaku orang Indonesia tapi belum kenal Via Vallen? Coba cek lagi kewarganegaraan kamu. Pasalnya, Via Vallen merupakan seorang penyanyi yang sedang naik daun di tahun ini. Berkat Via Vallen, dangdut sudah tidak lagi dianaktirikan di negeri sendiri, bahkan dicintai oleh semua kalangan. Namun, beberapa waktu lalu, dilansir dari akun YouTube Via Vallen, ia mengunggah sebuah cover lagu dari penyanyi senior Rossa.

Vyanisty—sebutan untuk para fans Via Vallen mengira lagu Terlalu Cinta tersebut bakal dinyanyikan ala koplo seperti cover lagu Despacito dari Justin Bieber atau Perfect dari Ed Sheeran, tapi ternyata lagu tersebut dinyanyikan dengan genre pop sesuai lagu aslinya. Vyanisty pun bingung, apakah Via siap meninggalkan jalur dangdut? Nah, menurut perkiraan Boombastis.com, 5 hal ini bakal terjadi jika Via tak lagi menyanyi dangdut.

Popularitas Via Vallen akan tergerus karena harus bersaing dengan puluhan penyanyi pop lainnya

Seperti yang kita tahu, setiap tahun Indonesia pasti melahirkan penyanyi baru. Baik itu dari ajang pencarian bakat seperti Indonesian Idol, ataupun mereka yang memang digandeng sebuah label rekaman. Rata-rata penyanyi tersebut mengusung genre pop, yang mana bisa didengarkan oleh semua orang.

Via Vallen Bakal Kalah Pamor [sumber gambar]
Nah, jika Via Vallen merubah jalan utamanya dari penyanyi dangdut menjadi pop, ia akan bersaing dengan puluhan penyanyi pop baru. Belum lagi ia harus menghadapi para seniornya seperti Rossa, Titi DJ, GAC, maupun Vidi Aldiano. Daripada pindah jalur, mending tetap di dangdut karena sudah punya nama dan panggung, bukan?

Sulit menemukan produser yang mau bekerja sama dengan Via Vallen dari 0

Sudah pernah dengar sosok Dicky Sundri? Ia merupakan seorang produser bertangan dingin yang menangani Via Vallen di Jakarta, dikutip dari kumparan.com. Ia juga sudah mengorbitkan banyak musisi dari Jawa Timur yang juga sukses seperti Via Vallen.

Sulit Cari Produser [sumber gambar]
Meski nantinya Via Vallen akan melenceng dari jalur dangdut menuju pop, masih ada kemungkinan Dicky Sundri tetap menjadi produsernya. Namun, akankah bertahan lama? Belum tentu. Hal tersebut dikarenakan, selama ini Dicky Sundri dari label Ascada Musik kebanyakan memproduksi lagu-lagu Melayu.

Julukannya sebagai ‘Ratu Dangdut Koplo’ akan sirna

Melenceng dari jalur dangdut otomatis membuat Via Vallen kehilangan segala julukan-julukan yang sekarang sedang berada di area kekuasaannya. Ia tak mungkin lagi diberitakan dengan menggunakan julukan “Ratu Dangdut Koplo” jika sudah menyanyi dengan genre pop.

Via Vallen Ratu Dangdut Koplo [sumber gambar]
Dijuluki “Ratu Pop” juga ia belum pantas, karena banyak penyanyi senior yang masih eksis dan lebih cocok dijuluki dengan gelar tersebut. Segala-galanya akan menjadi awal yang baru bagi Via Vallen. Ia pun harus menyesuaikan culture dengan penyanyi pop senior maupun juniornya yang mungkin agak sedikit berbeda dengan budaya dangdut.

Vyanisty akan semakin melebarkan sayapnya

Tak hanya kemungkinan buruk yang akan terjadi jika Via beralih menjadi penyanyi ber-genre pop. Vyanisty yang selama ini berasal dari para pecinta dangdut, yang tak segan berdesakan untuk melihat Via konser di sebuah lapangan akan bertambah. Para pendengar tentu akan terkesima dengan suara Via menyanyikan lagu pop.

Vyanisty Semakin Banyak [sumber gambar]
Hal tersebut dikarenakan selama ini, pemirsa tanah air lebih kenal dengan suara Via ketika menyanyikan tembang dangdut. Seperti Vyanisty lainnya, para pendengar tersebut akan terhipnotis suara serta aksi panggung Via, sehingga fandom artis asal Sidoarjo, Jawa Timur, ini akan semakin melebarkan sayapnya.

Kesempatan untuk tampil di televisi terbuka lebar

Selama ini, hanya beberapa televisi swasta saja yang berani menyiarkan program dangdut dengan durasi yang cukup lama. Banyak konser yang digelar oleh mereka tetapi tak mengorbitkan penyanyi dangdut di sana.

Meskipun Via Vallen berhasil membawakan lagu Sayang dengan aransemen yang berbeda dari dangdut biasanya, ke salah satu acara TV kemarin, belum tentu kolaborasi seperti itu bakal dibuat kembali. Nah, jika Via menjajal bernyanyi dengan genre pop, bisa-bisa setiap hari kita bisa melihatnya di banyak stasiun televisi berbeda.

Rupanya, bukan hanya kerugian yang dicapai Via Vallen ketika ia memutuskan untuk berganti jalur, dari dangdut menuju pop. Ada juga kemungkinan untung yang akan diterimanya jika keputusan tersebut diambil. Sebagai Vyanisty yang mendukung penuh sang idola, kita pasti tak membatasi Via untuk berkarya bukan? Apapun yang dilakukan penyanyi 26 tahun ini pasti didukung penuh oleh para fans.