Bukan perkara yang mudah bagi tim sebesar Liverpool menembus ketatnya persaingan di kompetisi Liga Inggris. Selain bersaing dengan klub-klub papan atas yang memiliki pemain berkualitas, faktor lain seperti pelatih, kerja sama tim, dan keberuntungan tentu memiliki porsi yang menentukan sukses tidaknya sebuah klub.

Hal tersebut dialami oleh Liverpool yang kini berhasil keluar sebagai juara Liga Inggris musim 2019-2020. Puasa gelar selama 30 tahun menjadi pelecut semangat The Reds yang sempat pesimis akibat pandemi Covid-19. Perjalanan klub yang bermarkas di Anfield ini pun cukup berliku hingga akhirnya berhasil menjuarai Liga Inggris musim 2019-2020. Begini ceritanya.

Menorehkan hasil yang positif di awal musim

Raih hasil positif di awal musim [sumber gambar]
Sejak Liga bergulir di awal musim, Liverpool telah memulai pertandingan dengan torehan positif di delapan liga. Kerjasama dan permainan yang rapi membuat Liverpool meraih kemenangan dan duduk di puncak klasemen dengan 24 poin. Torehan tersebut membuat The Reds unggul sebanyak delapan angka atas rivalnya, Manchester City, yang masih mengoleksi 16 poin.

Sukses mencatat 18 kemenangan secara beruntun

Torehkan 18 kemenangan secara beruntun [sumber gambar]
Hasil positif di musim awal terbukti memberikan dorongan mental yang bagus bagi performa tim. Meski sempat ditahan imbang 1-1 oleh Manchester United di Old Trafford, Jordan Henderson dan kawan-kawan membayar hasil tersebut dengan torehan 18 kemenangan secara beruntun dari pekan ke-10 hingga pekan ke-28. Liverpool pun digadang-gadang sebagai juara Liga Inggris musim 2019-2020.

Alami masa-masa sulit yang berpengaruh ke performa pemain

Liverpool dipaksa bertekuk lutut dengan skor 3-0 [sumber gambar]
Ujian baru terasa saat bertanding dengan Watford, di mana Liverpool dipaksa menyerah 3-0 dan menjadi kekalahan pertama sepanjang pertandingan yang dilalui. Ambisi sebagai invincible alias tak terkalahkan gagal terwujud. Yang menyakitkan, The Reds juga harus rela tersingkir dari Piala FA dan Liga Champions.

Sempat pesimis akibat pandemi Covid-19

Sempat pesimis akibat pandemi Covid-19 [sumber gambar]
Rasa kalut Liverpool semakin menjadi-jadi setelah penyelenggaraan Liga Inggris musim 2019-2020 ditunda sementara akibat pandemi Covid-19. Saat itu, The Reds hanya butuh enam poin untuk memastikan gelar juara. Berkaca dari Liga Belanda yang terlebih dulu menghentikan kompetisi, para pendukung Liverpool hanya berharap-harap penuh kecemasan. Beruntung, Liga akhirnya kembali dibuka kembali pada bulan Juni.

Liverpool akhirnya keluar sebagai juara Liga Inggris Musim 2019-2020

Keluar sebagai juara Liga Inggris musim 2019-2020 [sumber gambar]
Berbekal semangat dan perburuan juara di depan mata, Liverpool berhasil menyelesaikan dua pertandingan dengan hasil imbang melawan Everton dan menang telak 4-0 atas Crystal Palace. Kepastian juara The Reds ditentukan jika Manchester City gagal menang lawan Chelsea. Terbukti, Chelsea akhirnya berhasil mengungguli City dengan skor tipis 2-1. Hasil yang kemudian membuat Liverpool dinyatakan sebagai juara Liga Inggris musim 2019-2020.

BACA JUGA: Mengenang Kembali Perjuangan Liverpool di Final Liga Champions 2005 yang Mampu Ubah Dunia

Puasa gelar selama 30 tahun kini telah terbayar lunas. Anak asuh J├╝rgen Klopp itu berhasil membuktikan sebagai yang terbaik di Liga Inggris Musim 2019-2020. Bukan hanya soal juara yang diapresiasi, tapi juga perjuangan mereka menjalani pertandingan demi pertandingan. Sekali lagi, selamat Liverpool. You’ll Never Walk Alone!