Sebagai generasi 90-an, pasti sering merasa kangen masa-masa sebagai anak sekolahan. Well, semua pasti sepakat kok kalau masa kanak-kanak itu memang jadi saat yang paling indah. Nggak cuma karena masalah hidup yang hanya terbatas pada PR sekolah, atau punya bad day hanya karna di suruh bobo siang. Tapi juga karena berbagai pernik masa sekolahan yang ngena banget sampai-sampai susah buat dilupain.

Salah satunya tentang makanan ringan di era 90an. Mungkin snack jaman dulu nggak se-hype sekarang, dengan berbagai rasa unik bin aneh yang jadi buruan tiap kali launching. Namun jajanan murah meriah ini pernah jadi incaran anak-anak generasi 90an lho! Bukan hanya karena makanan yang ada di dalam kemasan, namun lebih karena berbagai hadiah yang diselipkan di dalamnya. Dan berikut Boombastis kasih daftar 7 jajanan jadul yang bisa bikin kamu bersyukur pernah tumbuh jadi anak 90an.

1. Mie Gemez, snack ngangenin yang selalu bikin susah untuk berhenti ngunyah

Mie gemes tahun 90an [sumber gambar]
Yang ngaku anak generasi 90an pastinya masih ingat dengan makanan yang satu ini. Mie Gemez, makanan ringan berbentuk mie kering yang cara makannya diremes dan diberi serbuk bumbu ini adalah salah satu snack primadona di tahun 90an. Dengan maskot anak kecil berkepala plontos, cemilan ini menjadi satu jajanan nostalgia yang pastinya akan selalu diingat. Namun kepopulerannya bukan hanya karena rasa gurih yang memang bikin susah berhenti mengunyah, akan tetapi karena bonus hadiah yang memang ada di dalam kemasan. Cemilan yang diproduksi oleh Siantar Top ini kerap menyisipkan hadiah berupa selembar komik di dalamnya. Komik cerita pendek inilah yang kemudian dijadikan koleksi dan menjadi bahan ‘pamer’ bagi anak-anak jaman old.

2. Chicki, nggak cuma diburu karena enak

Mainan tacoz dari Chiki [sumber gambar]
Kalau untuk jajanan yang satu ini memang legend banget! Chicki, jajanan dengan maskot anak ayam berwarna kuning ini memang jadi hits di tahun 90an. Bahkan popularitasnya sampai-sampai membuat nama Chicki menjadi sebutan untuk semua makanan ringan di tahun 90an lho! Iyes, jajanan Chicki memang populer banget. Terlebih dengan hadiah langsung yang Chicki sisipkan di dalam kemasannya. Hadiah berupa mainan puzzle yang disebut tazos ini jadi tren di kalangan anak sekolahan. Tazos bisa digabung-gabung dan dikreasikan menjadi berbagai bentuk. Ibarat harta karun, hadiah tersebut selalu diburu dan jadi koleksi kebanggaan. Sayangnya jajanan ini termasuk jajanan yang nggak murah. Jadi musti ngrengek dulu ke orang tua kalau pingin dapet koleksi tazos yang banyak. Iya nggak?

3. Yosan, permen karet nostalgia yang selalu bikin penasaran

Permen karet Yosan [sumber gambar]
Ini nih, permen karet paling greget di tahun 90an. Yosan, permen karet murah meriah yang selalu jadi incaran anak SD waktu jam istirahat. Bukan karena rasa manis dan tekstur chewy yang dikangenin, tapi karena rasa penasaran bocah jaman dulu yang ingin menemukan huruf Y, O, S, A dan N dalam kemasannya. Setiap membeli permen karet ini, selain mendapat hadiah tato tempel, kita juga bisa menemukan huruf di dalamnya. Huruf inilah yang kemudian harus tersusun menjadi kata YOSAN, untuk bisa ditukar dengan hadiah menarik. Sayangnya jarang banget yang bisa berhasil, karena huruf N susah untuk ditemukan. Ada yang pernah berhasil?

4. Gulai Ayam, snack yang dulu bikin bocah tajir. Kalau untung sih!

Gulai ayam snack [sumber gambar]
Nah untuk jajanan yang satu ini, kayaknya gak cuma anak SD aja yang doyan. Emak-emak yang suka nunggu anaknya pulang sekolah pun kadang ikutan jajan snack ini. Jajan Gulai Ayam, selain rasanya yang enak, jajanan ini nyatanya diburu karena hadiah yang ada di dalamnya. Mulai dari peluit, penghapus, jepit rambut bahkan sampai uang beneran pun jadi hadiahnya! Meski hadiah-hadiah tersebut tak memiliki nilai banyak tapi anak-anak jaman dulu udah seneng banget kalau dapat hadiah. Terlebih kalau dapat uang kertas bergambar orang utan, berasa jadi orang kaya raya!

5. Potato Tube, cemilan renyah murah meriah

Potato tube [sumber gambar]
Kalau jajanan yang satu ini masih banyak dijual di pasaran nggak ya?! Potato Tube, cemilan rasa ayam ini sangat populer di tahun 90an. Dengan rasa gurih dan bentuknya yang bisa diselipkan di jari membuatnya digandrungi banyak anak-anak sekolahan. Terlebih dengan berbagai hadiah menarik yang kadang terselip di dalamnya. Mulai dari berbagai mainan lucu dari plastik, kartu karakter hingga asesoris rambut pun bisa kalian temukan di jajanan ini. Harga Murah, rasa enak, dapat hadiah pula. Kan jadi banyak yang suka, ya nggak?!

6. Permen Jagoan Neon, katanya sih permennya jagoan

Permennya jagoan [sumber gambar]
Yang satu ini adalah permen Lolipop yang laris manis dan jadi primadona banyak anak kecil generasi 90an. Permen jagoan neon, permen ini banyak diburu karena hadiah tato tempel yang ada di dalam kemasannya. Hadiah tato tersebut berbentuk karakter dari 4 tokoh jagoan neon. Uniknya dengan memakan permen ini lidah kita bisa berubah sesuai warna permen yang kita makan. Ditambah dengan tato yang ditempel di kulit, anak-anak era 90an sering berimajinasi seolah benar-benar menjadi jagoan setelah memakan permen lolipop ini! Korban iklan!

7. Kenji, snack koboi yang dermawan. Hadiahnya seru-seru oi!

Snack kenji [sumber gambar]
Hampir semua generasi 90an tahu jajanan yang satu ini. Kenji, jajanan rasa gurih dengan maskot koboi yang satu ini memang enak banget buat dicemilin. Tak hanya menarik karena harga yang relatif terjangkau, tapi juga karena hadiah langsung yang tersembunyi di dalamnya. Mulai dari mainan plastik, tato tempel, sampai penghapus berbagai bentuk pun jadi hadiahnya. Meskipun nggak seberapa, kalau beruntung anak-anak jaman dulu pasti jadi girang banget!

Sepakat, meski generasi 90an tak banyak bersentuhan dengan gadget ataupun teknologi canggih lainnya. Tapi beruntung sederet jajanan ringan ini memberi keseruan yang nggak ada gantinya. Hadiah-hadiah kecil di atas memang berhasil membuat anak-anak jaman old makin kreatif dan berkembang dengan cara yang berbeda. Yang ngaku Generasi 90an memang patut bersyukur mendapat kesempatan bermain dengan imajinasi bebasnya.