Kalau di YouTube Indonesia ada Atta Halilintar dan Ria Ricis yang bergelar sebagai King dan Queen of YouTube, serta Deddy Corbuzier sebagai Father-nya, maka satu lagi yang mengisi sebagai pembuat konten goblok unfaedah adalah Bobon, dengan channelnya The Santoso.

Ia sebenarnya menyadari dengan sepenuh hati kalau konten yang ia buat tak ada guna bahkan tak perlu diketahui oleh orang lain. Namun, Bobon tetap melakukan beberapa eksperimen yang ia sebut sebagai ‘konten goblok’ untuk para netizen. Salah satunya adalah Indomie goreng yang dicampur dengan kecoa Madagaskar.

Sebelum menonton dan menyaksikan video yang akan Boombastis beri di bawah ini. Penulis mengimbau dulu, tinggalkan ulasan ini jika kamu sedang makan, membenci kecoa, atau mungkin mudah jijik. Sebelum menyesal yah. Yuk, kita lihat bagaimana konten ini bisa disebut netizen sebagai salah satu penistaan terhadap Indomie goreng.

Di dalam konten tersebut, Bobon pertama kali menunjukkan bahwa kecoa yang ia pakai adalah kecoa Madagaskar (kecoa tak bersayap) –yang katanya bisa dimakan. Kecoa tersebut ia beli secara online, 5 ribu Rupiah per ekornya. Selanjutnya, Bobon lalu mencuci bersih kecoa menggunakan air kran, dan sekali menggunakan sunlight agar bersih kesat dan kumannya hilang seperti yang ia katakan.

Usai cuci mencuci, ia kemudian merebus kecoa tersebut dalam wajan air mendidih. Lalu menggoreng garing serangga tersebut saat sudah terlihat empuk dan mengembang. Hmmm, jangan dibayangkan deh seperti apa rasa dan baunya, iyuhhh lah pokoknya.

Mengenai alasan apa yang mendasari konten tersebut, Bobon hanya mengatakan bahwa ia berusaha untuk bisa kreatif. “Karena memang kita sebagai content creator, kan, ditekan supaya semakin kreatif. Nah, akhirnya aku coba saja kreasikan Indomie dengan kecoak. Tujuan awalnya buat eksperimen dan aku juga penasaran, gitu,” kata Bobon. Sebelum merekam, Bobon terlebih dahulu mencari informasi soal kecoak yang aman dikonsumsi, lalu muncullah nama kecoak madagaskar, melansir kumparan.com.

Bobon mengatakan kalau sebelum dibersihkan, kecoa tersebut berbau tak enak, seperti kamar mandi yang penuh dengan kecoa (yaiyalah Bwambang, masa kecoa bau minyak wangi, hadehhhh). Tapi, setelah digoreng, baunya lebih seperti udang. Saat disantap pun, rasanya tak beda jauh dengan udang yang masih ada cangkangnya.

Sebelum video mie goreng bertopping kecoa ini, Bobon sudah terlebih dahulu melakukan eksperimen mencampur Indomie dengan cacing Jerman (cacing ulat) serta Ikan Cupang. Konten lain di kanal YouTubenya juga enggak kalah ‘unfaedah’, seperti berendam di air setengah kilo bon cabe, berenang bersama ikan lele, menentang lebah, keliling dengan badan penuh lakban, dll.

BACA JUGA: 4 Etika Membuat Konten yang Harus Dipatuhi oleh YouTuber

Yah, walaupun banyak netizen yang jijik dan tak berminat dengan konten Bobon ini, ada juga kok yang terus mendukung Bobon untuk terus menjadi konten dengan label tergoblok se-Indonesia Raya. Netizen juga meminta untuk next time, Bobon bisa membuat kreasi Indomie yang lebih kreatif, topping tai kambing misalnya. Ehe.