Manusia selalu punya cara-cara kreatif untuk membuat kehidupannya jadi lebih mudah, mulai dari mengolah hasil bumi, mendapatkan sumber tenaga, sampai membuat barang-barang elektronik yang membuat kita bisa melakukan apapun. Ciptaan manusia nggak hanya berupa barang yang bisa kita lihat, tapi juga bagaimana budaya mereka yang dipertahankan sejak zaman dahulu. Salah satu yang nggak bisa dilupakan adalah cara unik manusia zaman dahulu untuk membuat jenazah menjadi mumi.

Banyak jenazah dalam peti khusus mumi yang hingga saat ini masih utuh bentuknya. Termasuk mumi pada zaman kerajaan Mesir yang pada April lalu ditemukan. Salah satu mumi bangsawan yang bernama Ramses II ini pun dibawa dari Mesir menuju kota Paris untuk dimasukkan ke dalam museum terkenal yang ada disana. Namun dalam prosesnya ternyata terdapat keanehan tersendiri. Apa aja itu? Simak dulu dibawah ini yak.

Terlahir dari keluarga bangsawan, proses mumifikasinya pun ribet!

Gambar kuno ini menggambarkan bagaimana proses mumi yang unik [Sumber Gambar]
Proses menjadikan jenazah menjadi mumi nggak asal lho. Jangan dikira ketika sudah meninggal, jenazah orang yang akan dijadikan mumi langsung dimasukkan ke dalam peti. Tahap-tahap yang harus dilakukan juga cukup ngeri, bayangkan saja, mereka harus mengeluarkan semua organ dalam tubuh jenazah lalu menggantinya dengan rempah-rempah dan balsam agar tidak busuk. Kemudian jenazah juga harus dikeringkan dengan pengawet yang sebelumnya telah dibalurkan.

Ramses II ini salah satu mumi yang paling sakral

Monumen yang didirikan nggak main-main besarnya! [Sumber Gambar]
Menjadi keluarga bangsawan, kehidupan Ramses II ini juga nggak jauh-jauh dari perang untuk memperebutkan kekuasaan. Kekuatan militer dibawah kekuasaannya juga tidak bisa dipungkiri, beberapa wilayah berhasil takluk pada titahnya. Ramses adalah anak dari salah seorang raja bernama Seti I dan ia telah bertahta sebelum berusia 20 tahun lho! Selain itu, pada saat ia meninggal di usia 96 tahun, orang-orang Mesir yakin bahwa dunia akan segera berakhir.

Pada saat ia meninggal, keluarganya membuat bangunan sepanjang sungai Nil

Inilah King’s Valley, tempat bangsawan di makamkan [Sumber Gambar]
Diangkat menjadi seorang raja pada saat usia muda bukan berarti ia tak mampu membuat Mesir jadi lebih sejahtera. Nggak heran saat ia meninggal, kerajaan mengeluarkan biaya besar-besaran untuk membangun monumen-monumen sepanjang sungai Nil dengan tujuan menghormati Ramses II. Padahal biasanya hanya ada satu monumen khusus yang dibangun untuk menghormati kematian bangsawan pada masa itu. Ramses II dikebumikan di area khusus bangsawan yang dikenal sebagai “Valley of Kings”, namun karena ia masih membusuk, maka ia dipindahkan kembali.

Uniknya, walaupun sudah jadi mumi, ia harus mengikuti aturan pemerintahan

Nah loh, mumi aja punya passport! [Sumber Gambar]
Ketika ditemukan oleh para arkeolog, mumi Ramses II yang masih jelas wajahnya ini dipindahkan lokasinya ke Perancis. Lucunya, walaupun telah meninggal dunia, ia harus mempunyai passport yang diresmikan oleh pemerintahan Mesir dan diakui oleh Perancis. Lengkap dengan foto dan juga tahun lahirnya lho! Hayo kamu jangan mau kalah nih sama mumi yang punya passport!

BACA JUGA: 5 Fakta Menarik Ramses II, Firaun yang Konon Tenggelam di Laut Merah pada Era Nabi Musa

Fakta tentang Ramses II ini merupakan bukti nyata bahwa manusia mampu membuat tradisi yang dibuat ratusan tahun lalu bertahan dan masih bisa menghormati aturan saat ini. Kini kita yang berada di zaman modern pun wajib menghargai sejarah walaupun ribet dan harus ekstra hati-hati, termasuk sampai membuat passport untuk seorang mumi. Menurutmu apakah hal ini sebenarnya perlu dilakukan? Kita tunggu komentarmu dibawah ya.