Rezeki, jodoh dan kematian, memang menjadi rahasia Tuhan yang tidak diketahui oleh mahkluknya. Sama seperti kisah pria yang satu ini. Dikenal sebagai komedian legendaris Indonesia, komedian Gogon dikabarkan telah menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa (15/5/2018). Sosok yang besar bersama grup lawak Srimulat ini, meninggal dunia pada usia 57 tahun.

Lika-liku perjalanan artis yang satu ini juga cukup berwarna. Ia juga merupakan anggota senior Srimulat yang terkenal pada akhir 1980-an setelah kemunculan televisi swasta. Gogon dan rekan-rekannya mendadak populer dan menjadi selebriti. Meski sempat terjerat dengan kasus narkotika, pesonanya sebagai pelawak tak pernah luntur ditelan zaman. Seperti apa kisah Gogon semasa hidupnya? Simak ulasan berikut.

Masuk menjadi anggota Srimulat

Terkenal berkat Srimulat [sumber gambar]
Muncul pada akhir dekade 1980-an, Srimulat menjadi hiburan yang banyak dinanti oleh penonton. Melalui grup itu pula, Gogon banyak dikenal oleh permirsa televisi. Dengan ciri khas rambut jambulnya yang dibentuk mohawk, pria kelahiran 31 Desember 1959 itu sukses mengocok perut penonton lewat layar kaca. Bisa dibilang, Gogon telah meraup ketenaran dan menjadi selebriti. Ia bahkan sempat menjadi bintang iklan dan bermain di beberapa judul sinetron.

Artikel Lainnya
Dianggap Tim Lemah, Beginilah Kiprah Menawan Bangladesh yang Sempat Selamatkan Timnas
Lindswell Kwok Jadi Peraih Emas Kedua, 15 Netizen Twitter Ini Ndagel Tentang Dirinya

Film yang dibintanginya masuk ke layar lebar

Berhasil angkat nama Srimulat di layar lebar [sumber gambar]
Nama Gogon kembali menjadi perbincangan saat film Finding Srimulat mulai ditayangkan di bioskop tanah air. Ia dan beberapa rekan-rekannya di Srimulat seperti Djudjuk, Kadir dan Mamiek turut membintangi film layar lebar yang juga diperkuat aktor Reza Rahardian dan Rianti Cartwright itu. Meski pada 2015 silam menjadi tahun terakhir Srimulat tayang di televisi, Gogon tetap meneruskan karir melawaknya di dari pangung ke panggung lainnnya di berbagai tempat.

Menjadi tersangka kasus narkoba

Terjerat masalah narkoba [sumber gambar]
Menjalani karier di dunia hiburan memang rentan dengan beragam godaan. Salah satunya adalah penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Hal inipun sempat menimpa diri Gogon pada 2007 silam. Ia pun ditangkap Polisi dan menjalani sidangnya yang pertama pada 18 Desember 2007 di Pengadilan Negeri Tangerang. Gogon dikenai Undang-undang Nomor 5 Tahun 1997 Pasal 62 tentang penggunaan ancaman hukuman lima tahun dan denda Rp 100 juta.

Terindikasi sakit jantung dan menolak operasi

Menolak operasi meski sakit [sumber gambar]
Menurut Ari sang anak seperti yang diansir dari okezone.com, Gogon ternyata mengidap penyakit penyumbatan jantung yang telah ia derita sejak lama. Kepergiannya yang mendadak dan tanpa firasat apa-apa, membuat banyak orang terkejut. Termasuk rekan seprofesinya, Kadir. Bahkan temannya karibnya di Srimulat itu menyuruhnya untuk melakukan operasi, namun ditolaknya. “Sakit jantung dia. Napasnya ngos-ngosan terus. Mestinya kan operasi, tapi enggak mau,” ujar Kadir seperti yang dilansir dari laman celebrity. okezone.com.

Meninggal dunia setelah menhadiri acara kampanye

 

Karena penyakit jantung yang telah lama diderita, Gogon pun harus menyerah pada kondisi fisiknya. Seusai menghibur pada sebuah acara di Kota Lampung bersama Didi Kempot, ia mendadak tak sadarkan diri. Gogon pun akhirnya menghembuskan nafas terkakhir pada pukul 05.00 WIB akibat penyakit jantungnya yang kambuh. Bahkan sebelum kejadian, ia sempat mengeluh kesulitan bernafas dan tenaganya semakin menurun. Praktis, sosok lucu yang biasa menggoda rekan-rekannya itu tak lagi terlihat ceria dan pucat. Selamat Jalan Gogon.

Pasang surut peristiwa yang menjadi kisah Gogon di atas, bisa menjadi kisah yang menarik bagi generasi selanjutnya. Meski sempat tersandung kasus narkotika, namun semangatnya dalam meniti karir hingga sukses patut diapresiasi. Terbukti, ia mampu bangkit dan membintangi layar lebar dan dengan artis muda yang tenar pada saat itu.