Apa yang ada di benakmu ketika mendengar kata Geng Motor? Ugal-ugalan, anti hukum dan tindak kriminal, pasti adalah hal pertama yang terpikirkan. Nggak salah sih, semua hal ini karena maraknya pemberitaan di media yang banyak menampilkan aksi anarkis dan sok keren dari geng motor tersebut.  Masyarakat pun dibuat geram sekaligus gelisah gak karuan terhadap aksi mereka.

Ketika mayoritas masyarakat luas menolak kehadiran komunitas “kriminal beroda” ini, ternyata ada pula masyarakat yang merindukan kehadiran mereka. Bukan sembarang geng motor, di balik jubah sangarnya yang terkesan garang, kelompok ini justru banyak melakukan hal yang baik yang berkebalikan dari stigma kaum mereka pada umumnya. Penasaran? Simak ulasan selengkapnya.

1. Geng Motor yang Lindungi Psikologis Anak-anak Korban Kekerasan

Bikers Against Child Abuse atau biasa disingkat B.A.C.A, merupakan geng motor yang sangat dihormati oleh masyarakat karena aksi sosialnya. Kelompok ini didirikan pada tahun 1990-an oleh seorang pekerja sosial yang telah memiliki lisensi klinis. Misi utamanya adalah memberikan terapi kejiwaan terhadap anak-anak yang pernah dilecehkan agar terhindar dari rasa depresi.

Dandanan metal tapi berhati “pop” [image source]
Selain itu, komunitas motor besar ini sangat kompak dalam memberikan perlindungan dan rasa aman dari anak-anak korban kekerasan. Mereka juga memotivasi anak-anak tersebut agar tidak takut pada dunia luar. Yang patut diapresiasi, setiap personilnya akan menjalani masa pemeriksaan tentang latar belakang dan rekam jejak mereka selama menjadi anggota klub tersebut oleh FBI. Selain itu, mereka juga mendapatkan pelatihan rutin secara profesional, khusus terapi pemulihan mental anak.

2. Gantikan Peran Ambulans, Selamatkan Nyawa Ribuan Orang

Inggris yang terkenal memiliki sejumlah geng motor berbahaya, ternyata juga mempunyai klub bermotor yang juga berperan sebagai relawan medis bagi masyarakat. Nama geng motor tersebut adalah Blood Bikers, yang dikenal dengan ciri khas warna kuning bermotif kotak-kotak pada motornya. Alih-alih berdandan “seram” ala geng motor, seragam yang mereka gunakan justru lebih “Rapi” dan mirip patroli polisi jalan raya daripada penampilan klub motor kebanyakan. Ngga kebayang ya boombers.

Geng motor yang mirip polisi dan tampil “rapi” [image source]
Blood Bikers banyak berjasa memberikan pertolongan pertama pada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Kelompok ini juga telah terdaftar secara resmi pada badan layanan kesehatan Inggris (NHS), dengan jumlah relawan sebanyak 1,400 anggota. Tercatat, pada 2013 silam, kelompok ini telah merespon sebanyak 35 ribu permintaan bantuan pengantaran medis dari 236 rumah sakit.

3. Tampang Boleh Metal, Tapi Hati bak Malaikat

Dibalik logo tengkoraknya yang gahar, geng motor yang bernama The Punisher ini ternyata berisikan pria bertubuh kekar penuh tato namun berhati “bidadari”. Bagaimana tidak, klub moge yang bermarkas di kota Alburquerque, Amerika Serikat ini, bukan sekedar klub yang hobi nongkrong dan “wara-wiri” pamer moge. Misi utama meraka adalah melindungi para ABK alias anak berkebutuhan khusus.

Sangar, tapi sayang anak kecil [image source]
The Punisher yang memiliki anggota dari latar belakang militer, mayoritas diisi oleh para veteran tentara Amerika Serikat dan mantan anggota kepolisian. Komunitas bermotor ini berperan aktif dalam melindungi dan memberikan dukungan moral terhadap anak-anak penyandang cacat yang kerap mendapatkan perlakuan kekerasan di lingkungannya. Yang suka gangguin anak kecil, hmm..siap- siap aja berhadapan dengan geng ini.

4. Bantu Kaum Miskin dan Anak jalanan, Geng Motor Ini Menjadi “Sinterklas” Bermotor di Zaman Modern

Maraknya kemiskinan dan Kekerasan yang banyak terjadi di abad modern ini, menginspirasi sebuah geng motor yang bernama Buffalo Motorcycle Club untuk bangkit dan membantu sesama. Klub motor yang beranggotakan keturunan Afrika-Amerika ini, banyak berkontribusi untuk membantu keluarga miskin dengan membangun tempat tinggal yang layak.

geng motor yang peduli sosial [image source]
Selain itu, kelompok bermotor yang namanya terinpirasi dari legenda pasukan kavaleri Afrika-Amerika tersebut, sangat perhatian terhadap masalah sosial. Salah satu contohnya adalah lewat program “Senior Santa”, dimana program ini adalah memberikan hadiah kepada kaum manula saat perayaan Natal tiba.

5. Bantu Pengungsi Perang, Geng Motor Jerman untuk Kemanusiaan

Membanjirnya pengungsi akibat konflik di Suriah di yang masuk di wilayah Eropa, terutama Jerman, menggugah pribadi Fat Joe untuk mendirikan komunitas bermotor ini. Median Empire Motorcycle, nama dari geng motor tersebut, mempunyai misi untuk membantu para pengungsi,terutama dari suku Kurdi Irak, untuk memberikan pelayanan medis dan kesehatan serta pemulihan mental akibat perang.

Tetap “macho” diantara pengungsi perang [image source]
Klub bermotor yang mayoritas anggotanya diisi oleh keturunan suku Kurdi yang bermukim di Jerman ini, banyak melakukan aksi sosial dimasyarakat. Seperti mengirimkan anggota geng tersebut ke Irak untuk misi kemanusiaan hingga menggalang dana untuk mensponsori pendidikan dua gadis muda yang telah yatim piatu. Mulia banget ya Boombers.

Lima inpirasi di atas adalah contoh nyata bahwa geng motor juga bisa jadi gerakan yang bermanfaat bagi sekitarnya. Bukan sekedar kelompok bermotor yang bikin gelisah karena kebut-kebutan, hingga melakukan aksi kriminal. Kaum muda masa kini yang mau ikutan geng motor, moga-moga lebih terbuka pemikirannya agar menjadikan kegiatan tersebut sebagai salah satu ajang untuk menebar manfaat positif dan berguna bagi masyarakat. Bagaimana menurut Boombers, setuju?