Nasib manusia yang hidup di dunia ini, layaknya sebuah roda yang berputar dari atas ke bawah yang senantiasa bergulir mengikuti irama waktu. Begitu juga dengan rahasia hidup seseorang. Jika hari ini terlihat miskin dan kekurangan, siapa tau beberapa saat kemudian, berubah menjadi sosok kaya yang disegani. Perjalanan hidup seperti inilah yang dialami oleh sosok Andi Syamsuddin Arsyad.

Pria yang akrab disapa Haji Isam tersebut, merupakan pengusaha tambang yang kaya raya di Kalimantan Selatan. Namanya yang kesohor secara nasional, juga digosipkan sedang dekat dengan artis kenamaan Ibukota, Syahrini. Namun siapa sangka, sosok pengusaha berusia 40 tahun tersebut, dulunya merupakan seorang buruh biasa sebelum sukses sebagai pengusaha. Seperti apa sosok dirinya tersebut? Simak ulasan berikut.

Putra Bugis yang memulai usaha dari nol

Memulai usaha dari nol [sumber gambar]
Sejatinya, Haji Isam bukanlah orang Kalimantan asli. Pengusaha tambang tersebut diketahui berasal dari tanah Bugis, tepatnya dari daerah Bone, Sulawesi Selatan. Di tanah perantauan, ia pernah bekerja sebagai karyawan perkayuan, buruh muat, sopir angkutan umum dan tukang ojek. Meski saat ini telah dikaruniai kekayaan yang berlimpah, sosoknya sering dijuluki sebagai pengusaha ‘from zero to hero’ yang artinya, ia memulai usahanya memang betul-betul dari awal.

Modal dengkul saat memulai berbisnis pertama kali

Usaha sukses modal dengkul [sumber gambar]
Ada kejadian unik pada diri Haji Isam saat mulai berbisnis pertama kali. Alih-alih menggunakan modal berupa materi, ia justru mengawali bisnisnya tersebut dengan modal dengkul alias tanpa bekal apa-apa. Saat itu, ia sedang bekerja kepada seorang Tionghoa yang bergerak di bidang tambang batubara. Dari sana, ia mulai belajar seluk beluk tentang bisnis batubara. Setelah ilmu dan modalnya cukup, ia pun memutuskan untuk keluar dan membuka usaha sendiri. Kini sosoknya dikenal secara luas di Kalimantan Selatan maupun nasional sebagai pengusaha sukses.

Miliki perusahaan tambang hingga jet pribadi

Berencana membuka rental jet pribadi [sumber gambar]
Sosok pengusaha kelahiran 1 Januari 1977 tersebut, dikenal kaya raya berkat sejumlah kerajaan bisnis miliknya, yakni PT. Jhonlin Group. Induk usahanya tersebut, menaungi sejumlah perusahaan seperti PT. Jhonlin Baratama, PT. Jhonlin Marine and Shipping dan juga PT. Jhonlin Air Transport. Beberapa usaha tambangnya bahkan bisa menghasilkan 400 ribu ton batu bara dengan omset Rp 40 miliar per bulan. Tak cukup disitu, ia bahkan menggarap usaha transportasi dan properti. Lewat PT. Jhonlin Air Transport, ia akan membuka rental jet pribadi.

Sosok dermawan yang hobi balapan

Pengusaha yang hobi balap offroad [sumber gambar]
Selain menjadi seorang pengusaha, Haji Isam juga ternyata menggemari kegiatan balap. Saking gandrungnya, ia bahkan mendirikan sebuah tim balap yang dinamakan Jhonlin Racing. Kegemarannya tersebut juga menular pada sang anak, Liana Saputri. Tak hanya hobi balap, Haji Isam juga termasuk sosok yang sangat dermawan. Terbukti, ia memberangkatkan 250 Guru SMP Negeri 1 Mentewe, kabupaten Tanah bumbu, Kalimantan Selatan untuk pergi Umrah. Selain itu, Haji Isam juga pernah meminjamkan jet pribadi non komersial miliknya untuk digunakan DR. Zakir Naik berdakwah selama di Indonesia.

Digosipkan deket dengan artis Ibukota

Gosip yang masih diperdebatkan kebenarannya [sumber gambar]
Sosoknya yang kaya raya sebagai pengusaha, membuat dirinya kerap diterpa gosip miring. Pengusaha tambang batubara tersebut, pernah digosipkan dekat dengan artis yang juga penyanyi Yuni Shara. Saat itu, Yuni Shara sedang berpose di salah satu helikopter Jhonlin Air Transport milik Haji Isam. Namun, gosip tersebut tak terbukti. Bahkan baru-baru ini, ia kembali di gosipkan dekat dengan Syahrini yang harta kekayaannya sering dipertanyakan netizen.

Meski dikenal kaya raya sebagai seorang pengusaha, Haji Isam ternyata merupakan sosok dermawan yang peduli dengan orang lain. Hal tersebut dibuktikan dengan serangkaian aksi amalnya memberangkatkan umroh guru sekolah hingga meminjamkan jet pribadi secara cuma-cuma. Selain dermawan, sifat kerja kerasnya yang memulai usaha dar nol, patut kita apresiasi dan ditiru agar bisa sukses di masa depan.