Menyoroti soal kesehatan Kim Jong-un yang kemudian diisukan meninggal dunia memang sempat santer terdengar beberapa waktu lalu. Sebagai pemimpin Korea Utara, sosoknya memang tak lepas dari perhatian dunia. Terlebih soal aktivitas militernya yang berkaitan dengan nuklir, membuat warga dunia bertanya-tanya, seberapa kuat militer Korea Utara?

Dilansir dari Global Fire Power, Korea Utara menempati urutan ke-25 dari 138 negara dunia yang masuk dalam daftar tersebut pada tahun 2020 ini. Meski kalah dari Korea Selatan yang berada di peringkat ke-6 dari 138 negara, militer Korea Utara tergolong menakutkan bagi rival-rivalnya.

Pasukan pertahanan Korea Utara yang ternyata mencapai satu juta personil

Meski menghuni peringkat ke-25 dari 138 berdasarkan ranking Global Fire Power pada tahun 2020 ini, Korea Utara ternyata memiliki lebih dari satu juta personil yang siap siaga menjaga negara jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Estimasi total pasukan yang mencapai 1,800,000 personel, dengan 1,280,000 tentara aktif yang siap digerakkan.

Ilustrasi tentara Korea Utara [sumber gambar]
Berkebalikan dari Korea Utara, pasukan Korea Selatan justru hanya memiliki 580,000 personil aktif dari total estimasi pasukan militernya yang berjumlah 3,680,000 tentara. Sisanya sebanyak 3,100,000 menjadi pasukan cadangan (reserve personel). Sementara itu, Korea Utara memiliki pasukan cadangan sebanyak 600,000 personel.

Unit Angkatan Darat yang didominasi oleh tank dan kendaraan lapis baja

Beralih ke sektor darat, militer Korea Utara banyak didukung oleh kendaraan lapis baja (armored vehicle) dan tank untuk memperkuat pertahanan. Rinciannya, ada 10,000 kendaraan lapis baja dan 6,045 tank yang dimiliki oleh Angkatan Darat Korea Utara. Dukungan militer juga datang dari sejumlah roket dan artileri.

Ilustrasi parade kendaraan lapis baja dan tank Korea Utara [sumber gambar]
Untuk artileri jenis swa-gerak, Angkatan Darat Korea Utara mengoperasikan sebanyak 800 buah. Sementara untuk artileri medan dan kendaraan peluncur roket (MLR’s), masing-masing berjumlah 1,000 dan 2,110 unit. Jelas hal ini belum termasuk hitungan hulu ledak nuklir yang dikembangkan oleh militer Korea Utara.

Kekuatan udara banyak didukung produk buatan Rusia era Uni Soviet dan Cina

Korea Utara yang merayakan hari raya Angkatan Udara (Air Day) setiap tanggal 20 Agustus, banyak mengoperasikan jet tempur buatan Rusia di era Uni Soviet dan Tiongkok. Dengan total mencapai 949 buah, AU Korea Utara memiliki 458 pesawat tempur, 114 jet serang, 4 transport, 169 pesawat latih , 2014 helikopter, dan 20 helikopter serang.

MiG 21 Korea Utara [sumber gambar]
Uniknya, Korea Utara yang tak memiliki hubungan dagang dengan Amerika Serikat (AS), ternyata diketahui memiliki salah satu alutsista buatan negeri Paman Sam tersebut, yakni helikopter ringan MD 500D hasil import dari Jerman. Meski demikian, mayoritas kekuatan udara didominasi oleh alutsista yang sangat uzur seperti MiG 29 era 1960-an.

Korea Utara punya kapal selam lebih banyak dari Korea Selatan, AS, dan Tiongkok

Kekuatan Korea Utara di lautan juga tak bisa dianggap remeh. Terutama oleh negara tetangganya, Korea Selatan. Menurut data Global Fire Power tahun 2020, negara pimpinan Kim Jong-un itu ternyata mengoperasikan 83 unit kapal selam. Lebih banyak dibanding Korea Selatan yang berjumlah 22 buah.

Jika dikomparasikan dengan negara-negara besar lainnya seperti Amerika Serikat dan Tiongkok, Korea Utara unggul dari sisi kepemilikan kapal selam dibanding AL AS yang berjumlah 66 buah dan AL Tiongkok sebanyak 74 unit. Sebagai pendukung, Korea Utara memiliki 11 frigates, 2 corvettes, 416 kapal patroli, dan 23 kapal penyapu ranjau.

BACA JUGA: 5 Alasan Mengapa Korea Utara Sangat Ditakuti Dunia!

Meski peringkat Korea Utara jauh di bawah Korea Selatan, kekuatan militer dari negara berhaluan ‘kiri’ itu nyatanya mampu membuat dunia khawatir akan terjadi perang berikutnya jika bersitegang dengan Amerika Serikat. Terlebih, Korea Utara juga memiliki beberapa rudal antar benua (ICBM) yang siap diluncurkan kapan pun oleh Kim Jong-un.