Berlangsungnya Pilgub jawa Timur, menyisakan cerita unik yang ada pada saat itu. Mulai dari sambutan masyarakat yang hendak melakukan pemilihan, hingga kisah menraik dari para Calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Salah satu contohnya adalah Emil Elestianto Dardak atau Emil Dardak.

Ia merupakan Bupati Trenggalek yang mendampingi Kofifah Indar Parawansa pada Pemilihan Gubernur tahun 2018 ini. Ada banyak hal menarik dari diri seorang Emil Dardak. Suami dari Arumi Bachsin ini dikenal sebagai pasangan termuda pada saat Pilkada 2015 silam. Selain itu, Emil Dardak juga merupakan keturunan seorang Jenderal besar di masa pemerintahan Soekarno. Tentu saja, ada banyak sisi lain sang calon Wakil Gubernur yang menarik untuk diketahui.

Sosok cerdas yang berpendidikan tinggi

Dikenal cerdas dan berpendidikan [sumber gambar]
Sedari muda, aura cerdas telah terpancar dari Emil Dardak. Tak heran, jejak akademisnya begitu kentara di antara peserta Pilgub Jawa Timur 2018. Saat berusia 17 tahun pada 2001, Emil Dardak berhasil meraih gelar Diploma dari Melbourne Institute of Business and Technology. Tak lama berselang, Ia merengkuh titel S1-nya di Universitas New South Wales, Australia. Gelar master S2 dan profersor S3-nya, didapatkan dari kampus yang sama yakni Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang.

Cucu ulama terkenal yang juga keturunan seorang Jenderal besar

Datang dari latar belakang keluarga yang berpengaruh [sumber gambar]
Lingkup keluarga Emil Dardak ternyata diisi oleh orang-orang berpengaruh pada masanya. Sang ayah, Hermanto Dardak merupakan Wakil Menteri PU periode 2010-2014. Diketahui, ia juga cucu dari H. Mochamad Dardak, salah satu Ulama besar NU. Darah militer mengalir dari sisi sang Ibu, sebagai keturunan dari Letjen Anumerta Wiloejo Poespojudo yang merupakan Gubernus Lemhanas era Presiden Soekarno.

Pria muda yang memegang berbagai jabatan penting

Menjabat sejumlah posiis penting di lembaga prestisius [sumber gambar]
Sosoknya Emil Dardak yang tergolong muda, semakin menguatkan langkahnya untuk terus memupuk presatis. Saat berumur 17 tahun, ia dipercaya untuk ikut serta dalam program World Bank. Emil juga dipercaya untuk memegang posisi yang terbilang sangat strategis dari perusahaan BUMN yang dibentuk oleh Kementrian Keuangan (Kemenkeu). “Ya memang saya latar belakangnya di sini (infrastruktur). Saya sudah 10 tahun bergelut di sini. Waktu saya masih umur 17 tahun, sudah berkecimpung di proyek World Bank. Saya waktu itu punya diploma dari Australia. Saya Sejak dulu memang tertarik dengan pembangunan,” tuturnya yang dilansir dari economy.okezone.com.

Dirinya di mata sang istri

Bersama sang istri, Arumi Bachsin [sumber gambar]
Kecerdasan dan ketampanan Emil Dardak, rupanya erhasil meluluhkan hati aktris cantik, Arumi Bachsin. Keduanya pun akhirnya menikah pada 30 Agustus 2013 silam. Tak disangka, sang istri mempunyai penilaian yang cukup unik pada suaminya tersebut. “Suamiku itu bukan tipe orang romantis. Anniversary tahun lalu saja aku bikin suprise party kecil-kecilan biar romantis. Tiap anniversary aku terus yang ngerayain, jadi aku sama suami bikin perjanjian kalau tahun ini Mas Emil yang bikin surprise,” ujarnya yang dilansir dari tribunnews.com.

Politikus yang berbakat dalam bidang seni

Sempat menyanyikan lagu untuk sang sitri [sumber gambar]
Dilansir dari id.wikipedia.org, Emil Dardak ternyata pernah merlilis sebuah album Selftitle pada 2009 silam. Bakat seninya semakin kentara saat ia menulis sebuah lagu yang khusus dipersembahkan pada sang istri, Arumi Bachsin. Lagu berjudul “Dialah” tersebut, melantun indah dari bibirnnya sembari diiringi petikan gitar yang mengalun pada pernikahan mereka. “Lagu ini ciptaan khusus untuk istri saya. Saya akan nyanyikan sekarang. Saya dibantu teman saya, Yudhis, yang mengaransemen lagu ini. Judulnya ‘]Dialah,” kata Emil.

Pendek kata, sosok Emil Dardak merupakan figur yang sangat istimewa. Tak hanya bagi keluarga, namun juga untuk masyarakat. Kecerdasan akademis yang digabung dengan pengalaman profesional, bakal menjadikan sosok Emil Dardak sebagai generasi penerus yang patut dijadikan teladan. Gimana menurutmu Sahabat Boombastis?