Sebagai salah satu punggawa Timnas dan bermain di kompetisi luar negeri, Evan Dimas bisa dibilang bukanlah pemain yang sembarang. Selain kerap menunjukkan performa bagus, ia juga dielu-elukan sebagai anak ajaib. Hal positif yang dialaminya kini seperti menjadi jawaban dari masa-masa sulit Evan ketika masih kecil. Seperti yang kita ketahui, ia harus rela berjualan sayur terlebih dahulu untuk bisa mempunyai sepatu bola.

Evan sendiri sekarang bermain di negeri seberang bersama klub Selangor FA. Sebuah kesebelasan yang dari penelusuran penulis sudah sukses merebut semua gelar yang ada di kompetisi sepak bola Malaysia. Baru-baru ini lewat klub berjuluk The Red Giants itu, pemuda 22 tahun itu menciptakan sebuah catatan emas. Bahkan hal bagus tersebut kini menjadi sejarah untuknya dan rekor pemain Indonesia di Malaysia. Seperti apakah itu? Temukan jawabannya diulasan ini.

Beginilah rekor Evan Dimas di kompetisi Malaysia

Evan bermain di Malaysia [Sumber Gambar]
Sebagai salah satu kompetisi yang kerap merekrut pemain Indonesia, turnamen sepak bola di Malaysia memang amatlah bersahabat dengan para pesepakbola tanah air. Hal yang kini tengah dibuktikan Evan Dimas dengan sukses menciptakan sejarah emas lewat satu gol ke gawang PKPN dilanjutan Piala Malaysia beberapa waktu yang lalu. Mantan kapten Timnas U-19 ini, dinobatkan sebagai satu-satunya pemain Indonesia yang mampu menciptakan gol di tiga kompetisi domestik Negeri Jiran yakni Malaysia Super League, Piala Malaysia, dan FA Malaysia. Rekor tersebut juga membuatnya mengungguli legenda Tim Merah Putih yang pernah bermain di sana, seperti Bambang Pamungkas dan Ellie Eboy.

Capaian bagusnya membuat Selangor FA menjaga asa untuk Juara

Perayaan kemenangan [Sumber Gambar]
Selain menorehkan hasil yang bagus tadi, Evan Dimas juga membuat asa juara Selangor FA tetap terjaga di Piala Malaysia. Terbukanya peluang klub berjuluk The Red Giants disebabkan oleh selesih poin mereka dengan peringkat dua tidaklah terpaut jauh. Selangor FA yang  kini berada di group D Piala Malaysia berada diposisi ketiga dengan 6 poin, sedangkan kompetitor-nya yakni Pahang diurutan kedua mengumpulkan 8 angka. Usut punya usut torehan bagus ini juga berkat kemenangan menyakinkan atas PKPN dengan skor telak 4-1.

Di Malaysia kerap menciptakan gol cantik dan menjadi penyelamat

Jika menilik sedikit kiprahnya ke belakang, pemain yang kerap menggunakan nomor 6 tidak sekali ini saja menciptakan kegemilangan di Negeri Jiran. Sebelumnya, pemuda yang sudah koleksi 20 pertandingan di Malaysia juga sempat membuat gol cantik dan tak jarang menjadi penyelamat Selangor FA. Seperti yang dilakukannya ketika berhadapan dengan PKNS FC di kompetisi Malaysia Super League. Saat itu, pemuda jebolan Persebaya ini membuat gol solo ran (dribel seorang diri) dari tengah lapangan sampai menuju kotak penalti lawan. Aksi yang juga membuat Selangor menang dengan skor 2-1.

Evan Dimas adalah bukti kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil

Ketika Evan bermain bola warga sekitar [Sumber Gambar]
Seperti yang telah disinggung di awal tadi, kehebatan Evan Dimas ini adalah jawaban dari usahanya melawan keterbatasan ketika masih kecil. Sebagai pemain bintang Indonesia bisa dikatakan ia bukanlah terlahir dari keluarga yang mapan. Keluarganya yang bukan pekerja high class  kerap kesulitan memenuhi kebutuhannya kala meniti karier diolahraga ini. Namun, bekat kerja keras serta kegigihan mengalahkan semua rintangan pemuda 22 tahun ini bisa mencapai kesuksesan seperti sekarang. Bahkan saat ini Evan mulai dilirik oleh klub-klub dari Jepang dan Thailand.

Berkaca dari ulasan di atas Evan Dimas bisa dikatakan merupakan sebuah gambaran nyata dari sebuah kerja keras yang berujung keberhasilan. Jadi untuk kamu yang saat ini sedang berjuang menggapai mimpi teruslah berjuang, meski banyak rintangan yang dihadapi. Besar harapan Evan bisa terus konsisten dan melanjutkan kegemilangannya di jagad sepak bola.