Pada tahun 2019 ini, ada beberapa perwira TNI yang bakal menjalankan tugasnya di posisi yang baru. Setelah Jenderal Andika Perkasa dilantik menjadi KSAD, kini ada nama Letjen TNI Doni Monardo yang akan dilantik menjadi kepala BNPB. Sosoknya pun mulai ramai diperbincangkan.

Dilansir dari news.detik.com, hal ini juga ditegaskan oleh Mantan Panglima TNI yang kini menjabat Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, yang menilai bahwa Letjen Doni yang akan dilantik mempunyai rekam jejak positif dalam karirnya. Seperti apa sosoknya? Simak ulasan berikut.

Memiliki karir cemerlang selama berdinas di kemiliteran

Memiliki karir cemerang selama berdinas di kemiliteran [sumber gambar]
Sebagai alumnus Akmil tahun 1985, Letjen Doni Monardo mencatatkan beberapa prestasi yang gemilang selama berdinas sebagai perwira infanteri. Dilansir dari nasional.tempo.co, ia pernah bertugas di Kopassus, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Komando Daerah Militer (Kodam), hingga Dewan Ketahanan Nasional. Tak hanya itu, Doni juga aktif melakukan berbagai aktivitas sosial di masyarakat lewat kegiatan penghijauan.

Pernah Diterjunkan di konflik Timor-Timur dan komandan pasukan antiteror

Doni Monardo dalam sebuah foto lama [sumber gambar]
Bertugas sebagai perwira di satuan elit Kopassus pada 1986-1998, Doni telah memiliki segudang pengalaman di lapangan dan berbagai medan konflik. Laman nasional.tempo.co menuliskan, ia pernah diterjunkan di Daerah Operasi Militer (DOM) Timor-Timur dan Aceh. Setelahnya, ia dilantik sebagai Wakil Komandan Jenderal Kopassus dan mendapat tugas khusus dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Saat itu, ia ditunjuk sebagai Wakil Komando Satuan Tugas untuk pembebasan kapal MV Sinar Kudus yang dibajak perompak Somalia dan berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Sempat menjadi Danpaspampres di era SBY dan Jokowi

Pernah menjabat sebagai Danpaspampres [sumber gambar]
Berkat prestasinya menangani kasus perompakan, Lelaki kelahiran Cimahi, Jawa Barat pada 10 Mei 1963 mendapat kenaikan pangkat jenderal bintang satu. Sumber dari nasional.tempo.co menuliskan, Doni kemudian ditunjuk menjadi Komandan Paspampres pada Juni 2012 pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di periode kedua. Saat di awal-awal Presiden Joko Widodo menjabat sebagai kepala negara, ia masih menempati posisi Danpaspampres sebelum digantikan oleh Jenderal Andika Perkasa yang kini menjadi KSAD.

Sosok cerdas yang getol melakukan penghijauan di masyarakat

Menggagas gerakan penghijauan lingkungan di sejumlah daerah Indonesia [sumber gambar]
Salah satu prestasi Doni di bidang sosial adalah, melakukan beberapa program penghijauan di tengah-tengah masyarakat. Laman nasional.tempo.co menyebutkan, ia merupakan pencetus program ‘Citarum Harum’ saat menjadi Panglima Komandao Daerah Militer III/Siliwangi. Tak hanya itu, gerakan ‘Emas Biru’ dan ‘Emas Hijau’ yang diterapkan di beberapa wilayah pulau Ambon, juga menjadi bukti komitmennya pada perbaikan kondisi lingkungan. ” “Emas hijau” itu menanam pohon, “emas biru” itu (budidaya) ikan,” ujar Doni Monardo yang dikutip dari indonesiasatu.co.

Bakal dilantik menjadi calon Kepala BNPB yang baru

Bakal dilantik menjadi kepala BNPB yang baru [sumber gambar]
Deretan prestasinya di bidang kemiliteran dan sosial masyarakat, membuat Letjen Doni Monardo dicalonkan menjadi kepala BNPB yang baru. Sumber dari nasional.kompas.com menuliskan, ia sedianya dilantik pada Rabu 2 Januari 2019. Namun tanpa alasan yang jelas, upacara tersebut ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Meski tertunda, hal ini ditegaskan oleh Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko yang mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo secepatnya melantik. “Enggak akan lama lagi kok. Mudah-mudahan enggak lama,” ujarnya yang dikutip dari nasional.kompas.com.

BACA JUGA: Andika Perkasa, Perwira Cerdas yang Dilantik Menjadi KSAD Gantikan Jenderal TNI Mulyono

Kalangan perwira militer yang memang dikenal sebagai figur yang tegas dan gesit, memang tepat untuk mengemban posisi yang strategis. Seperti sosok Letjen Doni Monardo di atas, pengalamannya di ketentaraan dan penghijauan lingkungan menjadi sebuah prestasi yang menjadikannya sebagai kandidat kuat calon kepala BNPB.