Belanja online sudah menjadi bagian dari masyarakat tanah air. Sistem ini bukan hanya membebaskan pembeli untuk mencari barang yang mereka butuhkan, tetapi juga tak tidak ribet dan cukup diam di rumah, semua bisa beres. Belum lagi, banyaknya promo yang ditawarkan membuat pembeli semakin keranjingan belanja online.

Sayangnya, meski terlihat mudah dan praktis, jual beli online juga punya kelemahan loh. Salah satunya, pembeli tidak bisa merasakan barang secara fisik hingga barang tersebut diterima di tangannya. Pasalnya, calon pembeli hanya melihat produk berdasarkan gambar dan deskripsinya. Saat barang tidak sesuai dengan ekspekstasi, beginilah jadinya.

Itu colokan sama headseat gimana ceritanya kok ketuker ya?

Olshop -Flash sale [Sumber gambar]

Saking kreatifnya yang jual, modelnya bisa kebalik gitu..

Korban olshop -Baju kebalik [Sumber gambar]

Kalau kata netijen ‘kayak kutang nenek gua’

Korban olshop -kutang nenek [Sumber gambar]

Pengen dosa tapi takut ketawaa 🙁

Korban olshop -sepatu gila [Sumber gambar]

Bukannya emang bengkok ya kalau di air?

Beli bengkok [Sumber gambar]

Ada yang bisa menjelaskan nama barang ini?

Korban olshop -Barang tanpa nama [Sumber gambar]

Kata netijen: “saya suka kegoblokannya, murni dan tak dibuat-buat”

Korban olshop -makan sabun [Sumber gambar]

Fix, penjual model begini bakalan duluan disamperin sama Malaikat Malik

Korban olshop -Flashdisk tipuan [Sumber gambar]

Alasan mengapa jangan keranjingan belanja online…

Sepatu tanpa lubang [Sumber gambar]

Udah keluar duit, eh apesnya dapet yang model beginian…

Korban olshop -Enggak sesuai ekspektasi [Sumber gambar]
Bicara tentang jual beli online, kamu pernah enggak nih mengalami hal serupa. Ketika melihat online, bagusnya bukan main, eh ketika datang ke tanganmu sama sekali tak sesuai dengan ekspektasi sama sekali, pernah?