Siapa bilang narapidana yang sudah berada dalam jeruji tak bisa melakukan aksi kejahatan. Mereka adalah orang yang cerdas, hanya saja tidak beruntung dan tertangkap oleh pihak berwajib. Enggak heran dong kalau di dalam penjara pun mereka bisa menyusun rencana untuk mengelabuhi para penjaga.

Berbagai cara gila dan unik dilakukan untuk bisa bebas. Beberapa kisah ini mungkin bisa menjadi pelajaran untuk para sipir, pengawas, patugas dan siapapun yang bekerja di lembaga pemasyarakatan, agar mengawasi lebih para narapidana. Karena tahanan memang membuat mereka terisolasi, tapi tidak kehabisan akal untuk berbuat jahat.

Berdandan menyerupai putrinya

Cara kabur dari penjara [sumber gambar]
Clauvino da Silva namanya, ia merupakan ketua geng kriminal Brasil yang ditahan dalam penjara Gericino. Dirinya mencoba meloloskan diri pada Sabtu 3 Agustus 2019 lalu dengan menyamar menjadi anak perempuannya yang berusia 19 tahun. Ia memakai topeng silikon wajah perempuan, wig, dan juga baju anak perempuan, berharap penyamaran tersebut berhasil. Sayang, keamanan penjara lebih cerdik dan kembali mencyduk Silva karena gerak-geriknya yang aneh. Ia akhirnya dipindahkan ke dalam sel terpisah dengan penjagaan yang lebih ketat. Sayang, 3 (6/8) hari setelah kejadian itu, Silva ditemukan tewas gantung diri di selnya.

Bertukar tempat dengan saudara kembarnya

Murat dan Husein [sumber gambar]
Kembar identik memang kadang menguntungkan, seperti yang dilakukan oleh dua saudara asal Turki ini. Adalah Murat, yang harus mendekam di rumah tahanan E Tipi Kapasi, Mersin, Turki Selatan.karena terjerat kasus pembunuhan. Pada 26 Juni 2019 lalu, ia dijenguk oleh saudara kembarnya yang bernama Husein. Tak ada yang bakal mengira bukan kalau kunjungan itu dimanfaatkan untuk bertukar posisi, Murat menghirup udara bebas, semenatar Husein mendekam di sel. Tak tau alasan apa yang membuat Husein nekat menggantikan saudaranya yang kriminal. Malang, polisi mengetahui kelakuan dua saudara ini. Polisi kemudian mencari Murat di rumah mereka dan meringkusnya kembali. Kini, keduanya sama-sama mendekam di penjara.

Menyelinap menggunakan teknik yoga

Choi Gab-bok [sumber gambar]
Dipenjara selama 23 tahun membuat Choi Gab-bok mencari caranya untuk bebas. Ia kemudian berlatih yoga selama berada dalam selnya, agar tubuhnya lentur. Trik tersebut ternyata ampuh, saat malam hari, Choi Gab-bok menyelinap melalui pintu yang digunakan sebagai slot memasukkan makanan. Setelah melumuri tubuhnya dengan salep agar licin, Choi Gab-bok kabur dari pintu berukuran 46 cm x 15 cm. sekilas memang tak mungkin, karena tubuh Choi Gab-bok setinggi 165 cm dan beratnya 52 kg. Memang takdirnya kembali tertangkap, ia ditemukan 6 hari kemudian dan kembali masuk tahanan. Kali ini lubang makanannya lebih kecil, biar tahu rasa mungkin batin polisinya.

Membangun terowongan bersama sipir

Kabur dengan terowngan [sumber gambar]
Kalau kamu pernah menonton film Shawshank Redemption, maka kalian akan tau bagaimana salah satu narapidana kabur dengan cerdas melalui terowongan yang ia pahat selama belasan tahun. Ini pula yang dilakukan oleh Xi Guijun, napi yang terkasus perampokan. Bedanya, dalam membangun terowongan, ia dibantu oleh sipir penjara bernama Zhao Qinglin, sehingga para napi tertentu bebas keluar masuk sel. Ya, sepandai-pandai tupai melompat pasti jatuh juga kan, kelakuan sipir ini tercium oleh atasannya, sehingga Zhao Qinglin langsung dipecat dan staff yang membantu dimutasi ke tempat lain.

BACA JUGA: Inilah 5 Penjara Terketat di Dunia, Penjahat Nggak Bakal Bisa Kabur!

Memang sih unik dan berani, namun cara ini kalau ketahuan akan menambah masa tahanan saja. Para sipir, penjaga, dan pengawas di penjara juga harus pintar-pintar membaca gerak-gerik si penjahat. Karena meskipun sudah berada di dalam tahanan, naluri untuk bebas dan kembali beraksi tak sepenuhnya hilang, loh.