Memiliki label sebagai manusia kaya raya di muka bumi, membuat sosok Jeff Bezoz bisa menginginkan apapun dengan cepat. Salah satunya adalah impiannya hidup dan membentuk masyarakat di luar angkasa. Dilansir dari inet.detik.com, pendiri Amazon tersebut sangat berambisi membangun koloni antariksa yang bisa dihuni 1 triliun manusia.

Jika terlaksana, bukan tidak mungkin proyek yang dicetuskan lewat perusahaan Blue Origins miliknya itu bakal memakan biaya miliaran dollar. Meski demikian, hal tersebut tampaknya bukan hal yang sulit bagi sosok Bezoz yang dikenal sebagai orang terkaya di dunia. Beberapa hal di bawah ini, merupakan cara uniknya dalam menikmati kekayaan sekaligus ‘menghambur-hamburkan’ uangnya yang berjumlah 159,5 miliar dollar (Rp 2.249 triliun).

Beli properti seperti museum yang dijadikan rumah hingga apartemen

Sebuah museum tekstil di Kalorama Washington DC yang memiliki 27 lantai, akhirnya resmi dibeli Jeff Bezos pada 2016 silam dengan harga sebesar US$ 23 juta (Rp 324 miliar). Oleh manusia terkaya itu, bangunan yang ada telah direnovasi dan dijadikan sebagai tempat tinggal. Dikutip dari laman liputan6.com, bekas museu tekstil tersebut da 11 kamar tidur, 25 kamar mandi, lima ruang tamu, dan dua elevator di dalamnya. Tak hanya itu, Bezoz juga memiliki apartemen dengan luas 10 ribu kaki di New York seharga USD 17 juta (Rp 241,2 miliar) dan rumah tepi danau atau Lake House yang dibeli pada 1998 dengan harga USD 10 juta atau setara Rp 141,9 juta.

Bangun pabrik roket antariksa Blue Origin yang bakal menjelajah luar angkasa

Visi dan misi Bezoz yang ingin membawa manusia keluar dari bumi dan membentuk koloni di luar angkasa, berusaha diwujudkannya lewat perusahaan pencipta roket miliknya yang bernama Blue Origins. Laman inet.detik.com menuliskan, ia sangat berambisi membangun pemukiman manusia di luar angkasa yang bisa dihuni oleh 1 triliun manusia. Dengan kepercayaan diri yang tinggi, Bezoz mengimpikan peradaban dinamis yang bisa melahirkan 1.000 orang cerdas seperti Mozart dan Einstein. Blue Origins sendiri saat ini berfokus untuk membawa turis berwisata ke luar angkasa.

‘Buang uang’ demi jam yang mampu bertahan hidup selama 10.000 tahun

Selain obsesinya yang besar tentang eksplorasi angkasa luar, Jeff Bezoz juga termasuk pribadi yang unik. Seperti keputusannya yang membeli jam yang bisa berfungsi hingga 10 ribu tahun. Dikutip dari laman liputan6.com, benda yang tengah dibangun di Sierra Diablo,Texas, Amerika Serikat tersebut dimiliki Bezoz dengan hargaUSD 42 juta atau setara Rp 638,7 miliar. Proyek jam 10.000 tahun ini sejatinya merupakan ide dari seseorang yang bernama Danny Hillis, yang pada 1986 bekerjasama Long Now Foundation untuk merancang jam tersebut.

Beli perusahaan koran berusia 141 tahun

Sebagai pemilik perusahaan besar sekelas Amazon, Jeff Bezoz rupanya tertarik untuk memiliki bisnis lain yang tak kalah pentingnya. Dilansir dari dailysocial.id, pria kelahiran 12 Januari 1964 itu membeli The Washington Post senilai $250 juta (Rp 3.529 triliun) dalam bentuk tunai dan atas nama dirinya pribadi. Alhasil, Jeff Bezos akan resmi menjadi pemilik tunggal The Washington Post setelah proses transaksi pembelian ini selesai. Diketahui, The Washington Post merupakan perusahaan media tertua di Amerika Serikat yang saat ini berusia 141 tahun.

BACA JUGA: Tarik Tunai Rp 140 Miliar, Inilah Sosok Aliko Dangote yang Jadi Orang Terkaya Nigeria

Mengingat sosok Jeff Bezoz adalah manusia terkaya di muka bumi, sah-sah saja jika dirinya banyak ‘membuang uang’ untuk hal-hal yang diinginkan. Meski demikian, beberapa dari hal tersebut mungkin bakal berguna bagi banyak orang, di mana ia juga membuka banyak lapangan kerja dan berinovasi soal teknologi ruang angkasa. Gimana menurutmu Sahabat Boombastis?