in

Jangan Asal! Inilah Cara Melepas Helm Korban Kecelakaan yang Benar

Beberapa waktu lalu, Boombastis.com sempat menuliskan artikel tentang melepas helm korban kecelakaan yang tidak boleh sembarangan. Nah, memang kalau sebenarnya orang yang kecelakaan itu tidak boleh ditolong sembarangan lho Sahabat Boombastis. Wajib ada orang yang berpengalaman untuk menolong si korban kecelakaan.

Memang sih kita kasihan melihat korban tersebut tergeletak. Jadi kita sebisa mungkin untuk tidak membiarkan si korban merasa tidak nyaman. Sehingga yang paling bisa kita lakukan pertama kali adalah melepas helm agar orang tersebut tidak keberatan pada bagian kepalanya. Namun sayangnya, melepas helm dengan cara yang salah bisa menimbulkan dampak buruk bagi korban kecelakaan.

Hal ini ternyata mendapat perhatian dari beberapa pihak. Contohnya Puskesmas Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau yang beberapa petugasnya membuat simulasi bagaimana cara melepas helm korban kecelakaan dengan baik dan benar. Simulasi ini direkam lalu diunggah ke media sosial di akun twitter @pramonomamas. Jadi, kali ini Boombastis.com akan mencoba menjabarkan bagaimana langkah-langkah membuka helm yang telah disimulasikan di video tadi.

Langkah pertama buka helm [Sumber Gambar]
Untuk langkah pertama yang dilakukan adalah si penolong menyilangkan tangan. Satu tangan berada di leher korban yang berfungsi untuk menyangga tubuh. Kemudian satu tangan lagi berada di dada korban untuk mendorong tubuhnya. Ini dilakukan bertujuan untuk mengubah posisi korban kecelakaan menjadi terlentang. Tapi, langkah satu ini sebaiknya juga dibantu oleh satu orang lainnya supaya tubuh korban bisa dengan mudah diatur posisinya.

Langkah kedua membuka helm [Sumber Gambar]
Kalau tubuh sudah dalam kondisi telentang, langkah selanjutnya yang dilakukan yaitu melepas kaitan helmnya. Nah, pada waktu melakukan pelepasan helm ini, harus ada tiga orang yang membantunya. Orang pertama, melepaskan kaitan sedangkan yang satu bertugas untuk memasukkan kedua tangannya di antara helm dan telinga. Lalu untuk orang ketiga bertugas menyangga leher si korban. Jika sudah, silahkan untuk melepaskan helm, namun orang kedua dan ketiga masih tetap dalam posisi masing-masing. Ini dilakukan supaya kepala korban tidak terhempas ke bawah.

Langkah terakhir melepas helm [Sumber Gambar]
Setelah helm berhasil dilepas, orang yang memegang telinga tadi boleh untuk melepaskan tangannya. Tapi tidak dengan orang yang menyangga lehernya ya, tetap dalam posisi seperti itu. Namun sayangnya, dalam video tersebut tidak dilanjutkan bagaimana langkah selanjutnya yang perlu dilakukan oleh si penolong. Sebab, video simulasi hanya berdurasi selama 45 detik saja.

Meskipun tidak lengkap, tapi kita jadi tahu bagaimana penanganan yang tepat untuk membuka helm korban kecelakaan. Tapi, bagi korban yang masih sadarkan diri dan mampu untuk duduk, cara ini tidak perlu dilakukan ya. Cukup tanyakan apakah helmnya bisa dibuka atau tidak. Kalau kalian sudah membaca artikel ini, jangan lupa sebarkan ke kerabat terdekatmu ya. Supaya semua mendapatkan ilmu baru tentang cara melakukan pertolongan pertama pada korban kecelakaan.

Written by Firdha

Firdha Rahma, dilahirkan di Kota Malang tanggal 5 Agustus 1994. Ia tergabung di Boombastis.com sejak bulan Desember 2017. Perempuan bermata sipit ini suka sekali warna merah dan hewan yang bernama kucing. Dia mempunyai hobi menonton film segala genre, menulis dan baca-baca artikel tentang teknologi ponsel yang terbaru.
Punya hobi menulis sejak SMK, tapi belum begitu aktif di dunia blog. Nah, karena kuliah ada sedikit waktu senggang jadi kegiatan menulis bisa diterapkan kembali ke dalam blog. Blognya berisi tentang travelling, kuliner dan review film.

Leave a Reply

Ad-dukhan, Bencana Asap Pertanda Kiamat yang Sangat Ditakuti Dajjal

Ketika Suara Iblis Berhasil Diterjemahkan Beginilah Hasilnya, Mengerikan!