Zaman sekarang sudah sangat berbeda dengan yang dulu, terutama masalah penggunaan teknologi. Kalau dulu, yang bisa pegang hape hanya mereka yang kaya dan cukup umur. Kalau sekarang sih, bocah ingusan belum kering hingga kakek –nenek umur puluhan tahun pun bisa memilikinya. Ya, bagaimana lagi, namanya saja kemajuan zaman.

Sebenarnya hal itu merupakan sebuah kemajuan, namun juga berarti kemunduran. Bagaimana tidak, pasalnya kalau teknologi canggih dipegang oleh bocah generasi sekarang, fungsinya lain lagi. Bukan hanya untuk berkomunikasi saja, namun juga sebagai alat untuk melampiaskan ke-Alay-an. Semisal status-status nyeleneh hingga kelakuan kocak lainnya. Kalau dieprhatikan pastinya bikin geli sendiri. Tidak percaya? Simak ulasan berikut.

Ini jadinya alam atau manusia duluan nih? bikin mikir keras aja

jadi manusia dulu atau alam dulu nih [image source]

Kalah romantis dah Hamish Daud sama Raisa

so sweat yak [image source]

Mulia memang perbuatan generasi muda saat ini, sunggu terpuji ( Sarkas)

mulianya kedua anak ini [image source]

Inilah pentingnya yodium serta pengurangan micin untuk anak

peribahasa yang sudah lah [image source]

Apa sih maksudnya bocah yang satu ini?

kata-kata bijak yang sulit dimengerti [image source]

Butuh penelitian menyeluruh buat tahu jawabannya

maksudnya apa [image source]

E Cie, Galih dan Ratna generasi sekarang nih, sudah ngerjain PR belum?

eaak…. eaaak [image source]

Sakit ya dek, tapi tidak berdarah, hem kacian…..

ditikung ceritanya [image source]

Cie yang ditinggal LDR beberapa kilometer ajah, kaya mau ditinggal merantau aja

aku akan selalu ada asal uang jajannya juga ada [image source]
Mau bagaimana lagi ya, memang inilah gambaran para generasi muda zaman sekarang. Bisa dibilang lebih cepat dewasanya ketimbang kita dulu. Itulah sebabnya pengawasan baik di kehidupan sehari-hari maupun media sosial itu penting, agar mereka tidak terus disebut generasi micin.