Di tahun 90-an, Sinetron Indonesia banyak menyedot perhatian masyarakat. Hadir dengan cerita romansa dua insan yang dibalut konflik keluarga, perbedaan, dan hadirnya orang ketiga membuat tontonan itu mendulang sukses besar. Selain itu, yang membuat sinetron populer adalah kepiawaian para pemain dalam berakting. Tak ketinggalan, kecantikan para aktrisnya membuat siapapun enggan berpaling.

Puluhan tahun berlalu, bukannya semakin berkurang, malah kecantikan aktris yang kerap dijuluki Bidadari sinetron 90-an semakin memancar. Meski tak semuanya tetap menggeluti dunia akting, tapi untuk urusan tampil cantik hingga kini mereka juaranya.

Ayu Azhari

Ayu Azhari [image: source]
Mengawali karir dengan membintangi puluhan film membuat Ayu dikenal luas di masyarakat. Saat dunia hiburan televisi makin berkembang, Ayu pun mendapat banyak tawaran bermain sinetron. Berbagai jenis sinetron bergenre fantasi dan kehidupan rumah tangga telah dilakoni. Maka berkat kerja kerasnya, di tahun 1996-1997 Ayu berhasil mendapat Piala Vidia dengan kategori aktris terbaik.

Desi Ratnasari

Desi Ratnasari [image: source]
Saat ini tampil berhijab, Desi Ratnasari dulunya populer sebagai pemain sinetron. Wajah imutnya menghiasi sinetron berjudul Jendela Rumah Kita, Sengsara membawa Nikmat, dan Buku Harian. Kini, perempuan ini disebut-sebut mulai melirik dunia politik.

Tia Ivanka

Tia Ivanka [image: source]
Wajah cantik Tia Ivanka dalam sinetron new Pondok Indah membuatnya langsung naik daun. Perempuan yang juga terlibat dalam sinetron Tuyul dan Mbak Yul ini sukses menarik perhatian pemirsa. Apalagi saat menjadi pemeran dalam sinetron Panji Manusia Millenium, Tia benar-benar mendulang popularitas.

Jihan Fahira

Jihan Fahira [image: source]
Memilih fokus mengasuh anak-anak dari pernikahan dengan Primus Yustisio, Jihan tak lagi terlihat wira-wiri di layar kaca. Padahal di tahun 90-an, perempuan ini benar-benar bersinar saat melakoni peran di sinetron Tersanjung dan Doaku Harapanku.

Inneke Koesherawati

Inneke Koesherawati [image: source]
Mengawali karir dengan menggeluti dunia modeling, Inneke Koesherawati malah banjir tawaran akting. Tak hanya layar lebar, sosok cantik itu juga didapuk berperan dalam berbagai sinetron. Satu di antara judul sinetron yang paling melambungkan nama Inneke adalah Kipas-Kipas Asmara yang tayang pada tahun 1997. Kini, perempuan cantik ini telah mengubah penampilannya menjadi lebih religius dan berhijab.

Nafa Urbach

Nafa Urbach [image: source]
Masuk ke dunia hiburan dengan menjadi penyanyi lantas tak membuat Nafa hanya menikmati dunia itu. Perempuan yang juga disebut The Next Nike Ardilla ini juga memainkan puluhan judul sinetron. Satu yang paling berkesan adalah Deru Debu yang diproduksi pada tahun 1994.

Cindy Fatikasari

Cindy Fatikasari [image: source]
Tetap setia menjalani profesi sebagai aktris sinetron hingga kini, di masa lalu Cindy Fatikasari juga masuk deretan bidadari sinetron 90-an. Mengawali karirnya dengan terjun di dunia model, Cindy juga sempat memenangkan Gadis Sampul di tahun 1992. Setelah itu, Cindy pun mempopulerkan sinetron Cerita Cinta.

Cut Keke

Cut Keke [image: source]
Dikenal bisa melakoni berbagai peran, Cut Keke kerap andil dalam sinetron laga kolosal, drama, hingga komedi. Kepiawaiannya mendalami setiap peran yang diberikan membuat artis cantik ini menyabet penghargaan sebagai Pemeran Utama Wanita Terbaik berkat sinetron Nyai Dasima. Tak hanya itu, akting Cut Keke dalam Mahkota Mayangkara, dan Singgasana Brama Kumbara juga membuat pemirsa terpukau.

Tamara Bleszynski

Tamara Bleszynski [image: source]
Memiliki kemampuan akting yang bagus dan wajah cantik blasteran membuat Tamara mudah dikenali masyarakat. Setelah di tahun 1996 ikut dalam garapan sinetron berjudul Anakku Terlahir Kembali, tahun-tahun berikutnya Tamara pun membintangi sinetron religi. Satu judul yang begitu fenomenal kala itu adalah Hikmah.

Cut Tari

Cut Tari [image: source]
Wanita cantik yang merupakan jebolan Gadis Sampul di tahun 1991 ini juga kerap muncul di layar kaca. Meski tak menjadi pemeran utama, Cut Tari tetap menjadi aktris yang memiliki kemampuan akting yang bagus. Di sinetron Tersanjung serta Doaku Harapanku, Cut Tari mampu mendalami dengan apik karakter tokoh yang diperankannya hingga sukses membuat masyarakat baper.

BACA JUGA: 5 Alasan Kenapa Menikah Dengan Janda Lebih Syahdu Daripada Gadis

Tak hanya pamer kecantikan yang bak bidadari, kesepuluh wanita tersebut juga cerdas memerankan lakonnya dalam sinetron. Karena itu, tak heran jika mereka mendapat julukan bidadari sinetron. Setelah membaca ini, rasa-rasanya kok kangen ya ingin lihat mereka tampil lagi di televisi.