Nama Aprilia Manganang memang cukup dikenal di dunia olahraga, pasalnya mantan atlet timnas voli putri. Aprilia bahkan sudah tiga kali mendapat gelar pemain terbaik di tahun 2016, 2017, dan 2019. Prestasinya yang gemilang memang membesarkan namanya, meski sejak dulu begitu banyak celetukan-celetukan bernada negatif yang mengomentari postur tubuh Aprilia yang kekar layaknya pria.

Meski sejak dulu Aprilia menyangkal tudingan tersebut, namun baru-baru ini terungkap jika mantan pemain unggulan tim voli Indonesia ini memang berjenis kelamin laki-laki. Tentu hal ini mengejutkan publik, terlebih Aprilia saat ini sudah menjadi anggota TNI AD. Berikut ini adalah beberapa fakta di balik kenyataan bahwa jagoan dari team voli putri Indonesia ini ternyata laki-laki.

Lolos Jadi Korps Wanita TNI AD

Aprilia Manganang [sumber gambar]

Pada tahun 2016 lalu Aprilia Manganang direkrut menjadi TNI AD melalui jalur penerimaan khsusus anak berprestasi. Pemeriksaan saat itu juga tak sampai ada diagnosa jenis kelamin. KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa juga menyebutkan jika Aprilia Manganang sejak dulu sering mengalami  persekusi sejak kecil. Tak hanya di sekolah, bahkan saat akan bertanding dalam dalam ajang sea games sendiri, begitu banyak orang yang menyudutkan jika Aprilia bukanlah wanita. Aprilia mengaku jika tudingan tersebut sangat menyakitkan, meski hal itu tak hanya sekali dua kali terjadi.

Ragu-ragu atas jenis kelamin sendiri

manganang [sumber gambar]

Sejatinya, bukan salah Aprilia jika selama ini dia masuk tim bola voli putri, Gaes. Karena sejatinya, yang April tau, dia memang seorang perempuan. Sebab, orangtua juga dokter tempatnya dilahirkan juga meyakini kalau dia seorang wanita. Ternyata Aprilia memang terlahir dengan kelainan Hipospadias. Terlebih saat itu keluarga Aprilia memang memiliki keterbatasan ekonomi, hingga mereka memutuskan untuk menerima keadaan Aprilia apa adanya. Meski Aprilia sendiri sudah merasa ragu dengan jenis kelaminnya, namun keraguan tersebut tak bisa melawan keyakinan orangtua dan juga dokter tempatnya dilahirkan.

Lega dan bahagia karena akhirnya setelah pemeriksaan jenis kelamin

manganang [sumber gambar]

Dari hasil pemeriksaan urologi, Manganang memang lebih dominan memiliki organ-organ jenis kelamin pria. Organ internal perempuan juga tidak ada. Ternyata sedari kecil, Aprilia memang kerap dibully dan dikatai karena ciri fisiknya yang menyerupai laki-laki. Nyatanya, dia memang terlahir sebagai laki-laki. Setelah dikonfirmasi jika dirinya memang laki-laki, Aprilia benar-benar merasa bersyukur dan bahagia. Menurutnya, konfirmasi tersebut sangat ia tunggu-tunggu.

Apa sebenarnya hipospadia itu?

hipospadia [sumber gambar]

Hipospadia merupakan kelainan yang terjadi saat perkembangan saluran lubang kemih dan kulit penis terganggu saat bayi masih dalam kandungan. Memang tak selalu, namun sering dijumpai pada kasus kelainan hiposadia di mana ditemukan lubang penis yang terletak di bagian bawah, bukan atas. Jika kelainan tersebut tidak ditangani sejak dini, maka kemungkinan besar anak laki-laki tersebut harus duduk saat buang air kecil. Hingga saat ini, belum diketahui pasti apa penyebab kelainan tersebut.  Namun para dokter menduga jika penyebabnya adalah faktor genetik. Untuk penyembuhan sendiri bisa dilakukan dengan operasi, saat anak berusia enam bulan.

BACA JUGA: Mengenal Aprilia Manganang, Atlet Voli Tangguh yang Diam-diam Juga Seorang Prajurit

Meski kenyataannya Aprilia Manganang adalah laki-laki, namun dalam kasus ini Aprilia juga tak bisa disalahkan. Karena selama puluhan tahun ini, ia sudah disahkan sebagai perempuan oleh orangtua dan dokter di tempatnya. Setelah dikonfirmasi sebagai laki-laki, semoga tidak ada lagi cemoohan yang dilontarkan pada mantan atlet voli jagoan Indonesia ini.