Seorang anak tukang bubur sederhana, akhirnya berhasil membuktikan diri kepada khalayak ramai bahwa dirinya juga bisa sukses meski memiliki latarbelakang keluarga sederhana. Ya, sosok pemuda bernama Imron Ichwani itu, akhirnya resmi dilantik menjadi prajurit Taruna Akmil oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Dilansir dari news.detik .com, pria asal Purbalingga, Jawa Tengah itu, harus berjuang keras bersama calon Taruna lainnya. Sedari awal, Imron memang memiliki mimpi untuk menjadi seorang tentara. Meski sang ayah yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang bubur, hal tersebut tak lantas menyurutkan semangat dirinya untuk terus mencoba.

Imron berjuang keras saat mengikuti tes Taruna Akmil [sumber gambar]
Saya berusaha belajar dengan keras agar mewujudkan cita-cita tersebut, dan alhamdulillah semasa SMA masuk di SMA 1 Purwokerto serta saat ikut seleksi pusat masuk dalam kelompok calon unggulan,” jelas Imron.

Keinginan Imron menjadi seorang abdi negara di jalur kemiliteran, semakin menguat tatkala Ajenrem 071 Wijayakusuma melakukan penyuluhan di sekolahnya. Tak lama menunggu, dirinya langsung mendaftarkan diri karena dianggap memenuhi persyaratan. Tak disangka, langkahnya mulus hingga lulus di tingkat daerah hingga pusat. Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, Imron senantiasa tabah dan dengan tetap berpegang teguh pada cita-citanya.

Imron dan ilustrasi tukang bubur yang berjuang keras demi masa depan [sumber gambar]
Sumber dari news.detik.com menulis, sang ayah yang bernama Sugeng Suroso, berprofesi sebagai tukang bubur dengan penghasilan sekitar Rp 50 ribu sehari. Alhasil, Imron yang merupakan anak ketiga dari enam bersaudara itu, harus tabah dalam menjalani hidup dalam kesederhanaan. Tak salah bila dirinya berusaha keras dalam seleksi Taruna ini agar bisa mengubah nasib menjadi lebih baik.

Salah satu pendukung kesuksesan Imron menjadi Taruna Akmil adalah prestasinya yang mengesankan selama di bangku sekolah. Sumber dari news.detik.com mengatakan, ia merupakan sosok yang mendapatkan nilai sepuluh pada ujian nasional matematika dan pernah mengikuti olimpiade matematika tingkat provinsi. Selain itu, keaktifan Imron mengikuti OSIS dan menjadi anggota Paskibra, menjadi nilai tambah yang memuluskan langkahnya sebagai Taruna akmil.

Perjuangan keras Imron yang akhirnya membuahkan hasil maksimal [sumber gambar]
Mujur, usaha dan kerja keras Imron akhirnya terbayar lunas. Dilansir dari news.detik.com, ia secara resmi dikukuhkan menjadi Taruna bersama 775 prajurit dan Bhayangkara Taruna lainnya, lewat sebuah upacara di Stadion Sapta Marga, Kampus Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah. Adalah sosok Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang langsung melantik dirinya dan rekan-rekan yan lain. Sayang, sang ayah tak bisa ikut menyaksikan momen bahagia tersebut karena harus diopname di rumah sakit akibat menderita hepatitis.

Baca Juga : Perjuangan Inspiratif Tukang Sol Sepatu yang Akhirnya Sukses Menjadi Anggota Polisi

Keberhasilan Imron di atas, membuktikan bahwa menjadi seroang abdi negara bisa dilakukan oleh siapapun tanpa harus melihat latar belakang dan perekonomian keluarga. Dengan berbekal niat, ketekunan dalam berusaha serta prestasi, siapapun berhak untuk menikmati kesukesan dalam hidup ini. Ukir prestasi dan tinggalkan basa-basi. Semangat ya Sahabat Boombastis.