Gundala Putra Petir, masihkah ada Sahabat Boombastis ingat dengan tokoh ini? Karakter yang tersambar geledek lalu diangkat anak oleh Dewa Petir hingga berubah menjadi pahlawan super. Sejak itu ia menjadi patriot bagi sekitarnya.

Penulis pernah nonton waktu kecil banget. Walau masih ingusan, cukup takjub ternyata Indonesia punya karakter superhero asli di tengah banjir impor film anak tahun 90’an saat itu. Padahal ternyata film Gundala era tersebut secara visual bagaikan perpaduan tokusatsu Jepang macam Ksatria Baja Hitam dan komik Amerika. Keren banget, sayang tidak dilanjutkan eksistensinya.

Film Gundala tahun 1980an yang legendaris

Kabar baiknya, Gundala akan kembali menjadi patriot negeri ini, diperankan Abimana Aryasatya yang pernah didapuk menjadi Dono Warkop DKI Reborn. Lewat tangan Joko Anwar yang berhasil membangkitkan film Pengabdi Setan dari kubur, Gundala diangkat lagi bersama superhero asli Indonesia lainnya di project Jagat Sinema Bumilangit.

Bak Captain America yang tergabung dalam Marvel Comic Universe aja nih, Gundala akan disusul dengan superhero lain seperti Godam&Tira, Mandala Golok Setan, Patriot Taruna, Si Buta dari Gua Hantu dan masih banyak lagi. Ya, mereka semua bakal difilmkan selama lima tahun ke depan. Edan enggak tuh Mas Joko.

Joko Anwar memborong superhero Indonesia untuk difilmkan.

Untuk film perdana sendiri jalan ceritanya tidak akan jauh beda dengan kisah Gundala di komik dan film pertama tahun 1982. Yang bikin penasaran adalah bagaimana Jagat Sinema Bumilangit mengemas kisah ini sesuai dengan perkembangan cinematic masa kini. Jadi efek pertarungan, kostum, plot sampai keseluruhan film mestinya bakal lebih dramatis dan ‘pecah’.

Gundala CS tidak kalah keren dengan Superhero Marvel

Penonton kita sempat dimanjakan dengan datangnya film-film superhero Marvel dan DC. Tiap tayang selalu ramai dan ludes tiketnya. Potensi ini juga bisa terjadi dengan kembalinya Gundala cs, khususnya untuk para pecinta karakter pahlawan super. Selain jadi ajang reborn dan nostalgia, para karakter Bumilangit bakal menanamkan kebanggaan pada generasi setelah milenial yang belum sempat merasakan gaharnya jagoan legendaris Indonesia. Cocok banget kalau nantinya nonton ini sambil ajak teman, pacar, orang tua, adik, sekampung bila perlu.

Gundala 2019 akan diperankan oleh Abimana Aryasatya

Buat angkatan yang lahir di sebelum tahun 1990, mungkin masih sempat menyicipi kerennya Gundala edisi lawas 1982. Atau serial Si Buta dari Goa Hantu yang tahun 90-an sering muncul tiap Minggu. Ini saatnya menikmati kehadiran mereka di bioskop, babak demi babak. Semoga semua sehat dan panjang umur, biar bisa merasakan serunya. Amin!

Daftar nama pemain jagoan Bumilangit yang ‘rusuh’

Dimas Djayadiningrat menyebut para pemain yang digandeng Joko Anwar untuk Bumilangit ini ‘rusuh’. Bagaimana tidak, semua aktor dan aktris ini notabene adalah pemain utama di film-film box office Indonesia. Mulai dari pemeran Dilan, AADC, Warkop DKI Reborn sampai Pengabdi Setan diborong di sini.

Inilah yang bikin merinding saat melihat teaser siluet para tokohnya. Ada Dian Sastro dan Nicholas Saputra, Vanesha Priscillia, Zara JKT48, Joe Taslim, Della Dartyan, Chicco Jerikho, Abimana Aryasatya, Chelsea Islan dan masih banyak lagi. Rasanya sayang banget kalau sampai dilewatkan.


Nggak tau lagi deh, ini sih sudah bagaikan karnaval aktor top Indonesia. Buat para penggemar cerita superhero lokal, ya pasti yang diincar bukan para pemainnya. Namun dengan aktor dan aktris pilihan yang ciamik ini, semoga menambah greget petualangan jagoan idola kita.

Memang #NegeriIniButuhPatriot

Buat yang suka iseng berkilas balik nonton film-film lama, mungkin sempat mengamati bagaimana cerita-cerita film jaman mbah kita dulu merefleksikan harapan kehidupan manusia di negeri ini. Sebut saja film-film jadul Warkop DKI yang banyak mengkritik korupsi dan politik lewat satire lucunya. Atau film-film Rhoma Irama yang filmnya menghantarkan dakwah pada muda-mudi menengah ke bawah agar tak sekedar doyan dangdutan.

Bukan cuma imajinasi dan hiburan, film Gundala lawas tahun 1982 juga membawa nilai patriot di mana tokoh utama, Sancoko, ambil bagian dalam memerangi morfin. Bahkan adegan film ini seolah bisa memprediksi bahwa di tahun 2000an, obat terlarang akan merajalela. Pas banget kan dengan kondisi sekarang?

Tagar #NegeriIniButuhPatriot adalah nilai yang Indonesia banget. Bukan hanya membuat kita ingat bahwa negeri ini punya jagoan super seperti jagat film Hollywood, tapi bagaimana pesan moralnya nanti bisa menginspirasi generasi muda kita. Kalau film Civil War dan Avengers saja bisa bikin kita mengerti konflik antar manusia dan bagaimana menyatukannya kembali, kebayang nggak andai misi itu dibawakan oleh film anak negeri sendiri? Lebih mashoook.. merashookk…

BACA JUGA: Sepak Terjang Joko Anwar Daur Ulang “Pengabdi Setan” Lebih Menegangkan daripada Anabelle Creation

Tidak perlu kesamber petir dulu buat jadi pahlawan. Yang penting adalah senantiasa menggunakan nurani dan kemanusian buat menjaga perdamaian dan persatuan. Semoga hadirnya Gundala dan teman-temannya bisa menyumbang perubahan buat negeri ini lewat generasi jaman kita sekarang dan ke depan, karena #NegeriIniButuhPatriot.