Kelulusan anak SMA selalu identik dengan coret-coret baju. Yap, dengan senangnya mereka lakukan itu tanpa peduli  meskipun sudah dilarang oleh pihak sekolah. Padahal, baju-baju mereka masih sangat layak pakai sehingga bisa diberikan kepada adik kelas atau saudara-saudaranya.

Namun beda halnya dengan anak-anak SMA ini. Mereka melakukan perbuatan yang sangat bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Malahan, bisa dibilang kegiatan mereka merayakan kelulusan ini dapat membawa berkah lho.

Sujud syukur dan menyumbangkan baju kepada yang membutuhkan

Salah satu tindakan terpuji untuk merayakan kelulusan, jatuh kepada SMAN 1 Pacitan, Jawa Timur. Dinukil dari akun instagram @makassar_iinfo, mereka tidak berpikir untuk konvoi atau coret-coret baju.

View this post on Instagram

Ini yang harus di contoh. . Merayakan kelulusan dengan tanpa konvoi atau corat coret baju, tapi dengan Sujud Syukur dan Mohon Doa Restu untuk kelanjutan studi…serta pengumpulan baju seragam untuk disumbangkan bagi yang memerlukan. . Terimakasih buat lulusan yang merayakan kelulusan dengan cara yang cantik dihadapan adik-adik kelasmu. Semoga sukses buat kalian… . . . . . . . . Kiriman : Netizen ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Punya info ??? Jangan lupa kirim dan tag kami yaaa 😊 . . #jakarta #jakartainfo #bandung #bekasi #bogor #depok #bandung #malang #jogja #samarinda #aceh #medan #manado #palu #kendari #maluku #papua #bali #palembang #ntt #ntb #gorontalo #ambon #makassar #makassarinfo #visitsulsel #exploresulsel

A post shared by MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on

Melainkan dengan sujud syukur dan memohon doa untuk kelanjutan studi. Dan dilanjutkan dengan pengumpulan baju seragam untuk disumbangkan bagi orang yang membutuhkan. Sungguh mulia perbuatan mereka. Di kota kalian ada yang seperti ini?

Rayakan kelulusan ujian dengan mencuci kaki ibu

Tak kalah dengan SMAN 1 Pacitan, sekolah satu ini juga melakukan hal yang patut untuk ditiru oleh anak sekolah di Indonesia. Adalah bersujud dan mencuci kaki ibu. Perayaan kelulusan ini dilakukan di SMA 2 Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Cuci kaki ibu [Sumber Gambar]
Kepala Sekolahnya yang bernama Drs. Bakhtiar, mengatakan kalau ini sebagai upaya agar para siswa bisa menghargai jerih payah orangtua yang sudah mengantarkan mereka sampai titik ini. Selain itu untuk menghindari murid coret-coret baju yang juga disertai konvoi.

Membagikan nasi kotak kepada yang membutuhkan

Di Purbalingga, aksi siswa dari SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari ini patut diacungi jempol. Setelah mengetahui mereka lulus ujian, dengan serentak para siswa dari berbagi jurusan sepakat untuk membagikan nasi kotak kepada yang membutuhkan.

Bagikan nasi kotak [Sumber Gambar]
Mereka menyasar orang-orang di pinggir jalan yang kurang mampu. Seperti tukang becak, petugas parkir dan juga tuna wisma. Lalu, mereka juga berkeinginan untuk menyumbangkan seragamnya kepada orang yang memerlukan.

Bagi-bagi sembako di jalur pantura dekat sekolah

Tindakan mulia lainnya juga dilakukan oleh SMAN 1 Kraksaan, Probolinggo. Di mana para murid yang lulus membagikan sembako di Jalur Pantura Kota Kraksaan.

Bagikan sembako [Sumber Gambar]
Nah, di sana mereka membagi bahan-bahan pokok kepada para pengguna jalan dan tukang becak yang suka mangkal di sana. Dari kejadian ini, salah seorang penarik becak bernama Djarot mengaku terkejut dan senang. Pasalnya, kegiatan ini sangat berguna dan bisa mengharumkan nama sekolah.

Membantu warga untuk membangun masjid

Aksi positif juga dilakukan oleh MAN 2 Kediri, Jawa Timur. Kelulusan yang sudah tercapai, mereka gunakan untuk membantu warga membangun masjid. Eits, ini bukan membantu dalam bentuk uang lho ya. Namun bisa disebut dengan kerja bakti dalam membangun masjid.

Rayakan kelulusan, siswa MAN 2 Kediri bakti sosial bangun masjid [Sumber Gambar]
Seperti memasang paving yang nantinya akan digunakan untuk pelataran masjid. Ini mereka lakukan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan atas kelulusan yang sudah diterimanya pada hari itu.

BACA JUGA : 15 Meme Ini Sindir Perayaan Kelulusan Pelajar SMA yang Lebay, Dijamin Menohok!

Tidak tahu mau berkata apa. Yang jelas apa yang dilakukan siswa-siswa ini menjadi kebanggaan seluruh masyarakat. Mereka memanfaatkan momen kelulusan dengan hal-hal yang positif. Tidak dengan coret-coret baju atau konvoi yang dapat mengancam nyawa mereka. Bisa ditiru nih untuk adik-adik yang akan menerima pengumuman kelulusan nantinya