Seperti halnya di Asian Games lalu, para atlet berprestasi di kejuaraan Asian Para Games 2018 tahun ini juga akan diganjar bonus besar. Menurut Bapak Jokowi yang dikutip laman Kompas.com, Presiden ke 7 ini mengungkapkan kalau bonus atlet di dua kejuaraan itu sama. Melihat hal tersebut tak salah bila putra dan putri bangsa yang berhasil merengkuh hasil positif di Asian Para Games akan mendadak bergelimang  harta.

Seperti yang kita ketahui bersama, peyumbang emas akan mendapatkan uang sebesar 1,5 miliar dan mendapatkan beberapa bonus macam diangkat langsung jadi PNS. Sebuah kondisi yang jadi bukti kalau tidak ada tebang pilih penghargaan untuk atlet. Tapi yang lebih mengagumkan lagi dari hal itu adalah perilaku atlet ajang tersebut yang malah melakukan aksi mulia dengan bonus diterimanya. Mereka yang sebenarnya bisa foya-foya dengan hadiah tersebut malah memilih melakukan beberapa aksi kemanusiaan. Seperti apakah itu? Temukan kisah hebat mereka di ulasan berikut.

Dapatkan emas, pecatur tanah air ini gunakan uangnya buka lapangan pekerjaan

Hendi atlet catur periah emas [Sumber Gambar]
Bagi sebagian tentu nama Hendi Wirawan masih lah asing di telinga. Bahkan untuk membayangkan pecatur tanah air yang bermain di Asian Para Games 2018 agaknya tak terlintas di pikiran. Tapi kendati bukan sosok yang terkenal, namun sepertinya aksinya dalam menggunakan bonus emas patut diberikan diapresiasi setinggi-tingginya. Di tengah keterbatasan fisiknya ia masih peduli dengan rekan-rekan lain yang kurang beruntung. Dilansir laman Bola.com, pria 39 yang mengalami kebutaan ini akan membangun pati pijat yang bisa menampung orang senasib dengannya. Perilaku mulia yang mana ia melewatkan pengobatan demi orang lain.

David Jacobs, atlet tenis meja Indonesia sumbangkan uang untuk korban gempa

Aksi David Jacobs [Sumber Gambar]
Tidak kalah dengan Hendi Wirawan, atlet tenis meja Asian Para Games David Jacobs juga akan melakukan hal mulia dengan bonus emas yang diterimanya. Kendati tidak semua uang hadiah yang bernilai 1,5 miliar dialokasikan untuk hal tersebut, tapi setidaknya hal ini adalah bukti jika tidak semua orang menjadi tamak dan sombong lantaran harta. Seperti merasakan duka dan luka orang Indonesia yang terkena efek fenomena alam itu, konon kabarnya ia akan menyumbangkan hadiahnya untuk korban bencana alam di Palu dan Donggala. Perilaku positif yang bisa menjadi tamparan untuk para tersangka koruptor yang beberapa lalu mencuri uang untuk gempa Lombok.

Perenang Indonesia di Asian Para Games beri hadiah orang tua umroh

Perenang Indonesia [Sumber Gambar]
Selain beberapa nama tadi, perenang Indonesia di Asian Para Games 2018 yakni Syuci Indriani juga gunakan bonus untuk hal-hal positif. Peraih 1 emas, 1 perunggu, dan 1 perak ini, akan gunakan guyuran hadiah dari pemerintah untuk memberangkatkan kedua orang tuanya berangkat haji. Selain itu, tersiar kabar juga dara satu ini juga akan membantu kakaknya dalam urusan pendidikan. Sebuah kisah mulia yang agaknya patut juga diterapkan oleh semua anak di Indonesia. Pasalnya, meski tidak akan mampu membalas jasa orang tua, tapi kita selalu diwajibkan untuk terus berbakti sepanjang hayat. Kalau mereka telah melakukan hal positif itu, agaknya jaminan hidup mulia di dunia sudah ada di genggaman.

Rica oktavia berangkatkan ayah dan ibunya pergi Haji

Rica Oktavia dan medalinya [Sumber Gambar]
Setali tiga uang dengan Syuci Indriani, guyuran hadiah setelah sukses raih hasil gemilang di Asian Para Games juga digunakan Rica Oktavia untuk memuliakan orang tuanya. Wanita yang berhasil merengkuh emas di cabang atletik lompat jauh nomor lompat jauh T20 putri ini, kabarnya akan memberangkatkan ayah dan ibunya ke tanah suci untuk ibadah Haji. Dengan bonus yang diterima mencapai 1,5 miliar agaknya bukan hal impossible untuk bisa dilakukannya. Rica Oktavia sendiri setelah hasil bagus ini akan kembali mempersiapkan diri untuk bisa berlaga di Paralimpiade 2020 Tokyo.

Kalau saya mempunyai 10 jempol agaknya tidak berlebihan memberikan semuanya untuk mereka. Pasalnya, selain memperjuangkan nama negara di kancah kejuaraan olahraga benua Asia, para kontingen itu rela berbagi untuk sesama. Sikapnya juga bisa jadi tamparan untuk para koruptor yang kerap mencuri uang rakyat untuk kepentingannya. Kalau kamu yang dapat bonus mau kalian gunakan untuk apa sobat?