in

Odekta Elvina Naibaho, Juara Maraton yang Akhiri 11 Tahun Puasa Emas SEA Games

Kabar membanggakan datang dari perhelatan pesta olahraga Asia Tenggara, SEA Games 2021 di Vietnam. Nama Odekta Elvira Naibaho menjadi trending topic di berbagai media sosial karena keberhasilannya meraih emas pada cabor maraton putri. Keberhasilan Odekta ini akhirnya mengakhiri puasa emas Indonesia dalam 11 tahun terakhir di ajang SEA Games.

Sebelum meraih emas pada SEA Games ini, Odekta juga tercatat sebagai peraih medali perunggu maraton nomor 10.000 meter pada SEA Games Filipina tahun 2019 lalu. Diraihnya emas untuk Indonesia ini merupakan buah dari kerja keras dan perjuangan Odekta selama ini. Yuk, kita lihat kilas balik perjuangan Odekta untuk menjadi seorang atlet yang membanggakan!

Tumbuh dari keluarga sederhana

Odekta Elvina [sumber gambar]
Lahir pada 5 November 1991, Odekta merupakan anak ke tiga dari enam bersaudara pasangan Marlin Naibaho dan Manalu Nurcahaya. Ia tumbuh dari keluarga sederhana di Sumatera Utara. Sebelum masuk ke dunia atletik, Odekta sempat berjualan es kelapa pada saat duduk di bangku SMA. Setelah lulus SMA, Odekta mengadu nasib ingin berkuliah di Jakarta. Di ibu kota, Odekta ikut sepupunya yang menekuni olahraga tinju.

Awal karier seorang Odekta Elvina Naibaho

Odekta tidak pernah punya cita-cita menjadi seorang atlet lari. Pertemuannya dengan atletik merupakan hal yang tak sengaja. Saat itu, Odekta merantau ke Jakarta karena ingin berkuliah. Odekta mengatakan bahwa ia memiliki berat badan yang kurang ideal saat itu. Merasa ingin punya badan yang lebih ideal, Odekta akhirnya memutuskan jogging dan berlari di kawasan Senayan.

Odekta tak pernah bermimpi menjadi seorang atlet lari [sumber gambar]
Sayang, ia kerap tersalip oleh para perempuan yang juga berlari di sana, bahkan oleh para ibu-ibu. Merasa jengkel, jiwa kompetitif Odekta mulai terlihat. Sejak saat itu, berlari menjadi rutinitasnya. Odekta bahkan bergabung dengan klub Indonesia Muda Atletik, yang nantinya mengantar ia menjadi seorang profesional.

Namanya mulai dikenal sejak perhelatan PON XIX 2016 di Jawa Barat

Sejak menggemari olahraga lari, Odekta sering mengikuti berbagai ajang lari jarak jauh bersama teman-teman anggota klubnya. Puncaknya pada 2016 lalu, Odekta mengikuti PON XIX yang diselenggarakan di Jawa Barat. Perempuan asal Suamtera Utara ini berhasil membawa perunggu di nomor maraton.

Odekta raih perunggu pada PON di Jawa Barat [sumber gambar]
Di PON XX yang diselenggarakan di Papua pada 2021, Odekta mewakili DKI Jakarta dan berhasil mengalahkan sang idola, Triyaningsih dan berhasil membawa tiga medali emas di tiga nomor perlombaan. Ialah 5.000 meter putri, 10.000 meter putri, serta maraton putri. Untuk pertama kalinya, Odekta membuat Triyaningsih gagal meraih emas PON sejak keikutsertaannya pertama kali pada 2004.

Odekta menyebut bahwa Triyaningsih merupakan idolanya

Tahun lalu, Odekta berhasil mengalahkan sang idola, Triyaningsih karena meraih tiga emas sekaligus. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa ia masuk ke dunia olahraga ini juga karena terinspirasi dari Triyaningsih.

Odekta borong tiga emas pada PON di Papua [sumber gambar]
Uniknya, Odekta yang mengididolakan Triyaningsih juga kini mengakhiri paceklik emas SEA Games Indonesia dalam 11 tahun terakhir. Di mana 11 tahun lalu, emas SEA Games pada cabor maraton putri disumbangkan oleh Triyaningsih. Sebelumnya pada 2019 lalu, Odekta hampir meraih emas pada cabang maraton. Sayangnya, ia pingsan karena mengalami heatstroke di 600 meter terakhir dan membawa pulang perunggu.

Sempat tidak mendapatkan restu dari orang tuanya

Meski namanya sekarang bersinar, Odekta mengatakan bahwa di awal ia menekuni olahraga ini, orang tuanya sempat tidak memberikan restu. Orang tua Odekta sempat memaksanya mengikuti tes tentara, meskipun pada akhirnya ia juga tidak lolos.

Sempat tidak mendapatkan izin dari orang tua [sumber gambar]
Berbagai perunggu yang ia dapatkan, termasuk emas yang paling baru ini, dipersembahkan untuk Indonesia dan juga orang tuanya. Odekta ingin membuktikan bahwa dirinya bisa dan tidak salah dalam memilih jalannya sebagai seorang atlet lari. Semoga ke depan jalan karier Odekta semakin mulus ya!

BACA JUGA: 10 Atlet SEA Games 2017 Asal Indonesia Ini Nggak Cuma Bikin Bangga, tapi juga Cantik Jelita

Keberhasilan Odekta menjadikan ia sebagai harapan baru Indonesia untuk cabor maraton putri. Odekta bahkan akan menjadi delegasi Indonesia pada Olimpiade Paris 2024 mendatang. Ia juga akan kembali berlari di SEA Games 2023 nanti yang akan diselenggarakan di Kamboja.

Written by Ayu

Ayu Lestari, bergabung di Boombastis.com sejak 2017. Seorang ambivert yang jatuh cinta pada tulisan, karena menurutnya dalam menulis tak akan ada puisi yang sumbang dan akan membuat seseorang abadi dalam ingatan. Selain menulis, perempuan kelahiran Palembang ini juga gemar menyanyi, walaupun suaranya tak bisa disetarakan dengan Siti Nurhalizah. Bermimpi bisa melihat setiap pelosok indah Indonesia. Penyuka hujan, senja, puisi dan ungu.

Boleh Tidak Pakai Masker di Ruang Terbuka, Ini Aturan Lengkapnya biar Tidak Salah Paham

Mantan jubir satgas Covid-19 Achmad Yurianto meninggal dunia pada 21 Mei 2022. [Sumber Gambar]

Mantan Jubir Satgas Covid-19 Derita Kanker Usus Sebelum Meninggal, Kenali Gejala dan Penyebabnya