in

Inilah 4 Bintang Lapangan Hijau yang Kemampuan Hebatnya Gagal Menular Kepada Sang Anak

Sebagai seorang insan jagat sepak bola, Zinedine Zidane bukanlah sosok sembarang di olahraga ini. Bahkan dalam perjalanan kariernya, pria asal Prancis ini merupakan sosok masuk kategori aktor lapangan yang berhasil jadi pemain sekaligus pelatih. Meski jempolan, tapi ada satu yang sepertinya sulit untuk dilakukan di sepak bola. Apakah itu? Yaa, betul sekali sobat menularkan kehebatannya kepada anak-anaknya.

Seperti yang kita ketahui, meski digadang-gadang punya potensi besar, baik Luca dan Enzo sama-sama gagal melanjutkan seorang Zidane. Malahan, mungkin mendekati capaian sang ayah kesulitan. Terkait hal tersebut, ternyata pelatih Madrid bukanlah satu-satunya bintang gagal lakukan itu. Beberapa lain nama lain, nampaknya juga alami kisah serupa. Siapa sajakah mereka? Simak ulasan berikut untuk mengetahuinya

Legenda hidup Argentina Diego Maradona

Maradona dengan sang putra [Sumber Gambar]
Mendengar nama Maradona, tentu dirinya juga seperti Zidane tadi pesepakbola yang punya segudang prestasi. Bahkan kini pri asal Argentina tersebut berlabel legenda di olahraga ini. Namun, layaknya pria Prancis tadi, dirinya juga punya kisah tentang keturunan yang gagal mengikuti jejaknya. Ya, anaknya bernama Diego Sinagra, tidak pernah mampu bersinar seperti dirinya. Malah karier Sinagra banyak dihabiskan di klub-klub kecil tanah kelahiran. Dan sekalipun tidak pernah dipanggil memperkuat Argentina seperti sang bapak.

Bintang besar Belanda dan Barcelona Johan Cruyff

Johan dengan Jordi satu tim [Sumber Gambar]
Seperti Diego Sinagra tadi, anak dari bintang besar Belanda dan Barcelona yakni mendiang Johan Cruyff  juga bisa dikatakan gagal mengikuti jejak sang ayah. Kendati Jordi Cruyff sempat berseragam kesebelasan elite seperti Manchester United dan Barcelona, namun kariernya tidak pernah benar-benar sementereng sang ayah. Di mana, Cruyff adalah insan bola yang sukses sebagai pemain dan pelatih, serta mahakarya akan sepak bola menyerang hingga kini tetap abadi di olahraga ini. Dari kabar yang beredar kabar kini Jordi melatih di salah satu klub Israel.

Paolo Maldini, jadi pemain top yang anaknya gagal ikuti jejaknya

Maldini dengan Cristian Maldini [Sumber Gambar]
Cerita serupa juga ternyata diam-diam juga dirasakan oleh mantan pemain top AC Milan Paolo Maldini. Anaknya yang bernama Christian Maldini, benar-benar punya prestasi yang jauh di bawah orang tuanya. Kalau Maldini mampu tembus skuad tim papan atas AC Milan, Christian malah kini hanya mampu berkarier, di kasta keempat divisi sepak bola Italia, Serie D bersama Pro Sesto. Walaupun saat ini berat untuknya, tapi di usianya masih muda banyak pengamatan mengatakan Christian Maldini bisa bangkit ke depannya.

Mantan bintang Arsenal Ian Wright  juga punya kisah serupa

Shaun Wright-Phillips dengan Ian [Sumber Gambar]
Setali tiga uang dengan sosok-sosok tadi, legenda Arsenal Ian Wright juga tergolong orang tua yang gagal telurkan kemampuan hebatnya kepada sang anak. Baik Shaun Wright Phillips atau Bradley Phillip sama-sama tidak bisa meneruskan jejak gemilang orang tuanya di olahraga ini. Ya, meski Shaun sempat menghiasi klub-klub papan atas Liga Inggris, tapi capaian jauh dibandingkan Ian Wright. Sedangkan, Bradley Phillip malah terbuang ke kompetisi MLS di negeri Amerika Serikat sana.

BACA JUGA: Tidak Banyak Diketahui, Inilah Deretan Anak Pemain Legendaris yang Berkiprah di Indonesia

Melihat kisah-kisah tadi, sepertinya memang tidak selamanya anak pemain bintang punya kemampuan hebat layaknya sang ayah. Hal ini juga sedikit jadi bukti, kalau bakat tetap harus dipoles. Kendati mereka tadi tidak secemerlang orang tuanya, namun tidak semua gagal lho sobat nama seperti Nova Arianto, Racmat Irianto, hingga Kasper Schmeichel adalah buktinya.

 

Written by Galih

Galih R Prasetyo,Lahir di Kediri, Anak pertama dari dua bersaudara. Bergabung dengan Boombastis.com pada tahun 2017,Merupakan salah satu Penulis Konten di sana. Lulusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang. Awalnya ingin menjadi pemain Sepak Bola tapi waktu dan ruang justru mengantarkan Ke Profesinya sekarang. Mencintai sepak
bola dan semua isinya. Tukang analisis Receh dari pergolakan masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Mengapa Konten YouTube Baim Wong Laris Manis di Pasaran?

Membandingkan Kekuatan AL Negara di ASEAN Jika Terjadi Konflik, Bagaimana dengan NKRI?