Transplantasi Kepala Pertama di Dunia Tahun 2017, Berani Coba?

oleh Ayu
14:17 PM on Mar 5, 2015

Mungkin Anda tak pernah memikirkan ide transplantasi kepala. Karena setiap kali kepala ini lepas dari tubuhnya, maka nyawa kita pun akan melayang. Meski begitu, seorang ilmuwan bernama Dr. Sergio Canavero, sangat yakin dengan terobosan barunya dalam dunia medis.

Tranplantasi umumnya dilakukan pada organ penting tubuh. Itu pun tidak semua organ, misalnya hanya sumsum tulang belakang, kornea mata, ginjal dan sebagainya. Sedangkan ide ekstrim ini, dibuat oleh Canavero untuk orang-orang yang memiliki masalah dengan tulang belakang. Terutama lansia atau mereka yang mengalami tulang punggung bungkuk. Tidak hanya itu, metode ini bisa menjadi solusi bagi mereka yang tubuhnya digerogoti kanker.

Baca Juga
Tak Banyak yang Tahu, Inilah Aksi Hebat Kepolisian Indonesia yang Begitu Disegani di Dunia
6 Cara Ini Bisa Dipakai Agar Tragedi ‘Panjat Pinang Maut’ Tak Terjadi Lagi

Transplantasi kepala untuk orang sakit punggung via Mirror

Harapannya, dengan menggunakan cara ini, pasien bisa mendapatkan kembali tubuh yang sehat. Caranya adalah dengan mengganti tubuh mereka. Kepala akan dipindahkan dari tubuh yang sakit ke badan yang lebih sehat. Dilansir dari Mirror, konon yang teknik menempelkan kepala ini menggunakan lem khusus. Selanjutnya, pasien akan koma selama 4 minggu.

Dr. Sergio Canavero via Mirror

Fase koma tersebut diperlukan untuk masa penyatuan kepala dengan jaringan tubuh sehingga kepala tidak akan lepas (Wah, merinding juga ya membayangkannya?)Untuk tranplantasi kepala ini, Canavero akan membuka harga sebesar 7,5 juta poundsterling atau sekitar Rp 148 triliun. Pria tersebut membuka kesempatan pada tahun ini bagi mereka yang ingin menjalani transplantasi kepala pada tahun 2017 nanti. Well, hitung-hitung sambil mengumpulkan uang untuk membiayai transplantasi ini.

Namun karena terlalu ekstrim dan dianggap cukup beresiko, seorang pakar neurologi bernama William Matthews mengatakan bahwa konsep Canavero masih belum siap. “Dipikirnya sudah siap, tapi saya rasa masih terlalu jauh untuk bisa merealisasikannya,” ujarnya.

Kepala dan tubuh manusia adalah buatan Sang Pencipta yang sangat alami dan sempurna. Mampukah sains membuat hal yang sama? Kita lihat saja pembuktian transplantasi kepala ini dalam 2 tahun ke depan.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA