6 Kondisi Medis Aneh yang Sembuh Dengan Teknologi Sains Fiksi!

oleh Adi Nugroho
12:00 PM on Aug 11, 2015

Film atau cerita sains fiksi selalu menghadirkan teknologi yang sangat hebat. Bahkan bisa dibilang tak pernah ada di dunia ini. Segala hal yang nampaknya mustahil bisa diwujudkan dalam dunia rekaan tersebut. Seperti untuk teknologi robot, teknologi pesawat hingga teknologi dalam pengobatan. Semua dibuat sedemikian rupa hingga selalu nampak bagus dan meyakinkan.

Teknologi-teknologi yang ada di film sains fiksi ternyata menginspirasi banyak ilmuwan untuk menghasilkan hal baru. Mereka menggunakan teknologi yang nyaris sama dengan yang ada di film. Bahkan teknologi ini mampu menyembuhkan kondisi-kondisi medis yang sangat aneh. hebat! Berikut kisah selengkapnya!

Baca Juga
6 Efek Mengerikan Akibat Penggunaan Steroid untuk Membesarkan Otot, Cowok-Cowok Buka Mata Deh!
5 Alasan Mengapa Cewek Lebih Bahagia dengan Pria Bertampang Pas-Pasan, Alhamdulilah

1. Tangan Prostetik yang Bisa Bergerak dan Merasakan

Salah satu kemajuan dunia robotika yang sangat dinantikan adalah penggabungan komponen robot dengan manusia. Dengan kemajuan ini, diharapkan beberapa tahun kemudian, manusia yang cacat dapat dibantu dengan alat-alat yang ditransplantasikan ke tubuhnya. Dengan alat ini manusia mampu bergerak atau melakukan aktivitas dengan baik. Bahkan bisa merasakan sesuatu yang telah hilang dari badannya.

Tangan Prostetik yang Bisa Bergerak dan Merasakan [image source]
Tangan Prostetik yang Bisa Bergerak dan Merasakan [image source]
Teknologi sejenis ini sedang dikembangkan oleh ilmuwan yang tergabung di perusahaan DEKA. Mereka mengembangkan sebuah alat yang mampu bergerak sesuai sensor dari saraf dan otot. Saat kita ingin menggerakkan benda ini, maka secara otomatis alat bernama myoelectric meresponsnya. Saat ini ilmuwan sedang mengembangkan agar alat ini bisa digunakan sebagai perantara rangsangan dari luar. Saat tangan palsu ini terkena panas, kita akan ikut merasakannya meski sebenarnya kita tak memiliki tangan.

2. Mesin Pencetak Tulang 3D

Kita bisa mengalami patah tulang atau bahkan remuk tulang jika mengalami kecelakaan. Hal ini bisa membuat kita merasa sangat kesakitan bahkan tertekan. Namun hal sesuatu yang membuat kita jadi merasa tak punya semangat hidup bukanlah sakitnya, tapi cacatnya. Saat tulang patah atau remuk otomatis kita akan mengalami cacat permanen. Terlebih jika usai kita sudah tua. Tulang tak akan bisa menyembuhkan dirinya sendiri. Jadi jalan satu-satunya adalah memasang alat penyambung di dalam tulang atau pasrah.

Mesin Pencetak Tulang 3D [image source]
Mesin Pencetak Tulang 3D [image source]
Mengetahui hal ini beberapa ilmuwan di Inggris membuat sebuah alat yang sangat menakjubkan. Mereka mampu membuat sebuah tulang dengan desain cetakan sempurna. Mesin ini akan mengerjakan cetakan mirip seperti mesin printer. Dokter menggunakan alat ini untuk membuat tulang buatan. Tulang ini nantinya akan ditempeli daging dan hormon pertumbuhan. Dengan begini, tulang manusia yang patah bisa diganti tanpa memasukkan unsur berbahaya di dalamnya. Hebat! Apa saja bisa dicetak oleh mesin printer 3D ini, mulai dari tulang kaki hingga tulang panggul.

3. Lensa Kontak yang Mampu Memonitor Gula Darah

Satu hal yang harus diperhatikan oleh para penderita diabetes adalah keadaan kadar gulanya dalam darah. Untuk mengecek hal ini biasanya mereka menggunakan alat yang mengharuskan mereka mengambil darah dari tubuhnya. Setelah itu darah akan dimasukkan ke alat khusus untuk diketahui angka kadar gulanya. Jika kadar gula darahnya tinggi, penderita diabetes butuh suntikan insulin agar kadar gula darahnya turun dengan cepat.

Lensa Kontak yang Mampu Memonitor Gula Darah [image source]
Lensa Kontak yang Mampu Memonitor Gula Darah [image source]
Selalu mengambil darah dari ujung jari kadang membuat beberapa orang jadi malas. Selain sakit, luka di tangan juga bisa mengakibatkan infeksi jika terkena kotoran. Mengatasi permasalahan ini, sebuah perusahaan bernama Novatris membuat lensa kontak yang mampu memonitor kadar gula menggunakan air mata. Penelitian ini bekerja sama dengan Google yang merupakan raksasa internet dunia. Lensa kontak ini kemungkinan besar mulai dipasarkan pada tahun 2020. Well, kita tunggu saja, siapa tahu ada pengembangan lain, tak hanya untuk diabetes saja.

4. Memprogram Kembali Virus HIV

Mungkin terdengar sedikit menyeramkan. Namun apa yang dilakukan ilmuwan-ilmuwan ini adalah hal yang menakjubkan. Mereka mengambil beberapa sel dari HIV lalu membuat sel itu menjadi sedikit bodoh. Mereka merusak bagian luar hingga virus ini tak begitu berbahaya lagi. Setelah itu mereka mengganti beberapa bagian dari virus dengan DNA manusia yang normal. Hasilnya, virus HIV yang dicuci otak justru membantu manusia untuk membunuh beberapa penyakit genetik.

Memprogram Kembali Virus HIV [image source]
Memprogram Kembali Virus HIV [image source]
Ilmuwan melakukan uji coba kepada beberapa orang yang menderita Metachromatic leukodystrophy dan Wskott-Aldrich syndrom. Penelitian yang telah dilakukan selama 17 tahun ini membawa angin segar bagi dunia pengobatan. Banyak lembaga yang menaruh perhatian dan dukungan, namun tak sedikit pula yang menentangnya. Mereka menganggap virus HIV sangat berbahaya meski telah dimodifikasi seperti apa pun.

5. Menumbuhkan Kembali Bagian Tubuh yang Hilang

Satu hal yang sangat diinginkan oleh manusia adalah menumbuhkan bagian tubuhnya yang hilang. Seperti bintang laut yang mampu menumbuhkan kakinya yang patah, atau cicak yang mampu menumbuhkan ekornya yang sengaja dipatahkan untuk mengelabui mangsa. Hal semacam ini tak bisa terjadi di dunia nyata, hanya terjadi dalam film sains fiksi saja. Jika manusia bisa menumbuhkan kakinya sendiri, maka tak perlu dibuat kaki pasangan untuk membantunya bergerak.

Menumbuhkan Kembali Bagian Tubuh yang Hilang [image source]
Menumbuhkan Kembali Bagian Tubuh yang Hilang [image source]
Baru-baru ini dunia dihebohkan oleh aksi nekat para dokter yang ingin menumbuhkan bagian tubuh pasiennya. Bagian tubuh itu berupa hidung dan telinga. Dokter di China menumbuhkan semacam daging berbentuk hidung di jidat pasiennya. Setelah hidung itu tumbuh maka dokter akan melakukan transplantasi ke bagian hidung yang rusak di muka. Hal sama juga dilakukan dokter di Amerika. Mereka menumbuhkan daun telinga di lengan pasiennya. Kelak telinga itu digunakan sebagai pengganti telinga pasien yang hilang. Wah, hebat!

6. Menjaga Organ Transplantasi di Luar Tubuh Manusia

Transplantasi organ adalah sebuah kemajuan yang dilakukan manusia dalam bidang kedokteran. Orang-orang yang mengalami gangguan jantung, hati, ginjal, hingga sumsum tulang belakang bisa sembuh dengan transplantasi organ. Proses transplantasi ini telah terbukti menyelamatkan banyak orang di seluruh dunia meski memiliki banyak risiko saat proses operasinya berlangsung.

Menjaga Organ Transplantasi di Luar Tubuh Manusia [image source]
Menjaga Organ Transplantasi di Luar Tubuh Manusia [image source]
Salah satu masalahnya adalah ketidakmampuan organ bertahan saat dikeluarkan dari tubuh pendonor. Mereka hanya bisa bertahan sekitar 5 jam dalam kotak es. Setelah itu organ akan mati dan tak dapat ditransplantasikan. Mengatasi hal ini ilmuwan membuat alat berupa kotak simulasi. Dalam kotak ini, organ akan diberi lingkungan yang sama seperti tubuh. Mulai dari suhu, aliran darah, hingga faktor-faktor lainnya. Well, membuat organ hidup di luar tubuh manusia itu, hebat!

Manusia adalah makhluk yang sangat pandai. Segala hal tak mungkin yang sebelumnya hanya mimpi bisa diwujudkan menjadi hal yang nyata! Seperti enam poin di atas. Sesuatu yang sebelumnya hanya ada dalam film sains fiksi, bisa muncul dan berguna bagi banyak manusia. Awesome!

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA