Inilah Sungai-Sungai yang Kerap Menghasilkan Banjir Bandang Terparah di Indonesia

oleh Adi Nugroho
10:50 AM on Sep 22, 2016

Memiliki sungai-sungai yang besar bisa menjadi sebuah berkah atau bahkan bencana bagi suatu negara. Sungai yang besar bisa dimanfaatkan sebagai pengairan dan pembangkit tenaga listrik. Sungai seperti Nil bahkan sampai diperebutkan karena memiliki potensi hebat itu. Sayangnya, sungai juga kerap menyebabkan bencana seperti banjir bandang yang bisa menyebabkan banyak orang hanyut lalu meninggal dunia.

Seperti halnya di negara lain, sungai besar di Indonesia juga kerap dijadikan sebagai pembangkit listrik. Namun, saat hujan besar datang sungai ini bisa meluap dan menerjang siapa saja yang ada di sekitarnya. Dalam sejarah Indonesia, sungai-sungai yang ada di bawah ini pernah menyebabkan banjir bandang yang mematikan.

Baca Juga
6 Alasan Kenapa One Piece Nggak Pernah Bikin Penggemar Bosen Meski Sudah 20 Tahun
Inilah 4 Alasan Mengapa Profesi TKI Bisa Bikin Seseorang Jadi Kaya Mendadak

1. Sungai Cimanuk – Garut, Jawa Barat

Memasuki akhir September 2016, Garut mengalami bencana banjir bandang yang cukup parah. Bahkan pemerintah pusat sampai memberikan perhatian penuh karena dampaknya cukup parah. Dalam tragedi ini, ada lebih dari 16 orang yang meninggal dunia karena hanyut terbawa arus yang deras. Jumlah ini kemungkinan masih bisa bertambah mengingat luasnya wilayah banjir di Garut.

banjir garut akibat sungai cimanuk [image source]
banjir garut akibat sungai cimanuk [image source]
Yang menyebabkan banjir bandang di Garut adalah meluapnya sungai Cimanuk. Sungai ini tidak mampu lagi menampung air yang turun dari langit. Hal ini diperparah lagi dengan daerah resapan air yang buruk. Bahkan menurut BNPB, sungai memiliki risiko tinggi mengalami banjir karena bagian hulunya rusak sejak puluhan tahun yang lalu.

2. Sungai Bahorok – Langkat, Sumatra Utara

Pada tahun 2003 silam, sebuah banjir bandang pernah menerjang kawasan Bukit Lawang di Langkat. Sungai Bahorok yang mengalir di tengah bukit itu mendadak mengamuk dan menerjang apa saja yang ada di sekitarnya. Hotel dan penginapan yang ada di sini langsung lenyap karena tidak kuat menahan kekuatan air yang datang seperti tidak ada habisnya.

sungai bahorok [image source]
sungai bahorok [image source]
Pada kasus ini ada sekitar 129 orang tewas karena terseret banjir bandang. Jumlah korban itu kemungkinan bertambah mengingat masih ada 100-an orang dinyatakan hilang dan belum ditemukan. Pasca banjir, kawasan wisata di Bukit Lawang langsung hancur dan tidak menyisakan apa-apa.

3. Sungai Batang Sala – Wasior, Papua

Enam tahun yang lalu, banjir bandang pernah menggoncang bumi Papua. Sungai Batang Sala yang awalnya tenang mendadak meluap setelah hujan dengan intensitas tinggi tidak berhenti selama beberapa jam. Banyak air yang turun ke kawasan ini membuat sungai tidak mampu menampung lagi dan banjir bandang yang menewaskan 158 orang dan membuat hilang 145 orang tidak bisa dihindari lagi.

Penyebab dari salah satu banjir bandang terparah dalam sejarah Indonesia ini adalah rusaknya hutan di kawasan Wasior. Banyaknya penebangan liar membuat kawasan ini tidak mampu bekerja sebagai kawasan penyerapan air. Akhirnya banjir yang besar terjadi begitu saja dan merusak apa saja yang dilaluinya termasuk warga yang tinggal di sekelilingnya.

4. Sungai Denoyo dan Kaliputih – Jember, Jawa Timur

Kawasan Jember yang dikenal dengan JFC juga pernah mengalami banjir bandang yang menyebabkan puluhan orang tewas. Peristiwa ini terjadi pada tahun 2006 silam saat kota itu mengalami hujan yang cukup intens setiap harinya. Sungai Denoyo dan Kaliputih yang ada di sana akhirnya tidak mampu menahan banyaknya air hujan yang terus turun tanpa bisa di serap oleh kawasan hutan.

banjir jember [image source]
banjir jember [image source]
Oh ya, banjir yang terjadi di Jember ini terjadi akibat perusakan kawasan pegunungan Hyang Argopuro. Penggundulan yang terjadi di sini menyebabkan air tidak terserap dengan sempurna. Akhirnya 51 orang hanyut dan meninggal dunia. Peristiwa yang terjadi di Jember ini adalah yang terburuk di Jawa Timur selama puluhan tahun.

Inilah sungai-sungai yang pernah menghasilkan banjir bandang terparah di Indonesia. Jika kita terus saja merusak hutan atau mencemari sungai dengan sampah, bukan tidak mungkin banjir bandang yang lebih besar bisa terjadi di kemudian hari. Mari sama-sama menjaga alam agar hal seperti ini tidak terjadi.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA