Saat Ini Muncul Susu Mengandung Detergen

oleh Adys Disty
06:55 AM on May 25, 2015
Saat Ini Muncul Susu Mengandung Detergen via wowkeren
Saat Ini Muncul Susu Mengandung Detergen via wowkeren

Belakangan ini masyarakat Indonesia dibuat terkejut dengan kabar beredarnya beras plastik asal China di Bekasi. Tak hanya itu, kini muncul lagi makanan campuran lainnya yakni susu palsu asal India yang ramai beredar di khalayak umum. Susu palsu ini diketahui mengandung deterjen, cat dinding, dan urea.
Hal itu pertama kali terungkap berdasar laporan survei Food Safety and Standards Authority of India (FSSAI). FSSAI menyebutkan setengah dari total sampel susu di India tak memenuhi standart. Ada lebih dari 68 persen susu di India tidak memenuhi kualifikasi Badan Pengawas Keamanan dan Standar Makanan India (Food Safety and Standards Authority of India/FSSAI).

 

Baca Juga
Bukan Kegembiraan, 4 Lomba Agustusan Ini Justru Berakhir dengan Tragedi
Tak Melulu Miris, Ini Cerita dari Para Veteran yang Akhirnya Diperhatikan oleh Pemerintah

FSSAI melaporkan sebagian besar susu di India ternyata palsu. Susu palsu yang beredar itu ternyata mengandung bahan sintetis dan deterjen. Laporan FSSAI menunjukkan 68 persen susu palsu tersebut ditemukan di wilayah perkotaan. Sementara itu, sebanyak 66 persen di antaranya adalah susu pasteurisasi.
“Ada sekitar 68,4 persen dari sampel susu bubuk ditemukan tidak memenuhi standar yang ditentukan. Selain itu, ada sekitar 44,69 persen dari sejumlah sampel susu bubuk skim (susu tanpa lemak) yang ada mengandung glukosa sehingga tak memenuhi standar,” kata Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India.
Berdasarkan hasil survei FSSAI pada tahun 2011, kebanyakan pemalsu menggunakan bahan sintetis tambahan yang dicampur dengan air untuk meningkatkan kadar glukosa dan susu bubuk. Susu dan produk susu palsu yang beredar ditemukan mengandung urea, deterjen, minyak, soda api, dan cat dinding.

Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India Shri Jagat Prakash Nadda mengatakan pemalsu susu melanggar Undang-Undang Keamanan dan Standar Makanan 2006 sehingga akan dikenakan hukuman seumur hidup. “Pelaku terancam penjara seumur hidup,” tuturnya dalam pernyataannya kepada Rajya Sabha atau Dewan Negara India.

Berdasarkan data pada tahun 2012, India adalah produsen susu sapi terbesar kedua di dunia dengan jumlah produksi mencapai 54 juta liter per hari. Indonesia sendiri hanya mampu memproduksi 1,5 juta liter susu per hari. Kekurangan pasokan susu tersebut mengakibatkan Indonesia harus mengimpor 4,5 juta liter susu per hari dari berbagai negara.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA