RCTI Diputuskan Bersalah Oleh Dewan Pers

oleh didi
10:26 AM on Nov 25, 2014

Dewan Pers memutuskan stasiun televisi RCTI dinyatakan bersalah melanggar Pasal 1 dan Pasal 3 Kode Etik Jurnalistik soal kejelasan sumber informasi terkait pemberitaan soal “Dugaan Pembocoran Materi Debat Capres” yang ditayangkan dalam program Seputar Indonesia Sore pada 11 Juni 2014, Seputar Indonesia Malam pada 11 Juni 2014, dan Seputar Indonesia Pagi pada 12 Juni 2014. Dewan Pers meminta RCTI untuk menyiarkan permintaan maaf dan hak jawab atas program yang ditayangkan beberapa kali itu.

Dalam berita tersebut dikatakan materi debat capres dibocorkan ke pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Dewan Pers menilai sumber pemberitaan tersebut tidak jelas. Stasiun televisi milik Hary Tanoesoedibjo ini, yang saat itu mendukung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, dinilai tidak memiliki dokumen yang cukup kuat untuk mendukung tudingannya.

Baca Juga
Bukan Tanpa Tujuan, Ini Loh Alasan Kenapa Teh Itu Baiknya Dipetik di Pagi Hari
Mirisnya Tata Krama Murid Sekarang, Guru Mendidik Sepenuh Hati Malah Dibuat Candaan

RCTI Diputuskan Bersalah Oleh Dewan Pers
RCTI Diputuskan Bersalah Oleh Dewan Pers

“Konfirmasi yang sudah dilakukan oleh teradu (RCTI) kepada Komisioner KPU dan tim sukses Jokowi-JK tidak dapat menutupi lemahnya sumber informasi atau data yang dapat menjadi landasan teradu dalam memberitakan isu bocornya materi debat capres,” demikian isi putusan Dewan Pers No 27/PPD-DP/XI/2014 yang ditandatangani Ketua Dewan Pers Bagir Manan, Jumat (21/11).

Dewan Pers mengatakan, seharusnya RCTI melakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap informasi tersebut sebelum menayangkannya demi memenuhi prinsip keberimbangan.

“Penayangan berulang-ulang berita yang tidak jelas sumbernya tidak sesuai dengan prinsip jurnalistik yang mengedepankan akurasi, independensi, dan tidak beriktikad buruk,” kata Bagir dalam putusannya.

Kasus ini dilaporkan oleh Dandhy D. Laksono dan Raymond Arian Rondonuwu pada 16 Juli 2014. Raymond adalah karyawan RCTI. Sebelum memutuskan, Dewan Pers mengundang Dandhy, Raymond, dan RCTI pada 5 September 2014 untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi mengenai hal tersebut.

Semoga kejadian seperti ini nantinya tidak akan terulang lagi. Bagaimana tanggapan Anda mengenai kejadian ini?

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA